Program Desa Bebas Api Dari APRIL Indonesia Mampu Menekan Kebakaran Pada 2017

http://www.unggulcenter.org/2018/03/22/program-desa-bebas-api-dari-april-indonesia/

Program Desa Bebas Api dari APRIL Indonesia. Di beberapa tahun belakangan ini, tahun 2017 lalu, Indonesia sangat sering mengalami bencana alam. Bencana alam yang sering terjadi berupa banjir, tanah longsor, gempa bumi, badai bahkan hingga kebakaran. Kebakaran sendiri merupakan suatu bencana yang diakibatkan bisa dari alam dan juga bisa sengaja dibuat oleh manusia. Sering kita dengar sejak beberapa tahun belakangan ini berbagai berita mengenai kebakaran misalnya kebakaran hutan.

program desa bebas api

Selain itu, kebakaran hutan adalah suatu hal yang sangat merugikan banyak pihak. Hal tersebut dirasakan juga oleh APRIL Grup, yang merupakan anak dari perusahaan bapak Sukanto Tanoto. Bagi mereka, kebakaran merupakan ancaman terbesar bagi hutan tanaman mereka. Tanaman-tanaman yang mereka miliki merupakan aset utama bagi APRIL grup. Dengan terjadinya kebakaran dapat merusak hutan, mengurangi nilai dan produktivitas aset ini, dan serta menciptakan kabut asap.

Dalam hal ini, pemerintah bekerja sama dengan pihak swasta dan anggota masyarakat untuk menanggulangi kebakaran hutan. PT Riau Andalan Pulp & Paper (PT RAPP) adalah sebuah produsen pulp dan kertas asli dari di Indonesia dan sudah diekspor ke 75 Negara baik benua Asia, Eropa, dan Amerika. RAPP sendiri adalah salah satu perusahaan pulp and paper terbesar di Asia Pasifik. Selain itu juga merupakan salah satu pihak perusahaan yang aktif menggalang upaya dalam menanggulangi kebakaran hutan.

Selain itu juga RAPP merupakan unit bisnis April grup yang meluncurkan program Desa Bebas Api atau Free Fire Village. Program tersebut sudah dilaksanakan sejak tahun 2014 untuk mendukung program pemerintah dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan. UC mencatat, Direktur utama PT RAPP mengatakan bahwa program tersebut dapat menekan kebakaran hutan dan lahan karena pasalnya tiap warga diingatkan untuk tidak membuka lahan dengan membakar hutan.

Program tersebut mampu menekan terjadinya kebakaran secara signifikan yang mana diawali dengan 4 desa lalu berkembang terus hingga ke 18 desa yang menjadi peserta program tersebut. Berikut 18 desa yang mengikuti program Desa Bebas Api, yakni Kabupaten Pelalawan (Langgam, Penarikan dan Pangkalan Gondai), Siak (Dayun, Olak, Lubuk Jering), dan Kepulauan Meranti (Tanjung Padang, Tasik Putri Puyu, Mekar Delima, Dedap, Kudap, Lukit, Bumi Asri, Pelantai, Teluk Belitung, Mayang Sari, Bagan Melibur dan Mekar Sari).

Rudi Fajar selaku Direktur utama PT RAPP menambahkan bahwa dalam pencegahan kebakaran memerlukan komitmen dan kesadaran dari berbagai pihak. Semua pihak harus saling menjaga dan mengingatkan agar kebakaran hutan tak terus terulang. Di tahun 2016, program Desa Bebas Api melakukan hingga 5 kegiatan, yaitu: reward dan incentive, crew leader, agriculture assistant, haze monitoring, dan socialization. Tahun ini, RAPP kembali melakukan hal yang sama, ditambah dengan sosialisasi ke 72 sekolah. Dengan adanya program desa bebas api dari APRIL Indonesia mampu menekan kebakaran pada 2017.

Comments

comments

17 thoughts on “Program Desa Bebas Api Dari APRIL Indonesia Mampu Menekan Kebakaran Pada 2017

  1. Terakhir kali masalah kebakaran hutan paling parah 2015 kayanya ya. Tapi sekarang udah berkurang karena udah banyak yang makin peduli, kaya APRIL ini. Good job

  2. Suka ngeri kalo dnger kebakaran,aplagi kebakaran hutan , dampaknya selain didarat juga mengganggu pernafasan serta memgganggu peglihatan krna kabut. Semoga program desa bebas api nya berjlan lancar

  3. Kata Kakak ipar yang di Siak Riau, bakar2 memang sudah biasa dilakukan untuk membuka atau membersihkan lahan kosong yang mau ditanami kelapa sawit. Ngeri juga ya, secara lahan disana luas banget. Apalagi kalau sampai membakar hutan.

    Disini saja yang cuma bakar2 bekas panen padi sudah mengganggu banget apalagi kalau kebakaran hutan. :(.

    Semoga program dari APRIL bisa meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahayanya kebakaran hutan ya

  4. semoga program ini bisa doterapkan juga di daerah-daerah lain yg memang sering rawan bencana kebakaran hutan juga ya mas.. sukses selalu untuk program Desa bebas api nya.

  5. Ini perlu disosialisasikan sampai ke pelosok desa ya mas,… Kebakaran² hutan, para penduduk desa juga terkadang yang buat

  6. Tapi aku pernah nonton di natgeo kalau kebakaran hutan (yang alami sih) membantu hutan tumbuh jauh lebih luas dan lebat 😊

  7. program ini harus diterapkan disemua desa ya mas. supaya, pembakaran hutan tidak merambah kemana mana bahkan, mereka oknom yang nakal tidak akan bisa berbuat hal hal yang tidak seharusnya dilakukan.

  8. Program kayak gini memang perlu dukungan semua pihak, terutama masyarakat sendiri yang setiap harinya bergaul dengan alam. Semoga keebakaran bisa diminimalisir ya dengan adanya program ini.

  9. Bagus nih progamnya. Hutan kita kan byk, sayang banget kalo terbakar apalagi senngaja dibakar. Kalau di kampungku, ada hutan dan cukup aman. Kalau mau babat jg nanem dulu biar gak longsor

  10. Sukses untuk programnya dan semoga konsisten dijalankan, sehingga bisa menekan kejadian kebakaran hutan. Perlu kesadaran bersama masyarakat, perusahaan, dan pemerintah untuk bersama-sama menjaga hutan.

  11. Paling sedih kalau ada kebakaran hutan.
    Enggak hanya rugi pohon banyak yang hangus, hewan mungkin kalau dalam hutan bnyk yg mati, rugi jg buat manusia krn udara jd rusak.
    Moga program ini senantiasa sukses TFS

  12. Semoga program bebas apinya berjalan lancar, aamiin. Sudha capek dengar dna lihat berita tentang kebakaran hutan

  13. Programnya keren. Baru tau nih ada program begini. Semoga lancar dan terlaksana dengan baik. Bagaimanapun juga kebakaran pohon-pohon itu imbasnya bisa setanah air

  14. Bebas api, wih ide yang menarik sih selama ini nggak terpikir juga kalau sebaiknya diadakan program semacam ini, jadi nggak selalu bergantung pada pihak2 tertentu aja tapi semuanya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.