Go International ala Agnes Monica

http://www.unggulcenter.org/2014/01/16/go-international-ala-agnes-monica/

Mungkin bagi generasi 1990an atau 2000an, Agnes Monica merupakan magnet tersendiri. Selain memang piawai menyanyi, akting maupun presenter, wanita yang ngetop lewat duet masa kecil dengan Eza Yayang dalam menyanyi dan presenter acara musik anak-anak “Tralala Trilili”, publik mengenalnya sebagai anak muda yang energik dan “hi-class”.

Namun tak luput pula, banyak lagi publik yang mencibirnya karena alasan yang sama, “go international” yang tak kunjung tiba dan arogansinya dalam berbagai kesempatan.

Ya benar, cemoohan karena ambisinya go international yang terus menerus diucapkannya tapi tak pernah terwujud. Generasi Kaskus awal tahun 2000an juga pasti mengenal lembar-per-lembar “hujatan” Agnes pada kanal artis yang kerap disebut sebagai “Agmon”.

Hmm tapi itu dulu. Salutnya, Agnes tak pernah berhenti berucap “go international” dan hingga sekarang, pencapaiannya dalam album International “Coke Bottle” mendapat apresiasi luar biasa. Lalu, “Agmon haterz” yang dulu memang mungkin tak kehabisan bahan untuk cemooh. Tapi sekali lagi, Agnes buktikan kalau dia mampu.

Saya sebagai salah seorang yang dulu juga kontra dengan artis ini pun mesti menarik pendapat itu. Setelah sekian lama, kita bisa melihat, “ini anak memang persistent”.  Wara-wiri Agnes di berbagai kanal Berita Selebriti pun tak negatif, tapi semua positif. Apalagi image “dancer” nya cocok sekali dengan pasar pop international saat ini.

Dan apa salahnya punya mimpi? Kalau kita punya step-by-step yang jelas. Semua tentu berawal dari mimpi. Saya mungkin tetap tak yakin Agnes bisa berkibar karena faktor usia dan seterusnya. Tapi saya salut dengan perencanaan, persistensi dan determinasi dia.

Berita terakhir mengenai konsernya di Jepang, kolaborasinya dengan musisi “hip-hop” Hollywood, dan album internasionalnya (akhirnya), beranjak dari kolaborasi regional dan butuh pengorbanan luar biasa dari sisi dana maupun hal lain. Apa ngga capek? Bagi Agnes, tujuannya jelas, perencanaannya matang. Fail to plan is planning to fail. Mungkin itu yang ada di benaknya. Walau demikian, determinasi seorang Agnes mungkin tak hanya sebatas itu. Walau Tuhan menentukan, pikiran dan perencanaan andil besar dalam hal ini.

Belajar Perencanaan ala Agnes lekat dengan sumberdaya yang didedikasikan untuk tujuannya. Upaya-upaya kolaborasi internasional, sedikit demi sedikit melejit dan tak puas dengan pasar lokal. Tentu butuh usaha yang sangat maksimal.

Selain itu, gadis yang lahir pada tanggal 1 Juli 1986 dan saat ini menginjak usia yang boleh dibilang masa keemasan (dan cenderung menurun beberapa tahun lagi) dalam dunia entertainment, dia merencanakan hal baru untuk masa depannya, sekaligus men-support ambisinya. Tengok saja kiprah bisnisnya bersama “Ninetology” yang merupakan produsen smartphone dimana Agnes menjadi brand ambassador sekaligus pemilik dengan saham terbesar. Insting bisnisnya juga jalan. Mantab!

agnes-monica-ninetology-720x539

Jika artis lain ramai-ramai ikutan ingar-bingar Pemilu 2014, sepertinya poster diatas bisa bikin orang terhenyak. Bukan Partai bernomor urut 9 dan bukan pula partai dengan “warna partai” merah tapi ini murni sebuah brand dari dia. Bukan politik. Keren.

Mungkin, Anggun C Sasmi jadi role-model Agnes kala kita melihat konsistensi internasional seorang penyanyi Indonesia, di umur yang sudah tak muda lagi. Paling tidak, bisa saja Agnes ngetop di usia-usia yang tak muda, tapi tentu itu bukan hal yang mesti dipermasalahkan. Karena dunia internasional, apalagi oleh artis dari negara berkembang, sebuah pencapaian yang tak mudah dan butuh waktu (sangat) lama.

Sekali lagi, kalau bicara Agnes Monica, kali ini, kita akan melihat sosok yang punya tujuan kuat, pendirian kuat dan usaha yang sama kuatnya. Tak hanya basa-basi “go international” tapi langkah-langkah perencanaan kesana. Hasilnya, biarlah Tuhan yang tentukan, dan publik yang pastikan!

 

Comments

comments

3 thoughts on “Go International ala Agnes Monica

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.