Catatan Kopdar Blogger Nusantara 2011
01/11/2011 By [email protected]
EVENT

Perhelatan akbar bertajuk Kopdar Blogger Nusantara (selanjutnya disebut Blognus) telah usai. Event selama 3 hari, mulai Jumat hingga Minggu, tanggal 28-30 Oktober 2011 ini menyisakan optimisme dan semangat ke-Indonesiaan dan Kemandirian. Hal yang sejak awal menjadi salahsatu isu besar dalam ‘kegilaan’ acara kopdar ini.

Sebagai salah seorang peserta yang seorang blogger (nanti ada penjelasan sedikit mengenai perlunya menuliskan peserta-blogger) saya ingin menyampaikan sebuah ceritera yang panjang, mengenai acara ini dan Insya Allah akan ber-seri. Agregatornya disini.

Selain panjang, tulisan yang Anda sedang baca ini saya niatkan sebagai ulasan dan upaya otokritik terhadap saya sendiri selaku peserta-blogger dan panitia, agar gelaran ini kedepannya makin baik dan makin ‘bersinar’. Juga sebagai pengantar tulisan-tulisan lain yang merupakan catatan ringannya.

Apa sebab saya susah payah tulis ini, sebab yang beredar diteman-teman rata-rata ‘hanya’ masalah positif saja, padahal agar jadi yang terbaik, kata James Collins, adalah melawan kata “lebih baik”. Baik, bagus, Good, adalah kata-kata manis yang menjadi ‘musuh’ dari Great. Good to Great katanya dalam buku best seller yang berjudul sama. Jadi, demi kita semua, tinggalkan kepuasan, dan saya mulai tulis ini semua.

Agar mudah dalam membaca, saya bagi saja kedalam dua bagian, yaitu hal-hal yang positif dan hal-hal yang kiranya peer bagi kita semua untuk diperbaiki dihelatan yang sama di tahun depan. Mudah-mudahan menjadi masukan dalam penyelenggaran kedepan.

Beberapa (banyak) Hal Positif

Ide. Sejak awal, banyak yang suka dan mendukung Kopdar blogger nusantara ini lantaran idenya yang tentu dipasarkan dengan cantik dengan tajuk ‘nusantara’. Saya tak tahu apakah memang ide 1000 blogger untuk datang kopdar gayung bersambut dengan “yang mau jadi panitia” sehingga yang katanya sebatas obrolan gila sambil minum kopi ini tiba-tiba jadi event yang tau-tau diadakan. Apapun itu, saya rasa, ide menjadikan paguyuban, merakyat, nginep ramai-ramai, berkegiatan, sosialiasi dst ini sangatlah positif. Kalau ada yang kontra saya lempar pake bata merah! Hehe..

Namun perlu dicatat, saya tak setuju jika ide nya seakan-akan ini ajang blogger mandiri, merakyat dan seterusnya yang menuju dikotomi dan membatasi antara A dengan Z. Hanya sebatas ide kopdar 1000 blogger, saya setuju sekali. Ide nusantara saya juga setuju. Ide anti-korporasi, wah kaos saya nggak merah dan bergambar Che Guevara. Karena saya haqul yaqin ada perusahaan dibalik semua kegiatan. Minimal sponsorship :)  ibukota dan satelitnya bukan jadi alasan orang yang berdomisili disana jadi ‘antek’ asing.. masih banyak ‘rakyat miskin kota’ dan ‘buruh migran’. Sebaliknya jauh dari pusat pemerintahan juga bukan jaminan aman-damai sejahtera dan pro wong cilik. Bukankah eksplorasi asing itu paling banyak di daerah? Apa yang bisa dikeruk di ibukota? Hanya orang-orang yang cari makan. Dan warteg paling banyak ya di Jakarta. Tentu linkage ke contact person daerah sangat menjadi bagan dari proyek korporasi besar. Siapa disana, ya orang daerah juga. Di era otonomi daerah, potensi patron-klien korporasi dengan “raja-raja kecil” ya ada di daerah. Dan isi kepanitiaan Blogger Nusantara dan pendukungnya, tentunya bukan BSH (barisan sakit hati), tapi memang jenuh dengan yang ada itu-itu saja dan membutuhkan suatu kegilaan, keluarbiasaan dan keanomalian. Jadi, ide itu yang  mencerahkan semua pihak.

Yak.. lanjuuuttt.. kita gak ngomongin politik tapi laporan dan catatan event hehehe..

Acara. Acaranya, karena judulnya Blogpreneur sih, saya sudah menebak untuk acara, paling tidak didominasi oleh monetizing, dan yang datang pun akan berharap ada hal sedikit teknis mengenal cari duit. Walau tak teknis, kehadiran google ditengah-tengah peserta mendapatkan apresiasi sangat luar biasa yang dipresentasikan dengan tepuk tangan meriah para hadirin dan hadirot. See? Entah, saya tak tahu apakah dengan tanpa memakai embel-embel blogpreneur, ajang kopdar jadi lebih sedikit, atau lebih ramai? Mungkin kepanitiaan tahun depan yang merumuskan.

Namun acara ini juga punya misi yang baik, dengan menjadikan blogger mandiri, demikian katanya. Diselipkan di beberapa kesempatan di panggung, mencoba cari duit dengan ngeblog sebenarnya banyak disampaikan. Apalagi komposisi pembicara lebih banyak dari situ. Hanya saja bukan internet marketing yang dibahas, tapi lebih kekonten alias “Content is King”.

Oke lupakan itu, acara, dalam catatan saya, cukup baik. Banget. Apalagi dipandu MC yang bisa membuat suasana ceria dan moderator-moderator yang dekat dan mendekatkan diri dengan para blogger yang hadir.

Madness. Gila. Tapi Brilian. Sidoarjo. What? Ini kata beberapa blogger termasuk ‘anomali’. Diadakan di daerah yang bukan kota besar (bukan ibukota yang pasti). Daerah yang alami, sunyi namun punya fasilitas oke punya juga. Convention Hall. Kalau mau ekstrim ya kayak ILC nya KPLI tahun ini, di kaki gunung Tambora nah tu baru bener2 ndeso.

Ya sekarang juga puas banget sih, bisa ndeso namun tetap nyaman ketika acara indoor. Puanaaasnya sidoarjo pol banget jam 8 sudah anget (maklum ane tinggal di bogor yang banyak orang tahu, agak ke pegunungan walau ga setinggi Bandung, dan masalah udara dan air agak berbeda banget dari daerah Surabaya-an yang dekat pantai). Untung basicly saya orang palembang dan sudah biasa dengan cuaca seperti itu, biasanya ekspresi orang kalau ingin menunjukkan ke-lebay-an menulis atau nyeletuk “sepelembang anget” (se-palembang yang panas).

Kembali ke soal Sidoarjo. Ini sebenarnya kampanye brilian, sebab turut mengangkat Sidoarjo yang orang banyak tahu terendam lumpur.  Ealah, ternyata kata pak Wakil Walikota Sidoarjo, itu cuma 2% dan hanya di perumahan TAS (Tanggulangin Asri apa gitu lupa, Sidoarjo kalau ga salah). Memang, sangat luas, saya naik motor keliling itu jauh juga (nanti saya share ceritanya ya). Tapi sidoarjo lebih luas. Kata pak Wakil, blogger harus turut menyebarkan ke ‘dunia’ kalau Sidoarjo itu tidak terendam lumpur. Itu pemberitaan media “mainstream” saja. Suprise banget. Memang benar! Saya tunggu ide gila lainnya dan bagaimanapun, kembali ke desa itu selalu, bagi saya, sangat menyenangkan! Menyusuri kota dengan sepeda atau motor, bahkan jalan kaki rasanya asyik. Karena tak ada polusi seperti di ibukota. Menginap di Stadion Tennis Indoor (selanjutnya saya tulis GOR) tentu sebuah hal yang luar biasa!

Niat subsidi untuk komunitas. Terlepas nominal dan tujuan dibaliknya, saya rasa subsidi untuk komunitas tak boleh dibilang uang sogok, tapi lebih merupakan ide untuk membantu komunitas yang jauh agar lebih banyak yang datang. Bukan agar datang. Kalau datang sih datang aja, tapi terbatas. Diharapkan dengan stimulasi, maka lebih banyak yang datang. Dan ini tentunya disepakati oleh sponsor yang memberikan dana, karena terkait target 1000 blogger dan target “nusantara” nya. Bukan rahasia umum lagi, komunitas itu tak punya kas banyak. Kalau kopdar biasaya beli sendiri-sendiri dan kalau punya kegiatan musti minta-mita :( nah ini bisa dimanfaatkan juga buat kas, bukan buat foya-foya. Pokoknya sangat bermanfaat. Ide subsidi ini disambut oleh sponsor sehingga bisa dijalankan. Jadi dalam hal ini, kita patut berterimakasih dengan sponsor dan panitia kali ini. Walau dibedakan antara ‘personal’ dan ‘komunitas’ yang saya baru tau pas di lokasi.

Dan banyak lagi yang merupakan hal yang baru, bagus, unik dan positif serta berkesan. Aha! Penting loh kesan yang berupa kenangan indah dari sebuah acara, betul kan?

Beberapa catatan dan ide untuk kedepan

Eksekusi, Konsumsi dan ID. Klasik sih, kesiapan panitia dan seterusnya. Overall, semakin sering diadakan mungkin semakin baik. Yang paling terasa adalah pembatasan Makanan. Sebagai blogger ABG (Asosiasi Blogger Gendut) wkwkwkwk.. agak “tee..rlalu” jika dibatas-batasi. Sebenarnya pun juga tak masalah, asal benar-benar terbatas. Lah ini, setelah harus melakukan antrian (yang nggak ngantri juga tapi rebutan) makanan, pas malamnya ada lagi makanan yang sisa sore hari dibawa ke GOR. Buanyaak banget. Kemudian jam 7 malam ada makan malam. Buanyak banget. Belum snack sore yang, lagi-lagi buanyaak banget. Hari kedua pun sama. Mubazir. Besoknya pada basi. Padahal blogger ABG dibatasi hehe..

Harusnya, menurut saya ada dua hal yang perlu dilakukan. Pertama, tak membatasi dengan mencoret atau menstempel atau apalah di ID Card sebagai pengganti utk mengambil snack atau lunch. Suruh bebas aja. Toh pasti lebih. Dan antrian berkurang. Apa sebab? Karena setiap komunitas paling-paling yang antri dua orang sebab mengambilkan makanan temannya sesama komunitas. Jadi kisruh antrian berkurang. Sumberdaya panitia bisa diarahkan ke yang lain, bukan habis waktu mencoret-coret ID dan mengambilkan makanan. Kedua, apabila ada lebih dan diletakkan di GOR seperti kemarin. Mungkin paling tidak bisa diumumkan via TOA ada makanan yang bisa dibagi-bagi. Suasana di GOR dengan keramaian dan keasyikan obrol-obrol menurut saya teman-teman senang ada makan-makan tambahan. Melupakan kalau kita semua di GOR seperti pengungsi. Asal asupan gizi cukup maka semua senang (bukankah kita semua begitu?)

Siang hari pada acara di convention hall, saya haus, keluar dan minta minum dengan Pede-nya. Iya dong daripada turun keluar convention hall demi beli Aqua. Pagi pas masuk gedung kan tak dikasih apa-apa. Ya saya minta Aqua yang didalam kardus kan banyak tuh Aqua botol 600ml diluar, apa salahnya saya dikasih satu gak bakal kurang banget. Ealah, malah saya dioper ke meja panitia dan dikasih Aqua gelas 240ml. Pelit amat yak hehe.. sekali lagi, kalau memang terbatas ya saya ikhlas. Lah ini malam dan esoknya selalu lebih lebih dan berlebih. Saran saya, taun depan ga usah dibatas-batasi deh. Malah lebih tertib kok. Kita blogger walau ambil dua kardus makanan masuk ke perut semua, ga ada yang dibuang. Kalau kemarin saya perhatikan banyak sekali mubazir makanan dibuang-buang karena berlebih. Mau saya makan sudah pada basi.. sedih.

Masalah keamanan juga perlu ditingkatkan. Ada shift dan sesi keamanan yang memperhatikan dan punya jobdesk. Ada kejadian dua dompet ditemukan—dan dikembalikan, tapi ada kejadian sebuah Handphone tak tentu rimbanya alias diambil orang. Pada hari terakhir, di dalam gedung tennis Indoor panitia tak tampak, ada bebrapa peserta nanya ke saya, panitia bukan, karena mereka mau jalan dan mau pamitan. Nah sekitar setengah jam kemudian baru ramai. Mungkin lebih ditingkatkan lagi shift tugasnya. Apalagi ketika sesi ‘kisruh’ seperti pas datang dan pas pulang.

ID Card juga secara kualitas sebenarnya bagus. Tapi ada dua hal perlu disampaikan. Pertama, tidak terlalu jelas tulisan PANITIA karena bentuk fisik yang sama persis dengan peserta. Mungkin, kalau memang harus sama dimensi ID Card dan warnanya, boleh juga kok Panitia diberikan semacam Pita disematkan dilengan baju misalnya. Lebih bagus lagi tiap seksi panitia beda warna pitanya sehingga peserta bisa nanya ke panitia yang tepat mengenai permasalahan yg dihadapinya. Kedua, perlu adanya NAMA, ASAL KOMUNITAS dan BLOG. Iya dong, ini kan kopdar blogger. Kita bisa menghemat waktu utk kenalan dengan melihat ID ini dulu, baru buka conversation.. atau, ehm, karena beberapa bukan blogger maka ID Cardnya cuma nama saja? Ya paling ngga ga usah diisi deh nama blognya kalau emang ga punya. Atau isi dengan website Sekolah, kampus, atau web komunitasnya. Simpel kan. Ini calon blogger kok hehe.. kan nanti tercerahkan setelah selesai event kopdar Blognus ini?

Korwil? Nah koordinator wilayah ini sebenarnya tak banyak masalah. Idenya bagus, untuk mempermudah koordinasi. Toh ini ajang nasional, bahkan disebut Internasional (seperti pada sertifikat yang diberikan). Om @brad mengatakan rata-rata lancar kok. Ya, memang ini agak kasuistik. Kejadian tidak datangnya korwil Sumsel dan delegasi beberapa utusan Sumsel asal blogger palembang, WongKito (WK) dikarenakan kesimpangsiuran informasi. Entah dari korwil ataupun Panitia.  CMIWW, dari informasi tangan pertama, ada ketidakjelasan mengenai acara, venue dst tetek-bengek, antara korwil dan personel WK yang akan datang sehingga janji ketemuan antara korwil dan WK dibatalkan dan perjalanan dibatalkan akibat tidak pastinya dana.

Sekedar usul solusi, Korwil memang tak harus masuk dalam komunitas sepertinya, tapi ada baiknya kalau memang berasal dari komunitas mayoritas sehingga komunikasi lancar. Tak ada salahnya korwil melakukan kontak pertama dengan komunitas. Korwil harus dekat dengan komunitas karena Kopdar ini adalah sejatinya kopdar komunitas. Pada milis WK, saya bertanya mengenai undangan. Tak ada. Kemudian saya langsung tanya kepada eyang @anjarium nah beberapa hari kemudian ada forward surat elektronik berupa Undangan dengan bejibun lampiran dari Mas @suryaden, Steering Committee (SC) yang mana kalau benar korwil fungsinya KOORDINATOR lalu yang ini bagaimana fungsinya. Masak SC mesti turun tangan. Undangan pun masuk pada tanggal 20 oktober 2011.

Akibat tak jadinya delegasi asal kota pempek datang, lalu saya, blogger asal Bogor yang juga resmi sebagai member WK mendapatkan mandat via email, yang saya jaga betul, untuk mewakili WK. Sebab yang hampir dipastikan datang ya saya. Apa sebab, kurang mantab dong, Kopdar 1000 blogger Nusantara tapi banyak daerah tak terwakili. Apalagi ini satu wilayah Provinsi, yaitu Sumsel. Dan Sumsel khususnya palembang merupakan basis saya yg utama, sudah 17 tahun, lahir dan menikmati pempek dikota tersebut sebelum diekspor ke Depok dan berdomisili di Bogor. Ini menjadikan saya sangat bangga dengan kota ini. Menjadi ‘wakil’ dari sana, kebanggaan tersendiri dari saya. Saya ingin menyukseskan acara ini dengan menyatakan kalau “Hei, kami dari Sumsel juga ada. Jangan dianggap tak ada!”

Saya nggak tau pastinya, alasan pemilihan Korwil bersangkutan, tapi jika terkait dengan listing WK di website ON|OFF sebagai ‘partner’ sehingga dianggap jangan kasih ke WK contact person Blog Nusantara ini, wah terlalu mengkotakkan. I don’t like it.. kata Rianti hehe.. mudah-mudahan saya salah ya. Dan mudah-mudahan tahun depan bisa tudepoin aja kasih ke WK masalah koordinasi pemberangkatan ke Blognus tahun depan. Kira-kira begitu saran saya biar ramai dari Sumatera karena semakin ke-timur niscaya delegasi dari sebelah barat semakin berkurang disebabkan faktor jarak dan waktu.

Akomodasi, Transportasi dan Apologi. Menurut wikipedia maupun KBBI, Akomodasi berupa penginapan, dan transportasi berupa perjalanan. Pada surat ada istilah subsidi transportasi. Dengan nominal hitam diatas putih sangat jelas. Jelas ini menggiurkan dan menjadi stimulus rekan-rekan blogger ramai-ramai datang. Paling tidak, tadinya hanya 1 orang, jadi 10 orang hehe.. no, duitnya bukan buat dibagi, lebih banyak utk kas kok. Tanpa subsidi, kita semua juga mau datang. Biasanya duit lebih diutamakan utk gerak komunitas kedepannya. Ya kan? Pada akhirnya, gara-gara kasus Korwil, bendahara dan Mas @gempur bilang bujet untuk Sumsel jadinya tak dialokasikan. Waduh. Tadinya kita, komunitas, berharap ada Kas dari acara ini, jadinya batal. Geliat kereta Ekonomi harus saya rasakan pergi-pulang hehe.. tapi tak masalah, selama ramai-ramai dan berkomunitas. Thanks juga kepada @anjarium yang korwil jabodetabek dengan kebijaksanaannya dengan jabodetabek dan dblogger (blog detik) yang agak spesial.

Sebenarnya komunitas mesti bersyukur, ada subsidi transport, yang walau jumlahnya tak besar, namun menjadi insentif untuk teman-teman ramai-ramai datang. Nombok pun tak mengapa, sebenarnya itu kita rasakan. Misalnya puluhan dari Plat M, Blogger Madura dan Banjarmasin mungkin siap untuk makan-makan beramai-ramai satu kali saja hehe.. intinya sih bukan disana, tapi dikepastian. Soalnya duitnya dapat dari sponsor, bukan dari kantong pribadi kan? Logikanya, jika ada sponsor tunggal, atau utama, maka kebutuhan sesuai dengan anggaran diproposal, termasuk dana subsidi perwilayah, harusnya disediakan oleh Sponsor sesuai MOU. Nah, saya nggak tau seperti apa, positif thinkingnya, ada alokasi untuk pos pengeluaran yang lain sehingga kami, misalnya, Bogor atau Palembang/Sumsel tak memperoleh subsidi tersebut. No problem, asal lain kali lebih jelas. Termasuk penggunaan GOR ini, kita ngga tau, apa imbas dari ‘kisruh’ dana sponsor yang berubah atau tidak. Jika tidak, gud, bagus konsepnya memang di-create dari awal begitu. Pun jika iya, tak perlu apologi agar merasakan penderitaan dan seterusnya. Ini kadang jadi pro-kontra tersendiri sebab okelah, mas gempur saya tau banget, tidur bareng kita. Tapi panitia, sepanjang yang saya ketahui banyak juga di Hotel. Kalau peserta, ya terserah kalau ada yg mau dihotel, misalnya bawa istri anak atau bapak-bapak dan ibu-ibu. Tak mesti ngegeletak sama kita-kita. Untuk transportasi sendiri, diantar jemput ke stasiun Pasar Turi itu sudah LUAR BIASA pelayanan dari panitia, menurut saya. Jadi, tanpa subsidi, Insya Allah, kami pun sudah merasa dilayani dengan baik, dan akan menjadi peserta-blogger yang baik pula. Terimakasih kepada semua panitia yang bekerjakerasa dan meluangkan waktu untuk antar jemput kami di bandara, stasiun, dan titik pertemuan manapun. Kami sangat apresiasi. Inilah persahabatan.

Hajat hidup orang banyak. Ups, ini komplain rahasia umum. Saya tak hendak mengulang, tapi menjadi inspirasi bagaimana seribu orang bergantian untuk mandi, BAB, sikat gigi, wudhu, cuci muka, dan berenang *halah.. sebenarnya ada triknya loh untuk yang kemarin. Pertama, Anda cari teman yang nginep dihotel. Mandilah disana. Kedua, cari teman orang sidoarjo, mandilah dirumah mereka. Ketiga, disamping GOR sebenarnya ada Kolam renang. Nah, berenanglah disana, abis itu bilas dan mandi disana. Keempat, mandilah pagi-pagi buta. Abis itu tidur. Bangun kemudian tinggal cucimuka, atau wudhu utk sholat subuh, dimana bisa memanfaatkan isi Ember yang ada, tak perlu mengandalkan keran yang kembang-kempis dan banyak matinya.

Next, di event Blognus tahun depan, mungkin agak lebih rapi aja masalah mandi, tapi ide GOR nya cukup keren. Saya pribadi tak keberatan, asal ada jaminan keamanan.  Di makassar, pernah saya ke konferensi ILC 2009 (Linux Conference) kami tidur di sebuah Lab saja menggeletak. No problem, yang penting internet kenceng hehe.. nah saya harap ada fasilitas seperti itu nanti tahun depan. Ada WIFI di GOR nya (kalau di GOR sih). Sama COLOKAN yang buanyaak sesuai kapasitas hehe.. jadi gak rebutan seperti kemarin. Hari gini, colokan penting bo’!

Sound system dan acara sharing. Perlu diperhatikan, secara acara diadakan di GOR, maka gaung dan echo dari ruangan sangat tinggi sehingga yang bicara seperti kumur-kumur saja. Itu sangat mengganggu. Untuk itu silakan dipikirkan bagaimana baiknya. Anyway, ngedengarin sharing sambil tiduran itu asyik juga ternyata.. oya ada gangguan pesta musik disebelah, tambah gak kedengaran. Harusnya nanti dicek apakah ada acara disebelah, acara pernikahan seperti sesi malam minggu waktu itu sehingga minimal bisa diganti posisi tempat sharing-nya di pojok yang lain.

Politik dan Gaya Magnet. Saya termasuk yang kontra kalau ada yang mengajak diskusi dengan menyebut event yang ‘satunya’ itu dipolitisasi sedangkan yang ini ‘kerakyatan’. Well, Anda tau apa itu politik. So pasti kita berpolitik. Namun tak politik praktis, itu yang salah. Politik sebagai alat utk mencapai tujuan. Kalau dibilang yang satu itu sudah terkooptasi politisasi, apa yang ini tidak? Saya rasa ada semacam Barat – Timur dalam dunia perblogan ini kalau kayak gini. Apakah Partner di ON|OFF ID dan Pesta Blogger 2011 bukan dan ‘haram ‘ jadi partner Blog Nusantara? Apakah kalau datang ke Blognus, maka tak akan datang ke ONOFF/PB? Dan sebaliknya? Apa perlu dukung mendukung? Saya rasa tidak. Call me naïve, tapi saya bersahabat dengan semua orang. Saya memang tak pernah jadi panitia A dan panitia B yang berlawanan dan saling klaim to be the best dengan sindir menyindir. Saya hanya calon peserta semuanya. Mungkin itu kelemahan saya, tapi saya yakin itu jadi obyektivitas saya.

Saya harap, jangan ada DIKOTOMI antara event ini dengan event satunya yang sering disebut tapi tapi dengan sindiran. Toh, di dunia Indonesia ini makin banyak event makin bagus kan? Ada Amprokan blogger, ada Socmed Fest dan lain sebagainya. Memang, mempatenkan Pesta Blogger agak-agak gimana gitu, saya kurang setuju juga. Tapi tak harus rebutan nama itu, buat sajasendiri. Jangan sampai, nanti Blognus ini seakan diciptakan untuk menandingi dan seterusnya. Kalau bisa, bikin yang lain lah, diluar dua ini juga no problem. Gak harus kayak magnet, saling tarik menarik, saling tolak. Dengan konsep beda, acara beda, agak gila juga wokeh. Gak masalah. Gak harus antara PB dan Blognus atau banci hehehe.. ya ndak dong!

Idealisme untuk jangan jadi “komoditifikasi”, kata beberapa teman blogger, tentu kita sendiri yang menilai pada akhirnya. Saya tak yakin jika per-definisi “komoditifikasi” itu diterapkan benar, maka ada yang ‘bebas nilai’. Saya tak yakin. Paling tidak, ada kepentingan sponsor disana. Ya mungkin ga seekstrim sponsor satunya yang berlambang burung Rajawali hihi.. syerem. Dan itu perlu dibatasi sebab blogger, bagaimanapun mesti independen. Nah mungkin ini yang nyambung ke Blognus dan IBN. Cara independen salah satunya ya bisa cari duit sendiri. Mungkin itu ya? Maaf kalau salah..

Btw, di Blognus kemarin, ada juga @salsabeela alias Ollie yang jadi chairwoman ON|OFF (didalamnya ada PB 2011) dan duduk dibelakang. Untuk meeting dengan beberapa blogger sepertinya. Saya tadinya pikir, akan bersinergi, dengan show up di panggung dan mempromosikan ON|OFF sebagai ajang akhir tahun dan meminta hadirin untuk juga hadir. No problem kan? Ternyata saya salah. Ya sudahlah. Apalagi teman-teman di panggung beberapa kali agak menyindir misal masalah politisasi, didaftarkan brand-nya dst. Hihi.. Ya mudah-mudahan yang bersangkutan tidak dengar.. atau sengaja biar dia dengar? 😛 Kayak PDI-P lawan Golkar aja nih haha..

Sudahlah, biar jelas, biar paman tyo aja yang jawab lewat artikelnya, ketika ada yang mencoba untuk mengklarifikasi atau malah membuat keruh dengan selalu melakukan pembandingan dan konfrontasi antar kegiatan. Saya sangat setuju dengan Paman Tyo lewat tulisannya, itu. Silakan baca sendiri deh hehe..

Full Support by? Saya termasuk tergelitik, dengan adanya slideshow di depan acara yang menunjukkan nama acara, Sponsored by salah satu operator telco dengan dua huruf, kemudian full support by.. nah disana ada Kaskus, Anging Mammiri, komunitas blog lain yang tak banyak. Ah.. mengapa tak ada dari Blogger Bogor, Wong Kito (Blogger Palembang), Bandung, Banten dst.. apa kami-kami ini tidak mendukung dengan penuh? Alias full support? Kondisi ini seakan mengotakkan pendukung dan sama saja dengan ajang ON|OFF ID yang diwebsitenya menuliskan beberapa ‘partner’ beberapa komunitas blogger. Tak semua. Apa dibagi-bagi? Saya tidak suka. Mudah-mudahan tahun depan SEMUA komunitas blogger yang ada, disebut dan logo-logonya keren-keren kok hehehe.. masukin aja semua, Undang semua. Ini kan, blogger sak indonesia :-) mestinya kalau memang yang ditampilkan di slideshow pendukung acara itu—katanya– adalah yg ikut jadi panitia, judulnya ganti aja deh.. Full Body Contact hehehe..

Nusantara? Nah nyambung diatas. Nusantara itu Sabang sampai Merauke. Saya harap semua provinsi terwakili deh tahun depan. Semua komunitas terwakili.. dan MC jangan lupa yee sebutin semua! Kemarin-kemarin, kebanyakan nyebut komunitas dari Jawa tengah dan timur serta nusa tenggara, kalimantan dan sulawesi selatan… mohon yang memberikan kertas ke MC dicatat betul, komunitas apa saja yang hadir! Ini masalah eksistensi bo! :) Biar 1 orang kan mau juga teriak “yeaaahhh!!! hadiirrrr!!!” apalagi kalau disorot tipi ya toh?

1000 Blogger. Ide gila mengumpulkan 1000 blogger ini saja sudah luar biasa. Apalagi benar-benar diadakan! Hehe.. saya justru tak menyangka diadakan dalam waktu hitungan bulan, tak jauh dari ide itu saya baca di twit-twitnya Eyang dan kawan-kawan. Hanya saja, walau ada 1000 lebih sedikit, peserta, dengan kapasitas 1200 kursi, tak semuanya blogger. Mungkin, Ada sekitar mungkin 25% mahasiswa dan pelajar yang bukan blogger. Undangan. Juga komunitas lain seperti KPLI (pengguna linux),  Relawan, Kaskus dan seterusnya. Hal ini terbukti dari kami blogger yg suka berkenalan, ketemu pelajar-pelajar ini beberapa diantaranya ga tau dan atau gak punya blog. Hari pertama masih 800-an, kabar-kabarnya tembus 1000 di hari kedua berdasarkan absensi. Inilah yang mendasari saya menulis di artikel ini dengan kata “peserta-blogger” sebab ada juga peserta yang “bukan blogger”. Dilihat dari jumlah peserta yang nginep di GOR, sekitar 600-an, bisa dicek di foto-foto sesi sharing dan atau suasana dalam GOR hasil jepretan teman-teman sendiri. Silakan berimajinasi dan ngitung ndiri hehe.. Kemungkinan ratusan sisanya di hotel (biaya sendiri) misal Blogger bekasi atau ditumah, pulang dulu untuk mandi, maupun sedang berjalan-jalan. Dari jumlah ini, dari sumatera tercatat hanya segelintir. Catatan saya, berdasarkan melihat daftar absensi di meja panitia pada hari terakhir, tak sampai 20 orang.

Nah disini ada tiga hal. Pertama, 1000 ini menurut saya sebenarnya secara de facto belum tercapai. Secara de jure iya. It’s okay. Kedua, ini sinyal positif. Artinya, jikalau 1200 orang ini, 1000 saja, kembali ke acara serupa tahun depan dengan status sebagai Blogger alias abis acara Blognus ini sudah ngeblog dan bikin blog, wah itu luar biasa bung. Nanti tahun depan, kita harapkan benar-benar 1000 blogger yang datang, dan undangan misalnya 500 orang dengan target selesai acara, konversi mereka menjadi blogger 100% sehingga ada 1500 blogger dengan 500 blogger baru!  Ketiga, waktu yang persiapannya lebih panjang, mungkin tahun depan, mungkin bisa menambah banyak peserta yang datang dan mempersiapkan berbagai kebutuhan, misal ijin cuti, bagi yang ngantor dan lain sebagainya. Jadi lebih optimal.

Acara dan Blogpreneur. Walau bertajuk ala kerakyatan dan seterusnya, sebenarnya sudah jelas, dari judulnya Blogpreneur. Ini event untuk blogger yang mau jadi blogpreneur. Monetizing blog. Jadi rada kontras kalau pada salah satu sesi ada yang bilang kalau blog itu satu saja dan idealis. Yang diundang juga para dedengkot ‘duit’ di internet misal Google dan dibelakang event ini pun ada IBN (ID Blog Network) yang jelas, bukan lembaga non-profit. Terserah anda mengartikannya, yang penting menurut saya lebih kerakyatan lagi yaaa taun depan.. dan mau gimanapun IBN, ya acara dibuat lebih ‘netral’ lagi, tak hanya isinya ke arah bisnis which is kapitalisme juga, dan itu berseberangan dengan yang namanya ‘kerakyatan’. Just my 2 cents.

Ada teman juga kritik mengenai acara outdoor activity yang sangat kurang. Okelah, jadi masukan untuk tahun depan, agar lebih ngakrab, tentu perlu games-games tapi mungkin bisa dicoba walau agak sulit, mengingat 1000 blogger yang akan difasilitasi outdoor games ini. Perlu panitia lapangan yang banyak juga nih.. dan lebih khusus, mungkin jadinya sulit nyari panitia yang juga blogger saja. Perlu kerjasama dengan komunitas lain, sekolah, kampus dst sepertinya. Ya namanya juga usul teman-teman.. saya sih udah puas yang kemarin. Lebih cenderung waktu untuk eksplorasi daerah yang banyak secara berkelompok (waktu bebas) namun difasilitasi teman-teman.

Err… sponsor? *kedip-kedip. Ah ini cuma selentingan aja sih hehe.. kata teman-teman hadiah-hadiah dari sponsor yang sekarang kurang mewah euy. Kurang total nih sponsor kasih merchandisenya. Pengennya sih ada kuis-kuis, ada games-games dan hadiahnya oke-oke. Doorprize-doorprize menawan dan seterusnya perlu dibanyakkan. Mungkin taun depan bisa gandeng lebih banyak sponsor atau satu, boleh jadi tetap si operator dengan dua huruf ini, tapi dengan nominal yang lebih signifikan. Biar banyak hadiah2 bertebaran maksudnya. Modem atau Hape kayaknya cocok jadi kacang goreng nih ditaun depan hihi.. (ngarep.com) Dan teman-teman juga harap ada lebih banyak booth sebenarnya. Maklum berburu gudi beg dan kuis di booth kayaknya asikk..

Tambahan usul (ini buat formatur niih yang dibentuk kemarin) kalau boleh yaa.. kalau bisa ada sesi TUKER KAOS KOMUNITAS. Jadi paling tidak perorang misalnya datang bawa dua lusin kaos Bloggor atau WK, nah pulang-pulang, jumlah tetap sama, dua lusin. Tapi kaosnya berbeda-beda, dari 24 komunitas lain! Nah di undangan, langsung saja disebutkan agar komunitas bawa kaos biar bisa tukeran :) seru kan?

Wah ga ekslusif dong! Dipakai non komunitasnya.. eit! Ingat ingat, kemarin Blognus selalu mengumandangkan bebas dari sekat-sekat, bersatu blogger Indonesia dan nusantara dst dst. Ya pengejawantahan paling sederhana adalah tukeran atribut! Hehe.. saya sendiri koleksi Mug, jadi nitip yaaa taun depan banyak komunitas bawa Mug (gelas keramik) biar saya borong satu-satu atau tukeran!

Nah cerita-cerita akan berlanjut, sebab dengan rusaknya microSD saya pada saat acara, saya tak punya bahan foto untuk dipost. Saya masih menunggu ‘kiriman’ foto dari teman lain. Ada banyak hal menarik yang ingin saya bahas di blog, tentu 90% positif, selain dari masukan-masukan diatas.

Ada kisah lumpur, kisah ketinggalan Kereta, kisah pegal-pegal, kisah mangga, kisah lontong kupang, kisah bantal dan lainnya! Overall, sebagaimana saya twit waktu itu, ada kekurangan, so pasti, namun kalau skripsi, ini sih, sudah B! kata penguji, Lulus!  kata para tim pelulus PT (Pecah Telok) ritual adat WK bagi penghuni baru, tiga dari lima sudah bilang : LULUS!

Salam persohiblogan nusantara!

PS : untuk menghindari prasangka yang tidak baik, saya berikan link juga untuk kritik saya ke Pesta Blogger 2010 dan Pesta Blogger 2011.   So I am totally what I am. Mohon maaf bagi yang merasa tidak berkenan.

Apa Pendapatmu?

Write your comment here ...

Leave a Reply

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.

57 comments

  1. Panjang dan lengkap banget artikelnya

    Reply Edit
  2. ok artikelnya..lanjut trusss

    Reply Edit
  3. @didno : Wah kang Didno! Maaf banget, komennya masuk spam, aku baru ketemu nih, gara2 nyari komennya mas @blontank katanya keapus.

    Oya benar, aku mau post nanti, tentang Lumpurnya, tentang Mangganya :) Ditunggu aja! masih banyak hal positif yang aku post. Aku memang karakternya begitu, apa-adanya. Kalau ngepost pun, yang seru-seru juga pasti aku post, tapi bertahap, karena di event ini pun kita semua seru-seruan kok. Pasti tak sempurna. Hanya saja ada blogger2 yang ngga mau nulis tentang itu, ada yang mau, seperti saya untuk perbaikan kedepan :)

    Reply Edit
  4. Saya juga punya catatan waktu ikut Blogger Nusantara. Tapi nggak serius loh! :)

    http://kotakpermen.wordpress.com/2011/11/03/suatu-akhir-pekan-di-kopdar-blogger-nusantara/

    Reply Edit
    1. @mbak lutfi aku juga ada yang nggak serius nya :) nih linknya di agregator : http://www.unggulcenter.org/2011/10/29/cerita-dari-sidoarjo/

      Reply Edit
  5. @mubarika : oh, maksudnya tanggapannya @anak shaleh ya. Kalau menurut saya begini, benar, bukan tren sih sebenarnya. Cuma sebuah eksplorasi saja sebab blogger memang tak hanya sekitar jabodetabek. Pun di Barat, jika kita mau benar-benar bahas timur dan barat, itu ada pulau Sumatera yang “maha besar”.

    Saya sepakat, benar kok, lah yang mencetuskan mas @gempur dkk ya diadakan disitu pastinya hihi.. Nah untuk kali pertama ini ternyata memang pas banget, selain ide dari mas @gempur, juga saya rasa momen dan tempat yang pas, di Sidoarjo atau Surabaya. Sebab merupakan persinggahan ideal dari Kalimantan, Sulawesi, Bali dan sekitarnya.

    Untuk tahun depan, sepertinya nantinya tahun depan pasti berada di timur dekat (bukan timur jauh) karena lazim dalam setiap perhelatan, next event biasanya faktor jumlah delegasi di event yang sekarang turut menentukan. Nah, yang pertama ini, sepertinya Kalimantan dan Sulawesi menjadi kandidat kuat. Apalagi sempat beredar kesiapan dari blogger daerah-daerah tersbut via obrolan2 dan twit2 singkat. Selain itu banyak komunitas blogger sebenarnya dari seputar Jawa timur dan Jawa tengah, juga Madura.

    Nah, Jika saya boleh berpendapat (siapa elo hehe), boleh ya, saya cenderung memilih di Madura, Malang, atau Semarang, dan sekitarnya yang lebih ndeso dan fenomenal, seperti sidoarjo. Asal punya tempat untuk acara “serius” yang representatif seperti Convention Center, walau kita bisa ramai-ramai lagi disebuah tempat tanpa sekat :)

    Alias masih ideal untuk diseputar pulau Jawa. Tapi tentu bukan di Jakarta. Ngapain. Mengapa demikian, karena representatif kependudukan yang padat, dengan hasil akhir jumlah blogger pun tinggi, komunitas dengan jumlah personel banyak dan siap bergerak atau digerakkan.

    Bukan berarti di pulau lain kurang banyak sih, tapi ada faktor lain, yaitu jarak tempuh dan kemudahan. Sebagai blogger yang juga asal sumatera (bukan hanya bogor/jabodetabek) saya paham betul bagaimana dari Sumatera bisa sedikit yang datang pada kopdar pertama ini. Apalagi jika lebih “menjauh”. Jika akses kereta api atau angkutan darat bisa dilakukan, tentu akan menambah kans banyak perserta sesuai tajuk “1000 blogger”. Beda halnya jika akses harus via pesawat atau kapal laut, tentu kans kedatangan sahabat-sahabat dari jakarta, sumatera akan menipis. Pun dari jawa secara keseluruhan, jika kita bicara kuantitas.

    Alasan kedua, saya jadinya masih 50-50 untuk hadir jika diluar jawa, sebab butuh Sponsor :)

    Wah jadi satu postingan sendiri ya hehe.. intinya sih, mengapa saya bilang ke timur, ya karena berdasarkan statistik delegasi komunitas yang hadir. Biasanya ditentukan dari sana, sebab tak mungkin menunjuk suatu host dengan represntatif yang sedikit, kecuali memang sangat yakin.

    Saya pernah alami dengan ILC (Indonesia Linux Conference). Di Bali, Surabaya, Bogor, Makassar, NTB, sebentar lagi Malang (2012). Sistemnya ditentukan ditahun ini untuk tahun depan dan dua tahun lagi. Saya rasa, banyak gelaran event tahunan polanya seperti ini. Maaf contohnya ini terus hehe..

    Reply Edit
  6. mas Unggul, maksudnya tren ke timur itu gimana ya? simple reason knp diadakan di jatim, ya krn yg mencetuskan, mas Gempur berasal dari sana… ya yg berani melontarkan ide ya harus bisa mewujudkan… apalagi ini ide “gila” … nda ada sebab lain. kalo ada org lain yg mengemukakan alasan lain, saya pastikan itu TIDAK benar^_^

    Reply Edit
  7. wew, bacanya baru stengah udah ampun deh,,, kayaknya kepanjangan deh… 😀

    Reply Edit
  8. Salam!!
    Saya Malah Ketinggalan Acaranya BN padahal saya sangat ingin ikut merayakannya, sesekali Blogger Indonesia Bersatu, Karena Indonesia Bukan Hanya Jakarta saja. Nusantara bukan milik Ibukota saja.
    Semua Perbedaan itu hanya dari Oknumnya saja, Yang terlalu mendaerahkan bagian Timur dari apa yang mereka sebut Indonesia ataupun Nusantara.
    Ceritanya sangat bagus, Next,, Even Ini pasti akan terus berkembang! dan akan terus menusantara!!!

    Reply Edit
    1. @anakshaleh: nah! taun depan ikut ya! betul, saya juga setuju konsep menjauhi jakarta ini, karena indonesia luas :)

      Reply Edit
  9. panjang buangeeeeeeeet!!!

    Reply Edit
    1. @defickry huehehehe.. soalnya daripada laporan ke sana kemari, laporan aja di blog, beres! tuntas! abis itu no heart feeling dan dapat klarifikasi semua pihak. Senang kan :)

      Reply Edit
  10. @banyumurti : iya mas, it was unforgettable moment, kata orang, yang pertama tak akan terlupa :) saya pun jatuh cinta dgn konsep blognus ini.. insya allah jika ada kesempatan, saya PASTI hadiiirrr taun depan! Smoga saran kritik ini malah membuat panitia dan formatur lebih semangat lagi !

    Reply Edit
  11. […] Catatan Serius Kopdar Blogger Nusantara 2011 […]

    Reply Edit
  12. Udah baca postingan ini dari kemaren, tapi baru baca komen2nya sekarang. Salut sama om Unggul yang mau meluangkan waktu buat posting sepanjang ini padahal jelas-jelas masih cape baru pulang PP pake kereta ekonomi :)

    Event BN2011 kemaren emang gila, salut deh sama panitianya, dan itu udah dijabarin juga di posting ini. Tapi emang ga mungkin ada event yg sempurna, apalagi dengan persiapan seminim itu. Makanya jika masukan di posting ini (dan mungkin ada lagi di beberapa blog lainnya) bisa diperbaiki untuk tahun depan, kebayang gak gimana dahsyatnya Kopdar Blogger Nusantara 2012? :)

    Salam hormat buat semua panitia dan peserta #BN2011

    Reply Edit
  13. @ Mas Unggul: saya punya pemahaman begini mas: Kritik itu tak ada hubungannya, apakah kita bisa melakukannya lebih baik dari yg kita kritik atau tidak.

    Saran dan kritik tetep penting agar bisa menjadi lebih baik. Salam Blogger Nusantara!

    Reply Edit
    1. @rusa : oo.. Sepakat!! Maaf salah paham :)

      Reply Edit
  14. Respect is earned, not given. And you have my respect :)

    Reply Edit
    1. @natali : Terimakasih.. Saya mencoba Fastabiqul Khoiroot mari smua berlomba2 untuk berbuat kebaikan.. memberi masukan utk perbaikan, kesampingkan hal-hal lain yang “bias” dulu..

      Reply Edit
  15. wah panjang ya 😀 seru lagi.. mau mau mau

    Reply Edit
  16. Puanjange rek…

    baru selesai baca sampek Sound System… entar kapan2 dilanjut klo ada waktu..

    Reply Edit
  17. sate sate.. ehhh salah tempat ya… :)
    semoga sate kabayan nanti bisa ikutan blognus selanjutnya :)
    ceritanya sangat lengkap kap kap tq kang unggul

    Reply Edit
  18. ah kau, sayah menikmati tulisannya, tapi males komen.. hehehe

    salam

    Reply Edit
    1. @alif : silakan dinikmati *menyodorkan kopi susu

      Reply Edit
  19. Wogh panjang lebar dan banyak. Saya sampai ngos2an bacanya hahaha. Untungnya baca pas lagi di KRL, jadi gak terpotong2 ama kegiatan lainnya.

    Yang saya lihat di sini adalah miskomunikasi semata.
    Untuk hal-hal teknis yang lainnya, maklumlah acara ini baru pertama kali dilakukan. Sebelumnya, sebuah perhelatan besar blogger se-nasional yang biasanya dilaksanakan oleh EO bayaran kerjasama dengan PR company, berbeda dgn acara Blogger Nusantara ini yang jajaran panitianya adalah teman-teman blogger dari madura, surabaya, malang, dll di jawa timur, berkolaburasi untuk turun tangan sendiri sebagai tim kerja event ini.
    Point pentingnya di sini, benar2 blogger to blogger, cmiiw.

    Maka itu, memang acara ini, karena baru pertama kali dilaksanakan, masih perlu banyak kritikan, masukan, dan lain-lain :) jadi terima kasih buat mas unggul yang udah bersusah payah nulis panjang lebar di blognya. Sayang wkt acara kita gak ktemu face to face ya? Hehehe..
    Yang perlu didoakan dan didukung bersama adalah, semoga event Blogger Nusantara 2012 dapat lebih baik dengan catatan-catatan dari teman2 blogger seperti mas Unggul, yang berani mengemukakan kritik yang membangun seperti ini :)

    Itu saja kayaknya dariku 😀
    Anyway, soal Ollie, setahu saya dia datang atas nama #startuplokal, bukan atas nama chairwoman On|Off. Pun datangnya hari kedua, lalu pulang setelah pembicara dari Google :) dan maafkan bila gak ada perlakuan istimewa untuk beliau, karena semua peserta yang datang setara adanya. Teman-teman panitia welcome kepada siapa saja yang mau hadir ke event tersebut :)
    Maaf kalau membuyarkan harapan mas unggul, tidak semua event besar seperti ini harus berhubungan ke event nasional lainnya. Hehehe 😀 *cokko* =))

    Reply Edit
    1. @rara : thank banget! Terharu… Saya lumayan lega ada rara yang di dua kepanitiaan besar dulu dan sekarang, komentar. Daripada saya “hanya” report internally ke Blogor dan WK, timbul sakwasangka dan seterusnya, mending saya publish apa adanya Ra, tujuannya biar kita semua jadi lebih baik. Saya paling ngga suka kasak-kusuk dibelakang, sering digituin orang sih saya sebenarnya hehe (Sudahlah)..

      Alhamdulillah, Rara dan terutama skuad Daeng Ipul yaitu AM, saya minta maaf kalau ada kata yang salah. Juga panitia. Terutama mas Gempur dan Adiknya Mas Labib ya, dan Cak Wigi, teman baru saya yang sangat sangat baik dan bersahaja serta humoris.. yang mungkin agak kecewa padahal saya termasuk paling diservis sama mereka *nangis.. saya hanya menyampaikan aja secara gamblang apa yg ada dipikiran biar tak berubah jadi kaku dan keras. Saya tetap Mas Unggul yang dulu kok. Yang nyebrang kesana kemari antar komunitas, tertawa setiap kali difoto, suka nimbrung obrolan orang dimilis..

      Poin-poin yang diberikan menjadi salah satu informasi penting bagi saya dan teman-teman pembaca ulasan ini. Daripada cuma tulis Ah elu ngritik, coba jadi panitia.. bukan itu yg saya inginkan. Saya suka jawaban dan klarifikasi Rara ini. Saya mengaku salah dan miskomunikasi sepertinya dalam beberapa hal. Mudah2n semua memaafkan bagian2 yang saya salah. Terutama teman2 AM dan yang lain2 yang merasa “terzolimi” oleh tulisan ini, saya mohon maaf. hiks hiks.. semoga semua benar adanya dan blogger to blogger, seperti kata Rara memang benar2 nyata dan terus nyata hingga kedepannya.

      Tulisan ini jadi sejarah bagaimana perhelatan pertama ini berlangsung sukses, dan kita nantikan perbaikan2 terus menerus. Seperti saya kutip diawal, Good to Great.

      Buat pembaca, Rara ini chairwoman PB 2010 dan skrg menggulung lengan untuk Blognus, jadi saya 100% percaya dengan kapasitas dan kredibilitas beliau.

      Reply Edit
  20. @iezul : maksud Anda apa jangan cuma ketawa. Menertawakan diri sendiri ya hehe.. Memangnya blog monetize ga perlu mikir kalau nulis, tinggal tembak keyword atau copy paste. Dan tulis link dimana dari link Anda dapat duit hehe.. Kalau kejadiannya banyak ya tulisannya banyak bro hehe..

    Reply Edit
  21. muantappp…ngomelnya puanjang banget trus belum komplit lgi katanya…hehehe itulah blogger :)
    salam blogger :)

    Reply Edit
  22. @nich sama dong kayak saya :)

    @cak wigi : Cak, terus terang yang paling bikin saya terkesan adalah cak wigi. Saya terharu dengan keramahtamahannya. Mudah-mudahan saya berkesempatan menjamu cak wigi dan rombongan kalau mampir ke Bogor.. amin..

    @asmari : wah bagus sekali uneg-unegnya disampaikan juga diblog. Agar kita semua tahu bagaimana “mencintai”. Saya sudah komentar. Salam!

    @glamvian : pengalaman yang berharga ya hehehe..

    Reply Edit
  23. @borsalino : dibaca ya hehe

    @iman brotoseno : salam juga dan tetap ngeblog juga

    @cK : trims

    @MT : tentunya, Insya Allah kan sudah sampai ke panitia

    @mang jazi : ditunggu juga postingan nya

    @yoszua : ya kita tunggu bersama :)

    @rio : nah, tahun depan hadir ya

    @bukik : ya mas, saya mendukung formatur membuat yang lebih gila lagi

    @ajengkol : trims mbak

    @yulian : sangat setuju mas

    @mubarika @Rusa : ah bisa aja om rusa.. nanti diluar pakem dong. Kan trennya ketimur. Dan menjadi peserta adalah kesenangan tersendiri bagi saya agar bisa kasih input. Juga bisa kirim lomba hehe.. Maksudnya ini bukan seakan2 mau bilang “eh lu ngritik2 lu aja coba jadi ketuanya gimana mau nggak?” Saya yakin bukan kan? Saya ga punya obsesi dan ga punya bakat di bidang EO. Kapasitas saya ya ini aja, lagian kalau semua kritik dijawabnya begitu saya jadi sedih… :(

    @Aris : taun depan yee bosss

    @wongkamfung : ikut taun depan mangkanya

    @sibair : maturhuwun mas, terimakasih balasannya. Namanya juga baru pertama kali diadakan, sangat wajar belum ada pengalaman dan terjadi miskomunikasi dan seterusnya. Tapi saya puas kok mas, dengan acara ini. Ibaratnya, segala kekurangan menjadi catatan saja kedepannya. Apalagi secara personal, semua panitia sangat sangat baik dan care sama kita. Urusan teknis lain-lain itu memang perlu perbaikan.

    @indahonly : tahun depan datang yaaa

    *ah.. ngeliat berbagai reaksi, saya malah khawatir dimusuhin banyak orang hanya karena saking senangnya saya menulis hal-hal kayak gini.. mudah2an ga ada yang salah paham.. amin.. :(

    Reply Edit
  24. panjang euy tapi lumayan menggambarkan, seperti kata kak Rio™: “serasa ikut hadir”

    awalnya waktu dikasih link posting, niatnya ada yg dibahas; eh ternyata setelah dibaca sudah terwakili saking lengkapnya :)

    Reply Edit
  25. Jempolan dah!! Jadi seperti merasakan kondisi di sana, kalau ditulis sesuai dengan tanggal dan harinya ini postingan pasti lebih panjang lagiiii…
    😀

    Reply Edit
  26. sedikit masukan juga ada di blog saya

    semoga korwil bisa dihargai meski kerjanya hanya bawa orang

    “Suka dan Dukanya Menjadi Koordinator Wilayah (korwil) Blogger Nusantara”
    http://asmarie.blogdetik.com/2011/11/01/suka-dan-dukanya-menjadi-koordinator-wilayah-korwil-blogger-nusantara/

    Reply Edit
  27. Wooaaa…. Panjang ya ini postingnya. Ngos2an bacanya 😀
    Unggul udah banyak cerita di milis Wongkito, semoga kedepannya acara ini jadi lebih baik lagi :)

    Reply Edit
  28. Acara yang Gila, dan hanya untuk orang-orang yang gila. Panitianya pun juga ikut gila. 😀

    tapi mari kita jadikan semua ini untuk menjadi lebih baik di KOPDAR yang akan datang :)

    Blogger Nusantara Untuk Indonesia !!

    Reply Edit
  29. heuheuheue bagus banget itu masukan dan kritiknya saya jugak termasuk dalam panitia sie konsumsi maklum baru kali ini handle makanan segitu banyaknya dengan jumlah manusia segitu banyaknya…… gak ada batasannya walau di coret idnya ada yang minta 2pun dikasih kok kemaren heuheueheu….

    Reply Edit
  30. input yg berharga buat panitia. Setuju dengan @rusabawean

    Reply Edit
  31. Hihihi benar-benar to the point dan banyak kritik yang membangun mas. Saya sebagai salah satu panitia mendapat sangat banyak sekali masukan positif disni. Jika harus menjawab semua rasanya bisa sangat panjang ya, Sebenernya saya ingin menjawab semua. Tapi, mungkin masalah materil ada yang lebih berhak menjawabnya.

    Untuk masalah transportasi akomodasi memang jujur persiapan kami sangat kurang. Ada beberapa masalah intern yang membuat semua mengalami keterbatasan dan harus tunggu mengunggu keputusan. Overall perisapan akomodasi dan transportasi hanya 2 minggu dikarenakan 3 option awal yang sudah kita rancang 2 bulan sebelum acara tidak bisa digunakan. Jadi, saya harap njenengan bisa memaklumi segala keterbatasan tempat istirahat dan MCK yang saya kira sangat kurang untuk memfasilitasi peserta.

    Mengenai masalah logo yang terpajang pada banner dan lain-lain itu adalah logo komunitas-komunitas yang tergabung menjadi panitia di dalam event blognus. Bukan berarti komunitas lain tidak full support seperti yang njenengan kemukakan di postingan.

    Mungkin saya hanya berhak menjawab segini saja. Salam kenal mas. Sekali lagi terima kasih atas masukan positifnya.

    Reply Edit
  32. terimakasih atas saran dan kritik nya saya sebagai tuan rumah sudah berbuat sebaik mungkin dan saya mohon maaf bila ada yang kurang berkenan terhadap kemarin yang terjadi

    kritik dan saran adalah hal yang bisa membuat kita akan selangkah lebih maju

    salam blogger

    Reply Edit
  33. Bener-bener panjang, lebar, dan luas. Saya seperti ikut sendiri. 😉

    Reply Edit
  34. Puanjang banget, mau berhenti baca ditengah tp gaya bahasa buat aku penasaran baca selanjutnya..ya sudahlah baca semua aja…

    Reply Edit
  35. Dikotomi, politisir, atau istilah-istilah tingkat pengacara yang tertulis di atas – menurut saya hanya akan jadi pembenaran kalau terus-terusan dibalas berdasarkan sudut pandang masing-masing.

    Saya penggiat kopdar, senang ketemu orang baru. Kalau ada undangan, paling senang datang (apalagi ada makan-makannya). Mau disponsori, didukung oleh siapa, bahkan kalau diwajibkan untuk mendengar “orang jualan” di depan..gak jadi masalah. Wong niatnya buat ketemuan kan yah? Penyelenggara boleh dong bikin bargain demi kelangsungan acara 😀

    Reply Edit
  36. Bagus sih, panjang!
    Pasti sangat membantu agar Blognus bisa lebih baik lagi ke depannya.

    Rusa mendukung banget mas Unggul jadi ketua panitia Blogger Nusantara 2012, melihat banyak sekali masukan dari mas Unggul. Sangat cocok sekali menjadi agen perubahan lebih baik!

    #DukungUnggulKetuaPanitiaBN2012, Yayyy!!!

    Reply Edit
  37. Sedikit menyesal kemarin ga dateng
    tp setelah baca tulisan beberapa kawan termasuk om unggul jadi bener2 nyesel ga dateng *jedotin bos*
    saya tunggu lanjutan tulisannya om, pasti makin rame :)

    Reply Edit
  38. Tulisan ini bisa me-inspirasi bagi pelaksanaan BlogNus yg akan, datang, supaya lebih baik lagi, dan benar benar tidak ada celah dan sekat bagi “kutub utara” dan “kutub selatan” semua berbaur jadi satu…… nice post..

    Reply Edit
  39. postingan reportase yang keren banget

    Reply Edit
  40. Apa adanya, posting yang telanjang
    Begitu seksi
    Hehehehe
    Suka dengan ulasan, kritik dan masukannya
    Pasti ini membantu banget buat teman-teman formatur untuk kopdar tahun mendatang

    Reply Edit
  41. mantaf tulisannya, yang baca serasa ikutan hadir hehe..

    Reply Edit
  42. Artikel yang paling menggambarkan suasana dan kondisi selama #KopdarBN2011
    Semoga masukan yang ada di artikel ini bisa menjadi bahan pelajaran buat formatur KopdarBN2012 untuk kesiapan acaranya.

    Reply Edit
  43. wah panjang banget mas… saya ga sanggup kayaknya ngeblog panjang banget.. tapi salut buat mas unggul.. yang asik jalan-jalan ke Sumber Semburan Lumpur Porong Sidoarjo ko ga dibahas ya.. padahal bagus kan..

    Reply Edit
  44. wah…panjang ,lengkap, akurat, jujur banget………………mantap deh…wlu panjang di baca sampai tuntas…

    Reply Edit
  45. ya, semua otokritik, ke kita semua. Saya sangat senang jadi bagian blogger nusantara. Sangat senang diberbagai komunitas blogger sangat senang dapat banyak teman. Jadi itulah yang saya sampaikan agar semuanya senang semuanya bisa berteman dan saling-dukung. Bukan ingin jadi Magnet. Pun PB sejak 2010 sudah saya prediksi akan meredup dan bisa jadi akan ada ajang baru dan ajang baru.

    Dinamis inilah yang kita suka asal saling menghargai dan saling mendukung apapun ajang yang dibuat oleh komunitas lain. Selama untuk blogger dan dari blogger (kecuali ga ada blogger dibelakang itu. Mau salep mau seleb pokoknya blogger ada disana, kita dukung).

    Reply Edit
  46. sangat serius dan lengkap. terima kasih, kang Unggul. semoga untuk selanjutnya, Blogor dan WK dianggap ada.

    Reply Edit
  47. ini postingan paling panjang dan paling jujur yang pernah saya baca. :))

    Reply Edit
  48. Nice article. Berimbang perspektifnya. Salam dan tetap ngeblog

    Reply Edit
  49. pertamax !
    puanjjaanngg banget ….

    Reply Edit

Dark knight rises slots