Review Film Midnight Runners : Buddy Cop Ala Korea

http://www.unggulcenter.org/2018/03/28/review-film-midnight-runners/

Review Film Midnight Runners ini adalah review pertama UC soal perfilman.  Jadi mohon dimaafkan kalau banyak salah kata dan sensi haha. Midnight Runners adalah film asal negeri ginseng yang belakangan ini menarik minat banyak pecinta film khususnya film Asia. UC sendiri, suka menonton film, namun hingga film Midnight Runner sini, ngga pernah ulas. Walau judul blog UC sendiri “pusat review”.

Nah, mendengar kabar berita chemistry luar biasa dari dua pemeran utamanya yang tentu Anda sudah kenal (atau belum, no problemo, you will like them after watching the movie). Yaitu.. Park Seo-Joon dan Kang Ha-Neul.  Yap,  katanya sih, karena kedekatan mereka dan adanya chemistry membuat mereka berdua bermain film dengan sangat-sangat bagus. Seperti memang buddy cop yang beneran ada. Mau dongg punya teman sejati macam ni?

review midnight runners

 

Ya, kurang lebih saya teringat persahabatannya Ben Affleck dan Josh Harnett sejak Pearl Harbor (2001)  yang akhirnya membuat mereka beneran temenan di dunia nyata. Atau, bagaimana tokoh-tokoh serial televisi FRIENDS (my favorite!) yang hingga di dunia nyata tetap lengket.

Oke, kembali ke review film Midnight Runners. Plot film besutan sutradara Kim Joo-Hwan yang terbilang “hijau” di dunia sinema Korea, dengan baru menghasilkan tiga film, termasuk Midnight Runners. Dua film lainnya tidak terlalu terkenal,  yaitu Koala (2013) & Goodbye My Smile (2011).

Namun di film ini, bagus banget ya. Soal plot memang standard kalau menurut saya. Ber-genre Drama Komedi, tentang dua orang kadet polisi yang bersahabat dari awalnya “ceng-cengan”.

 

Sejak awal, dua tokoh utama ini saya lumayan suka (note that i am NOT their fan) tapi kadang saya sebagai penyuka gaya rambut pendek suka gemes kalau liat aktor korea dengan rambut tipis menjuntai poni di depan muka gitu. Pengen gue bawa ke Barbershop Brotherhood dekat rumah hihi..

Nah, keliatan ganteng lah Park Seo Joon yang memerankan Ki-Joon dan Kang Ha-Neul yang memerankan Hee-Yeol. Okelah I am so gay if talk about this too much. (Kayaknya gue perlu dinetralisir dengan Nonton Seol Hyun AOA barang 3 menit dulu bray!)

Midnight Runners, sebagaimana judulnya, yang artinya Pelari tengah malam. Aslinya sik, kalau ngga salah film ini judul di Korea sono itu “Young Cop” deh. Tapi ya udahlah ya, intinya ini saya tebak sebagai cinta satu malam ala Melinda. Yuk mareee..

Ternyata, ya ngga gitu juga sih. Tapi memang diawali sebuah malam yang luar biasa. Ketika mereka yang katanya akan jadi polisi “beneran” malah dicemooh para gadis-gadis cihuy di klub malam (kasian ya, beda ama pulisi sinih yang pastinya banyak duit hasil sabetan wkwkwk) di Korea sana yang korupsinya rendah, jadi pak Polisi itu ya miskin.

Walhasil, mereka keluar klab, dan kemudian berpapasan dengan seorang wanita cantik yang lewat. Dari awalnya mau tebak-tebakan, ternyata wanita ini malah diculik. Didepan mata mereka. Mereka lari mengejar hingga ke pos polisi. Tadinya adegan lari-larian ini kupikir bakal banyak tapi ngga juga ternyata.

Serunya sih pas kemudian demi mencari petunjuk keberadaan wanita tersebut, dua kadet polisi ini main detektif-detektifan dan masuk ke tempat yang “haram”. Disini saya juga suka skenarionya, mulai dari soal “echi” ala jepun pas telinga mau dibersihkan dan Ki-Joon terpaksa menghalau polisi dengan meneriakkan kata “babi” agar dikejar dan Hee-Yeol bisa melaksanakan syahwat eh investigasinya. Awkward moment Hee-Yeol juga menarik, dan kombinasi dengan wishy-washy slebornya Ki-Joon yang juga menurutku bagus skenario ceritanya.

review midnight runners

 

Akhirnya terkuaklah sindikat kejahatan dengan menginjeksi sel telur ke wanita untuk dibiakkan. Disini gue rada puyeng. Apa lagi ini, bukannya piktor yaaa namanya itu sel telur ya ngambilnya dari bagian “anu”. Wah. Gak ada ide yang lain gitu ya. Atau biar gak terlalu biasa. Tapi kita kan mikirnya.. sakit kalik.

Namun demikian, film ini jauh loh dari kesan itu. Apalagi, kekerasannya pun tidak sevulgar yang dibayangkan. Ada-lah adegan berantem, namun ga ada tembak-tembakan dan mobil terbang kesana kemari dan meledakkan gedung seperti film polisi ala hollywood. Apalagi ala Bollywood dengan inspektur korup berkumis tebal, ndak ada, ndak ada, ndak ada itu!

Film ini tembakannya aja pake laser teaser listrik gitu hihi. Tapi adegan berantemnya yaaa. Boleh lah yaaa. Masih jauh sih sama Iko Uwais tapi soal pakaiannya sama keren gantengnya (balik lagi dah bahas kegantengan).

Oke ngomong-ngomong soal itu, pastilah para gadis disana klepek-klepek sama Park Seo-Joon yang jadi idola di serial drama “Fight for My Way” kan  yaaa.  Apalagi ada kabar berita gambar visual ketika berdua ini, si Ki-Joon dan Hee-Yeol beradegan menyelamatkan diri ketika digantung di sebuah tiang, yang menurut UC ini bikin mata gak berkedip liat bodinya.

Nah, saya gak tau nih arti tulisan dibawah ini yang ada pada credit title. Itu visual efeknya ya. Apa mungkin adegan ini dikasih visual efek biar macho hihi. Atau, pakai stuntman? Kayaknya susah juga sih kalau dua artis ganteng ini beradegan super sulit dari digantung begini dan semua muscle nya “jadi” banget wkwkwk..  review film midnight runners ini rada beda, ya? Hihi.

midnight runners

 

Oke next, soal film korea yang saya inget sejak jaman Ha Ji Won Sex is Zero dan seterusnya, ya soal becanda jorok.  Gue sampe nunggu ini hal jorok apa yang bakal dikeluarkan di film begindang. Ah ternyata ada. Ludah yang disemburkan oleh Hee Yeol ke Ki Joon! Aselik, jorok. Ya, korea banget deh.

Review film midnight runners harus ada dong kelemahannya. Misalnya, soal keluarga mereka yang diawal mengantar, itu tak terlalu dieksplor. Juga pembedaan karakter satunya Mr Action dan satunya Mr Bookworm yang selalu peduli higienisitas. Satunya kacamata satunya nggak. Cuman itu aja, namun saya liat kurang begitu dieksplor perbedaan sifat ini. Ada juga hanya soal keraguan untuk melakukan sesuatu demi menyelamatkan si wanita dan seterusnya. Tapi ya emang karena waktu terbatas, dan si wanita harus dikejar hihi..

Lalu, soal berikutnya ya soal romantika. Tadi awalnya kan Melinda Cinta Satu Malam. Tapi asyiknya, ternyata ceritanya ga tentang itu. Gak menye-menye deh. Soal komedi aksi penyelamatan seorang wanita yang ngga dikenal. Itu aja. Walau akhirnya, abis kelar end title, muncul deh tu cewek ke markas sekolah polisi dimana dua pemuda ini kena hukuman kerja sosial. Happy ending lah yaaa.. tapi bisa jadi lanjutan nih.

Terakhir, soal filosofi. Hikmah. Kalau soal hikmah, saya lebih suka film jepun yang lebih kental patriotisme, hikmah, filosofi kalau liat film-film dan drama nya. Disini ada, soal bagaimana pelajaran di sekolah belum tentu bisa diterapkan. Namun bukan berarti korup, tapi ada aturan yang menyandera penegak hukum. Nah mereka yang muda-muda ini memang salah, melanggar perintah namun dimaafkan karena masa muda masa yang penuh gejolak darah muda..  Lanjuut bang..

Ah ada yang kelupaan brur. Soundtrack. Keren juga, band asal Australia, 5 Second of Summer yang ngetop dengan hits I Want You Back dan Amnesia jadi pengisi soundtrack dengan judul ” She is so perfect” di film ini. Gak kenal band ini? Kenal 50 Second to Mars? Ahahaha.. Beda band 😀   Sebagai millenials sih pasti kenal lagu I want you back, hehe. Saya juga sukak. Pop Rock band ala jaman now, Ini nih video clip Amnesia, atau I want you back, ini video clipnya. Kalau soundtrack Midnight Run, bisa kamu dengerin disini.  Asyik kan lagu-lagu tersebut?

Baiklah, itu aja sih review film midnight runners ala UC. Overall, fim ini layak tonton banget. Apalagi akting yang bagus, komedi lucu yang bikin ngakak, juga ganjaran box office Korea, dan Park Seo Joon menjadi aktor pendatang baru terbaik! Nah butuh waktu lama untuk memutuskan nonton film ini? Kayak gue? Hahaa.. jangan dong. Coba donlod atau kasih flashdisk ke teman kamu buat ngopi ini film. Review film midnight runners nya juga ya!

Comments

comments

36 thoughts on “Review Film Midnight Runners : Buddy Cop Ala Korea

  1. Ha-ha-ha, nggak muna buat ciwi2, faktor aktor ganteng jadi salah satu pilihan menonton film. Selain cerita tentunya

  2. hahaha…mas unggul suka nonton film korea. walau cuma film action nanti lama2 merambah ke drama korea lho mas.

    reviewnya keren, tapi ga sanggup nonton film action, mending yg soft aja, kaya drakor 😂😂😂

  3. Nonton film yang menunjukkan persahabat sejati aku suka. Memang beruntung banget kalau dapat sahabat sejati. Industri perfilman korea memang jempolan banget ya..

  4. Waw… ada film action juga nih film Korea. Gimana dengan ooppa dan onni nya apakah juga semantap dramanya. Tapi pasti tetap ya ada romantika penuh ala ala gitu ya kang. hehehe

  5. Sudah lama ga nonton film, biasanya suami yang suka nonton film action di TV dan mau ga mau saya ikut ngintip. 🙂

    Tapi penasaran juga sama film ini, semoga bisa nonton pan kapan 🙂

  6. Banyak juga film korea yang bagus yahnn..
    Mas unggul penyula friendss yahh..
    Samaaaaa hahaha
    Ntar coba cari deh film ini

  7. Film atau drama biasanya aku hindari itu kalo byk adegan pukul. Yg action2 kalo gak bner2 minat ya gak mau nonton

    Tp dr review Mas Unggul, kayanya menarik juga dan gak terlalu sadis. Yak mari mulai berburu deh

  8. Kalau cewek-cewek pasti klepek-klepek ya nonton film ini, karena aktor utamanya dua cowok ganteng yang chemistry persahabatannya bikin iri. Aku mau nonton juga. Hehe. Apalagi kalau ada baper-baper romancenya juga. Jarang nonton film Korea sih sebelumnya, terakhir paling Train to Busan. Gaya becandanya Korea emang khas banget ya.

  9. Setelah membaca tulisan review film ini, aku jadi tertarik buat nonton ini film..
    Penjelasannya membuat penasaran, kesannya tuh ramai seru banyak aksi..
    Semoga aja du youtube udah ada..

  10. Ini film taun berapa mas?
    Bukannya Kang Ha-Neul lagi wamil yaaa…?

    ((ommoo~~ uri Ha-Neuriii…bogosipooo))

    Karena sudah di review dan agak-agak srem jalan ceritanya, aku memutuskan untuk nonton film yang manis-manis aja aahh…
    Hehhe…nonton The Matchmaker-nya Lee Seung Gi atau CITT movie-nya Park Hae Jin ajaaa…
    Damaiii…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.