<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>The Unggul Center</title>
	<atom:link href="http://www.unggulcenter.org/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.unggulcenter.org</link>
	<description>Where Intellectual Happens. Review Center. Educational. Insightful.</description>
	<lastBuildDate>Thu, 26 Jan 2012 02:57:20 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3</generator>
		<item>
		<title>#rantaicerita #seandainya aku @juleahardy</title>
		<link>http://www.unggulcenter.org/2012/01/26/rantaicerita-seandainya-aku-juleahardy/</link>
		<comments>http://www.unggulcenter.org/2012/01/26/rantaicerita-seandainya-aku-juleahardy/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Jan 2012 02:38:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>usagena@unggulcenter.org</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.unggulcenter.org/?p=1577</guid>
		<description><![CDATA[Akhirnya sampai juga giliran saya.. Ini adalah bagian tak terpisahkan dari sebuah rantai cerita. Digagas dengan tujuan saling mengenal sesama blogger. Ada 20 blogger yang tidak terlalu saling kenal yaitu @bejanawaktu, @aniRingo, @juleahardy, @unggulcenter, @mbitmbot, @ajengkol, @wkf2010, @CiscaDV, @harrismaul, @IndahJuli, @echaimutenan, @elafiq, @agusmoen, @ari_dexter, @thianongnong, @phenyukerooo, @nanda_thekids, @aisariani  untuk saling membuat cerita satu-sama-lain yang ditentukan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><p><a href="http://www.unggulcenter.org/wp-content/uploads/2012/01/rantaiceritaseandainya.gif"><img class="size-medium wp-image-1579 alignleft" title="rantaiceritaseandainya" src="http://www.unggulcenter.org/wp-content/uploads/2012/01/rantaiceritaseandainya-300x300.gif" alt="" width="300" height="300" /></a>Akhirnya sampai juga giliran saya..</p>
<p>Ini adalah bagian tak terpisahkan dari sebuah rantai cerita. Digagas dengan tujuan saling mengenal sesama blogger. Ada 20 blogger yang tidak terlalu saling kenal yaitu @bejanawaktu, @aniRingo, @juleahardy, @unggulcenter, @mbitmbot, @ajengkol, @wkf2010, @CiscaDV, @harrismaul, @IndahJuli, @echaimutenan, @elafiq, @agusmoen, @ari_dexter, @thianongnong, @phenyukerooo, @nanda_thekids, @aisariani  untuk saling membuat cerita satu-sama-lain yang ditentukan oleh penulis terakhir. Info lengkap tulisan yang sudah dibuat bisa dicek <a href="http://wongkamfung.boogoor.com/seandainya-2.html">disini</a>.</p>
<p>Seperti diatas, saat ini giliran saya untuk pura-pura menjadi @juleahardy. Dari namanya, ini seorang wanita. tulen, karena sudah menuntaskan tugas beratnya dengan bahagia, menjadi ibu dan menjadi istri. Serta mampu menjaga kepercayaan dengan beragam aktivitas diluar pekerjaan domestik <img src='http://www.unggulcenter.org/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>&nbsp;</p>
<p>*******</p>
<p>Pukul 21.30 WIB. Rumah.</p>
<p>Duh.. capeknya.. baru sampai rumah jam segini. Tapi beginilah kehidupan. Abis ngantor, langsung rapat untuk kegiatan blogger. Jadi, aku mau itung2 dulu ah, hari ini sudah ngapain aja ya. Aku harus siap-siap untuk membantu teman-teman di kegiatan ulangtahun <a href="http://dblogger.blogdetik.com/">dblogger</a> alias komunitas blogger blogdetik yang ke-3. Kali ini kita akan ke Panti Asuhan untuk berbagi keceriaan. Hmm.. it&#8217;s gonna be fun!</p>
<p>Anakku sudah tidur, suamiku malam ini sedang keluar kota, jadi tugasku agak ringan malam ini. Walau dalam pikiran masih memikirkan acara yang siap-siap ditanggal 29 Januari nanti.</p>
<p>Entah kenapa, aku senang sekali berbagi dan berkegiatan. Sementara banyak orang tidak mau menjadi seksi repot dan seksi sibuk, aku dengan badan langsingku seakan punya energi super besar untuk itu semua.</p>
<p>Aku tak menyesal dan tak lalai dalam keluarga. Ya, buah hati dan suamiku tentu yang pertama dalam hidup ini. Namun selalu ada kegiatan yang aku ingin agar nanti kelak, anakku pun akan merasakan kesenangan yang sama. Untuk aktif, berbagi, mendapatkan banyak teman diaktivitas sehari-hari ku.</p>
<p>Oke, ceklist sudah selesai nih kayaknya. Semua perlengkapan siap, undangan-undangan sudah kusebar, terutama via email dan twitter. Sahabat-sahabatku di blogdetik pun banyak yg berbasis komunitas, so, kerjaku agak santai juga. Aku bisa bantu-bantu di tempat lain niyy..</p>
<p>Oh ya, lupa hari ini ada undangan mampir di inbox ku. Lumayan, ada gathering blogger nih di Senayan. Asyik, selain dapat pengetahuan, dapat teman, bisa hang-out sama sahabat-sahabat blogger plus.. ada lomba nya gitu loh hihi..</p>
<p>Suamikuu.. anakku.. bantu doa emakmu ini utk menang lomba ini heheheh..</p>
<p>Hmm.. kalau dipikir2 tentang lomba, aku pengen ngadain lomba lagi kayaknya. Dulu giveaway Pulpen grafir kubagikan ke teman-teman sahabat blogger yang berbagi nuansa meja kerjanya. Simpel tapi asik sekali ya melihat meja kerja teman-teman blogger. Waktu itu kuputuskan, meja kerja yang menang ini memang unik, gila bahkan hehehe.. pasti orangnya &#8220;unyu&#8221; nih yang punya. Wkwkwwk.. ya boleh lah kuberikan Pulpen mahal ini untuk pemenang <a href="http://www.unggulcenter.org/2010/12/09/antara-dua-meja-kerja/">ini</a>.</p>
<p>Apalagi ya yang harus kulakukan.. semua ceklis sudah, tinggal deg-degannya nih.. hmm.. agenda traveling sudah fixed, si ayah sudah dikasih tau, dan walau mau diem-diem, kok rasanya ga enak kalau pulang nggak bawa oleh-oleh ya. Pasti teman-teman blogger pada minta. Bolehlah aku bawain sedikit yang penting semua senang. Aku juga kok ya senang bagi-bagi kebahagiaan..</p>
<p>Aha, aku tau! Aku mau tulis puisi ah.. mumpung sedang mood. Sejak novelku terbit dan buku puisiku terbit, belum dapat lagi nih mood kayak sekarang.</p>
<p>Asik asik.. malam ini selain anakku udah tidur, aku menunggu suamiku pulang dengan beragam cerita dikantor. Aku senang mendengarkan curhatnya, ya, karena aku istri yang asik untuk dicurhatin hihi.. wiittss soalnya aku selalu comes up with solution. Dan tips nih, buat ibu-ibu dirumah, jadilah pendengar yang baik untuk suami. Sebab dia pasti akan merindukanmu untuk ngobrol dan cerita. Walau tak berujung solusi, paling tidak, ketika tidur, dia pulas heheehe..</p>
<p>Lalu, tentang apa ya puisiku.. ah pokoknya kutulis saja dulu. Hmm ditambah lagu &#8220;One Last Breath&#8221; nya Creed kayaknya cucok!  Aku suka sekali lagu ini. Bahkan, ringtone handphone ku pun masih pakai lagu ini.  My Sacrifice juga oke banget. Lagu One Last Breath yang terkenal dengan melody gitar dan lirik satirnya ini selalu membuat perasaanku melambung, dan melejitkan potensi #halaah&#8230; lagu ini juga menegakkan eksistensiku, generasi 90-an hingga 2000-an. Hmm, musik pada masa itu sungguh indah hihi..</p>
<p>Ah ada update apa ditwitter nih&#8230; Smartphone ini memang canggih. Menemani hari-hari ku dan membuat gak bosan. Update status dulu ah, sekaligus invite teman2 lain utk datang di <a href="http://dblogger.blogdetik.com/category/event/">ultah</a> dblogger di Panti Asuhan. Kali2 aja bermanfaat. Aku mau liat juga status #galau nya teman2 hehehe.. mayan biasanya bikin senyam-senyum sendiri xixixi..</p>
<p>Pukul 22.30 WIB. Meja kamar.</p>
<p>sret sret sret.. jemari lentikku menulis puisi di aplikasi pengolah kata di laptop. Laptop yg menemaniku dalam berinternet, membuat puisi dan apa saja. Juga update <a href="http://gerhanacoklat.wordpress.com/">blogku</a> yang full of love hehe..  Eitt tapi ingat biar ada laptop, ipad dan smartphone, they&#8217;re just tools. Gak bisa gantiin suami dan anak. Camkan itu Kisanak! (niru gaya Kang MT hihi&#8230;)</p>
<p>Yup inilah caraku menikmati hidupku. Always smiling, always giving.. dan easy going.. and love writing (sengaja disamain ujungnya hehe) semoga teman-temanku tak merasakan kekurangan dari ku amin.. aku tak ingin menjadi orang yang nyebelin, aku ingin banyak teman dan banyak kegiatan.</p>
<p>Sip deh.. mudah2an nanti pas ultah detik blogger semua ramai datang dan sekali lagi, aku tertawa lepas bersama teman-teman, berbagi, bergembira dan berkontribusi.. kali ini, bersama dengan anak-anak panti asuhan. Yes!</p>
<p>Pukul 23.00 WIB</p>
<p>Hmm.. jam sudah menunjukkan pukul 23.00 malam.. aku sudah mulai mengantuk. SMS yang masuk barusan ternyata dari si Ayah. Besok pulang bawa oleh-oleh, Asyik asyik .. caiyoo Ayah!</p>
<p>Sekali lagi ceklist sudah oke, dan satu album Weathered dari Creed sudah mengalun habis. Aku besok pagi-pagi kudu bangun cepat dan kerja #doh, because I am a pharmacyst, selain sebagai ibu dan istri &#8212; pekerjaan utamaku hehe.. Met tidur..</p>
<p>Ups segelas kopi susu cokelat yg tadi kusiapkan ternyata sudah dingin. Kelupaan. Yo wes gak masalah tak sruput habis dulu deh.. sekaligus, kayaknya 15 menit twitteran dulu sebelum mata berat.. gak perlu itung domba, itung aja jumlah twit hihi.. met tidur dunia..!</p>
<p>*******</p>
<p>Nah, selanjutnya, silakan <em></em>yang akan bercerita dalam #RantaiCerita adalah #Seandainya <strong>@nanda_thekids </strong>menjadi <strong>@harrismaul</strong> . Selamat menulis.</p>
<p></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.unggulcenter.org/2012/01/26/rantaicerita-seandainya-aku-juleahardy/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kotamadya Depok Sudah Tak Ada!</title>
		<link>http://www.unggulcenter.org/2012/01/25/kotamadya-depok-sudah-tak-ada/</link>
		<comments>http://www.unggulcenter.org/2012/01/25/kotamadya-depok-sudah-tak-ada/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Jan 2012 04:08:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>usagena@unggulcenter.org</dc:creator>
				<category><![CDATA[Governance & Development Review]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[kotamadya]]></category>
		<category><![CDATA[provinsi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.unggulcenter.org/?p=1572</guid>
		<description><![CDATA[Kotamadya Depok sudah tak ada. Loh? Ya benar. Sejak 1999 malah. Padahal tahun 1999 itu lah Depok baru lepas dari sekedar Kota administratif (Kotif) dan mengikut ke Bogor (Kabupaten) menjadi &#8220;independen&#8221;. Lalu, apa maksudnya tak ada lagi? Ya, tak ada kotamadya. Kota Madya itu tidak ada dan tidak dikenal lagi sejak era otonomi daerah. Bahkan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><p>Kotamadya Depok sudah tak ada. Loh? Ya benar. Sejak 1999 malah. Padahal tahun 1999 itu lah Depok baru lepas dari sekedar Kota administratif (Kotif) dan mengikut ke Bogor (Kabupaten) menjadi &#8220;independen&#8221;.</p>
<p>Lalu, apa maksudnya tak ada lagi? Ya, tak ada kotamadya. Kota Madya itu tidak ada dan tidak dikenal lagi sejak era otonomi daerah. Bahkan di UUD 1945 pun dijelaskan pada pasal 18 hasil amendemen kalau yang dikenal adalah  : Provinsi dan Kabupaten/Kota. Dulu, pada UU No 22 Tahun 1999 tak disebut secara jelas Hierarki antara Provinsi (dikepalai Gubernur) dan Kabupaten/Kota (dikepalai Bupati atau Wali Kota) sehingga antara pemerintahan ini suka &#8216;cek-cok&#8217; nah sekarang di UU No 32 Tahun 2004 sudah berubah. Cerita panjang tentang ini bisa didiskusikan di artikel saya <a href="http://www.unggulcenter.org/2010/05/10/uu-no-32-tahun-2004-tentang-pemerintahan-daerah-catatan-implikasi-positif-dan-problematika/"> disini</a>.</p>
<p>Ada hirarki yang jelas artinya provinsi adalah lebih tinggi wewenangnya. Dulu disebut Daerah Tingkat I. Dan Kabupaten/Kota lebih rendah dalam artian hanya mengurus kab/kotanya dan tak bertentangan dengan provinsi. Dulu istilahnya Kabupaten/Kota Daerah Tingkat II (Dati II) tapi istilah ini juga tak ada lagi.</p>
<p>Oke, ga usah terlalu mengernyitkan dahi. Intinya,  Tidak ada lagi Kotamadya adanya Kota saja. Pembagian kota seperti apa? Di UU disebutkan : Kota besar, kota kecil, kota sedang dan itu berdasarkan jumlah penduduk saja. Disini timbul istilah metropolitan, megapolitan dst tapi itu bahasa &#8220;slank&#8221; saja.</p>
<p>Sejak 2001 ( standardnya, 2 tahun sosialisasi UU) maka semua berubah. Saya heran kalau ada pegawai pemkot menyebut kotamadya. Padahal di badge di lengannya saja, sudah berubah. Bukan KODYA DEPOK tapi KOTA DEPOK. Dari emblem nya aja udah kelihatan kan? Hehehehe..</p>
<p>Pemkot, Pemkab, Pemprov. Tau semua kan kepanjangannya? Dulu disebut &#8220;Pemda&#8221; nah sekarang seperti itu. Pemda masih sering disebut sebagai kebiasaan saja. Harusnya kalau Pemda, pemda kab, pemda kot atau pemda prov hehehe..</p>
<p>Ada yang aneh lagi sebenarnya. Saya pernah ketemu ibu-ibu menulis : Kotamadya Depok, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Hehehe. Si Ibu sepertinya berpikiran kalau Depok itu bagian dari Bogor dan bagian dari Jawa Barat. Padahal, Kabupaten atau Kota itu sejajar. Tidak hirarkis.</p>
<p>Ada ambigu, yang coba saya jelaskan singkat. Misal : Kabupaten Bogor, Kota Bogor. Apalagi itu? Kota Bogor BUKAN ibukota dari Kabupaten Bogor. Ini sering yang salah kaprah. Kabupaten punya pusat pemerintahannya sendiri (bukan Kota sebenarnya). Kota, ya Kota saja. Kabupaten Bogor, ibukotanya (pusat pemerintahan kabupaten, bukan ibukota sebenarnya) Cibinong.  Kota Bogor, ya kota bogor.</p>
<p>Ini juga banyak terjadi, misal Kabupaten Bandung, Kota Bandung. Beda. Kabupaten Sidoarjo, Kota Sidoarjo. Beda. Masing-masing punya kepala pemerintahan. Ada Wali Kota, ada Bupati. Sejajar dan tak menggantikan serta punya WILAYAH sendiri. Lazimnya, Kota itu otonom dan berada di lingkar tertentu (diapit atau dilingkari wilayah kabupaten).</p>
<p>Jadi, saya mau bilang, jangan bilang Kotamadya lagi. Kalau demikian, Anda masih hidup sebelum masa reformasi hehe.. kalau Anda pegawai pemerintahan kabupaten atau kota, wah malu-maluin sama emblem hehe.. *silakan cek pakaian dinas Anda apakah ada tulisan Kotamadya? kalau masih, itu baju jadoel hehe..</p>
<p>#Sebenarnya ini kegalauan hati seorang alumnus Ilmu Administrasi Negara yang kesehariannya membahas otonomi daerah hehe..Sebab saya suka #galau kalau banyak orang bahkan orang Pemerintah sendiri yang tidak tau perihal ini#</p>
<p></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.unggulcenter.org/2012/01/25/kotamadya-depok-sudah-tak-ada/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Perbedaan Jeruk Ponkam dan Jeruk Lukan/Lokam</title>
		<link>http://www.unggulcenter.org/2012/01/15/perbedaan-jeruk-ponkam-dan-jeruk-lukan-lokam/</link>
		<comments>http://www.unggulcenter.org/2012/01/15/perbedaan-jeruk-ponkam-dan-jeruk-lukan-lokam/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 Jan 2012 01:01:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>usagena@unggulcenter.org</dc:creator>
				<category><![CDATA[Product Review]]></category>
		<category><![CDATA[cina]]></category>
		<category><![CDATA[impor]]></category>
		<category><![CDATA[jeruk]]></category>
		<category><![CDATA[lokam]]></category>
		<category><![CDATA[lukan]]></category>
		<category><![CDATA[ponkam]]></category>
		<category><![CDATA[ponkan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.unggulcenter.org/?p=1564</guid>
		<description><![CDATA[Haiyaaa!!  Gong Xi Fat Choi!!! Masih bersama pusat review kehidupan, UC hehehe.. kali ini UC mau review dua jenis jeruk impor asal negeri tiongkok yang membanjiri produk jeruk dalam negeri. Apalagi saat ini nih, sedang mau Imlek, makin ramai aja tiap mall dan hypermarket memajang jeruk2 ini. Ya, jeruk kuning yang disupermarket selalu jadi rebutan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><p>Haiyaaa!!  Gong Xi Fat Choi!!!</p>
<p>Masih bersama pusat review kehidupan, UC hehehe.. kali ini UC mau review dua jenis jeruk impor asal negeri tiongkok yang membanjiri produk jeruk dalam negeri. Apalagi saat ini nih, sedang mau Imlek, makin ramai aja tiap mall dan hypermarket memajang jeruk2 ini.</p>
<p>Ya, jeruk kuning yang disupermarket selalu jadi rebutan ini memang gila-gilaan impornya.<em> Eittss</em> tapi UC gak akan bahas jeruk impor vs jeruk lokal ya. UC mau bahas bedanya dua jenis jeruk impor cina ini itupun tak batasin 2 jenis aja yaitu ponkam dan lokam yang berukuran M (medium). Ada banyak tipe lain soalnya, misal yang kecil-kecil alias Shantang pun ada berbagai jenis dan tingkat kemanisan berbeda. Ada yg warna agak oranye, ada dominasi kuning dengan daun, ada yang agak &#8220;besar&#8221; tapi masih kategori jeruk &#8220;mini&#8221;. Dan seterusnya.</p>
<p>Oke kita mulai dari nama. Ada ponkam/ponkan dan lokam/lokan/lukan. Dua-duanya asal negeri tirai bambu. Dua-duanya dikemas dengan kotak merah bergambar naga <img src='http://www.unggulcenter.org/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />   dan dua-duanya punya bentuk dan ukuran yang relatif sama. Bedanya? Kalau Ponkam biasanya jeruk tersebut dikemas satu-satu dengan plastik bening bertuliskan &#8220;ponkam&#8221;. Sedangkan yang tipe Lokan/Lukan plastiknya warna merah pudar dan lebih halus/soft.  See the difference kan?</p>
<p>Harga? Hmm. sebenarnya sama.Tapi di beberapa hypermarket, ada harga awal Ponkam lebih mahal sebelum diskon. Akan tetapi, setelah diskon, semua harga sama. Saya kurang tau skema hypermarket seperti apa. Tapi setelah diskon, label menjadi &#8211;biasanya Rp 655 per-100 gr alias Rp 65500 per kilo. Beli satu kotak (10 kilogram) lebih murah. Rp 59xxxx alias tak sampai genap Rp 60.000 per-box.  Di pasar-pasar tradisional, stasiun KA dan terminal. Harga 1 pcs jeruk di banderol Rp 1000 sudah cukup menyenangkan pedagang. Bagi saya yg suka beli satu-an, duit Rp 1000 per jeruk yg dibeli juga masuk akal. Mengingat capeknya penjual dan nilai kandungan gizi dari 1 jeruk itu, wah seribu rupiah mah murah. Di toko buah mungkin tak telalu jauh beda. Jika Anda mendapati harga, setelah diitung2 ya jadinya per-buah lebih dari seribu rupiah. Nah, itu kemahalan.</p>
<p>Lalu mengapa ada perbedaan nih jeruk? Dari asalnya. Saya lupa nyatet tapi daerah asal si jeruk sepertinya berbeda. Misalnya di Indonesia, itu jeruk medan sama jeruk pontianak kali ya. Walaupun ngimpornya sama aja. Jatuhnya harga sama aja.</p>
<p>Bagaimana memilih jeruk yang baik? ya yang manis lah. #TepokJidat. Oke oke, lalu milih yang manis? ya diciciplah. #TepokJidatOrangYangNanya  Baiklah.. lihat kondisi jeruk. Pori-pori yang agak besar dan warna yang lebih oranye jadi pilihan. Jangan lupa agak tekan untuk melihat kondisi apakah sudah ada bonyok (mungkin tergencet, sudah lama dan seterusnya). Yang kulitnya tebal juga jadi pilihan. Nah setelah itu masukkan ke kantong, timbang, bayar. Hehehe..</p>
<div id="attachment_1565" class="wp-caption aligncenter" style="width: 269px"><a href="http://www.unggulcenter.org/wp-content/uploads/2012/01/ponkam.jpg"><img class=" wp-image-1565" title="ponkam" src="http://www.unggulcenter.org/wp-content/uploads/2012/01/ponkam.jpg" alt="" width="259" height="194" /></a><p class="wp-caption-text">Ini jeruk Ponkam yg beredar di Indonesia</p></div>
<div id="attachment_1566" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://www.unggulcenter.org/wp-content/uploads/2012/01/Lukan.jpg"><img class="size-medium wp-image-1566" title="Lukan" src="http://www.unggulcenter.org/wp-content/uploads/2012/01/Lukan-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">Ini Jeruk Lukan. Beda pengemasan satuan jeruknya</p></div>
<p>Tapi mau ponkam atau lokam? Kalau menurut pengalaman UC yang sudah mencoba 1 box besar Ponkam dan 1 box besar Lokam, cara selain mencicip dan memasukkan satu persatu, jeruk<strong> SUPER</strong> lebih manis dari <strong>ORIGINAL </strong>(atau tidak ditulis). Alamak, apalagi tuh? Ya kalau beli kotak-kotakan, lihat merknya dikotak, disebut Super atau Original. Kalau cuma ditulisnya Lukan atau Ponkam saja, itu original.</p>
<p>Selain itu, menurut UC, Lukan/Lokam lebih punya peluang semua isi kotaknya manis dibanding Ponkam. Masih ingat dengan ciri-ciri Lukan? Ya, yang pembungkus butir2 jeruknya dengan plastik lembut merah pudar/transparan ya, bukan yang plastik kaku bermerk Ponkam.  Kalau yang Ponkam, setelah dibuka, beberapa agak asam, dan memang Ponkam menurut pengalaman ada beberapa asam dan memang karakter Ponkam seperti itu. Manis Asem. Bagi yang suka &#8220;sensasi&#8221; rasa asem, silakan. Sedangkan yang Lukan, ada juga sih yang masam tapi gak sebanyak si Ponkam. Sebagai catatan, ini kalau beli satu dus ya. Artinya memang probabilita yang manis-asam sama yang manis-thok ada. Dua-duanya saya temukan beberapa asam kok. Intinya beda-beda tipis sih heheeh.. tapi saya lebih suka yg Lukan sebab lebih sedikit yg asam (ini kebetulan dari 1 dus yang saya beli yaaa..).</p>
<p>Oya sebenarnya gak saklek juga dua jenis tersebut perbedaan pengemasan plastiknya. Ini yang saya ketahui aja ya di Indonesia <img src='http://www.unggulcenter.org/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />   Misalnya ada juga yang kemasan plastiknya agak lain dan warna jeruknya lebih ke kekuning-kuningan dan itu diklaim lukan juga.  Seperti contoh dibawah ini :</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 378px"><img class="  " title="Lukan Ponkam" src="http://img.diytrade.com/cdimg/951923/9508355/0/1245898919/Lukan_Ponkan.jpg" alt="" width="368" height="277" /><p class="wp-caption-text">Ini ekspor juga, tapi bukan ke Indonesia <img src='http://www.unggulcenter.org/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p></div>
<p>Oke, itu saja review UC.  Silakan berbelanja jeruk mandarin! Maaf kalau ada yang salah, review ini murni dari pengalaman penulis hehe..</p>
<p></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.unggulcenter.org/2012/01/15/perbedaan-jeruk-ponkam-dan-jeruk-lukan-lokam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Balada Odong-odong</title>
		<link>http://www.unggulcenter.org/2012/01/11/balada-odong-odong/</link>
		<comments>http://www.unggulcenter.org/2012/01/11/balada-odong-odong/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 Jan 2012 07:54:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>usagena@unggulcenter.org</dc:creator>
				<category><![CDATA[Life Review]]></category>
		<category><![CDATA[motor]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.unggulcenter.org/?p=1560</guid>
		<description><![CDATA[Saya sering tersenyum melihat status teman saya, kang @mataharitimoer di twitter. Apalagi kalau sudah nulis tentang si Tunggir, tunggangannya alias motor bebek yang setia menemani beliau kemana saja. Isinya lucu, tapi sebagian besar tentang betapa tua si tunggir. Saya sering balas, dengan sebutan motor saya, si Odong-odong. Ada sejarahnya loh. Kebetulan, saya tinggal di Tanah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><p>Saya sering tersenyum melihat status teman saya, kang @mataharitimoer di twitter. Apalagi kalau sudah nulis tentang si Tunggir, tunggangannya alias motor bebek yang setia menemani beliau kemana saja. Isinya lucu, tapi sebagian besar tentang betapa tua si tunggir. Saya sering balas, dengan sebutan motor saya, si Odong-odong.</p>
<p>Ada sejarahnya loh. Kebetulan, saya tinggal di Tanah Baru, Cimahpar. Perbatasan antara Bogor kota dan Bogor kabupaten. Dulu, karena perbatasan dan hanya ada kebon singkong dan jalanan rusak belasan tahun, tempat saya ini transportasi utamanya adalah sebuah mobil oplet butut bernama &#8220;odong-odong&#8221;.  Oplet ini ada dua jenis, ada yang masuk dari samping ada juga yang masuk dari belakang seperti bemo.</p>
<p>Bunyinya berisik, rata-rata dominasi bunyi kaleng dan kaca yang beradu. Mungkin ada beberapa bagian yang lepas. Setiap kali naik, saya was-was jangan-jangan ditengah jalan ni odong-odong tiba-tiba buyar, lepas semua engselnya. hehehe..</p>
<p>Nah itu dulu. Sejak adanya jalan tol, pembangunan gencar. Jalan rapi, beraspal dan banyak perumahan dibangun. Sebuah kampus megah pun juga dibangun. Kebun Singkong tersingkir dan aroma singkong dijemur yang &#8220;khas&#8221; itu pun berangsur hilang. Ah, sepertinya cerita ini harus ada post tersendiri hehehe..</p>
<p>Bunyi yang sama dengan motor saya. Umurnya belum sepuluh tahun. Tak setua si Tunggir mungkin hihi..</p>
<p>Apa sebab, karena spatbor depan patah. Lampu headlampe patah penguncinya. Sayap motor depan patah juga tempat bautnya. Belum lagi bagian belakang motor, patah juga lampu dan pengaitnya, memaksa saya membalut lampu belakang dengan selotip. Akibatnya, semua &#8220;bergoyang&#8221;. Goyang dombret yang berisik. Persis odong-odong.</p>
<p>Bodi motor ini juga tak kalah jelek. Lecet disana sini sebab jatuh kanan kiri sudah sering. Standard motor pun sudah bengkok menyebabkan ia tak mampu berdiri sempurna. Baik posisi standard dua mapun standard satu. Ini lah mengapa ia sering jatuh tak sengaja.</p>
<p>Terakhir kali, plat motor malah jatuh entah kemana. Si Odong-odong ngga ngasih tau. Karena berisik, maka plat nomor motor didepan jatuh pun saya tak tahu. Kadang saya pakai earphone juga dimotor biar tak terganggu. Akhirnya plat belakang saya pindahkan kedepan. Jadi yang belakang bodong, tanpa plat.</p>
<p>Odong-odong juga langganan pecah ban. Mungkin karena pengemudinya berat. Walau punya reputasi bagus sebagai motor sejuta umat dari sebuah produsen motor kelas satu di jepang, odong-odong kok ya hobi banget pecah ban. Sekarang saya kudu beli ban dalam cadangan ditaroh dibawah jok, agar tak &#8220;sakit hati&#8221; ditembak ganti ban dalam Rp 45rb setiap kali insiden.</p>
<p>Anehnya, biasanya memang pecah ban kalau saya selesai makan enak di warung makan hehe.. abis itu dorong deh, apalagi sekarang musim hujan, wah berat men.. sedih rasanya. Umur hampir kepala tiga, masih berjibaku dengan hal-hal kayak gini. Tapi sudahlah inilah kehidupan, saya yakin akan dibalas dengan buah yang manis didepan. Hey, kalau dari muda saya kaya raya, apa yang mau saya ceritakan sama anak-cucu saya, tentang perjuangan saya? Hehehe.. #KetawaMaksa</p>
<p>Begitulah balada si Odong-odong. Faktor jarak Bogor-Depok yang kurang lebih 1 jam ditempuh mungkin juga alasan dari kondisi dia. Rantai lepas dan putus sering terjadi juga. Faktor kedua setelah Pecah ban.</p>
<p>Walau demikian, ia berjasa sekali. Plat F berjalan-jalan hingga Jakarta utara, Barat, Timur, bekasi, ciputat hehe.. walau belakangan ini aktivitas itu terhenti karena aku sendiri pasca masuk Rumah Sakit tak bisa terlalu lelah dalam berkendara. Kaki suka kram sakit dan tepar esok harinya. Jadi, sampai kapan odong-odong menemani? Hmm.. saya dulu mimpi beli motor Kawasaki 150 cc tipe trail. Suka dengan KLX dan DTracker. Pengen banget  #GakSadarBodi Tapi kayaknya memang nasib saya ditemani si Odong-odong untuk motor. Semoga jadi cerita indah sebagai perjuangan untuk anak cucu nanti. Apalagi kalau saya sudah kaya raya. betul nggak ?</p>
<p>ps : untuk kebaikan bersama, gambar si Odong-odong tidak saya tampilkan, Malu-maluin hihi..</p>
<p></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.unggulcenter.org/2012/01/11/balada-odong-odong/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Roadshow IT, Digital Native, dan Kemajuan SDM Bangsa</title>
		<link>http://www.unggulcenter.org/2012/01/02/roadshow-it-digital-native-dan-kemajuan-sdm-bangsa/</link>
		<comments>http://www.unggulcenter.org/2012/01/02/roadshow-it-digital-native-dan-kemajuan-sdm-bangsa/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Jan 2012 09:18:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>usagena@unggulcenter.org</dc:creator>
				<category><![CDATA[Governance & Development Review]]></category>
		<category><![CDATA[ICT Review]]></category>
		<category><![CDATA[Bangsa]]></category>
		<category><![CDATA[Digital Native]]></category>
		<category><![CDATA[internet]]></category>
		<category><![CDATA[IT]]></category>
		<category><![CDATA[Roadshow]]></category>
		<category><![CDATA[SDA]]></category>
		<category><![CDATA[SDM]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.unggulcenter.org/?p=1553</guid>
		<description><![CDATA[Generasi Digital Native, alias para anak-anak negeri dan berumur 0 tahun hingga 20 tahun saat ini adalah generasi yang lahir di era digital. Sebuah masa yang menjadikan dirinya konsumen atas barang-barang teknologi milik bangsa lain yang berpacu mencari konsumen. Kelalaian dalam mengenalkan teknologi sebagai sebuah solusi dari kehidupan, membuat anak-anak ini terbuai dan menjadi konsumen. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><p>Generasi <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Digital_native"><em>Digital Native</em></a>, alias para anak-anak negeri dan berumur 0 tahun hingga 20 tahun saat ini adalah generasi yang lahir di era digital. Sebuah masa yang menjadikan dirinya konsumen atas barang-barang teknologi milik bangsa lain yang berpacu mencari konsumen. Kelalaian dalam mengenalkan teknologi sebagai sebuah solusi dari kehidupan, membuat anak-anak ini terbuai dan menjadi konsumen. Belum lagi berbagai kejahatan yang mengintai, dekadensi moral yang melanda dan perilaku berinternet (memahami teknologi) yang mengkhawatirkan.</p>
<p>Apa Sebab, karena melalui pemanfaatan teknologi yang baik dan benar, maka bangsa ini bisa bersaing dan menjadi pemenang. Sebab inti dari persaingan adalah SDM yang kreatif dan inovatif. Di masa ini dan kedepan, dunia teknologi menjadi medan perangnya. Generasi adik-adik kita yang terbuai oleh sekedar menggunakan teknologi, pada akhirnya menjadi pasar permanen dari pembuat teknologi. Konsumerisme, membeli gadget, koneksi internet, online, menjadi masalah pertama.</p>
<p>Berperilaku di online, menjadi masalah Kedua, sebab banyak sekali kegiatan internet yang tidak aman dan “sehat” yang seharusnya dapat menjadi pilar kebangkitan, bukan malah terpuruk dan cuma “bangga” dengan rekor terbanyak pemakai facebook atau twitter saja. Konsumen. Ketiga, SDM ini hanya bisa memakai, menggunakan. Bagaimana dengan melakukan invensi terhadap teknologi? Misalnya produk dalam negeri? Ini peer besar dan ditanggung oleh anak-anak <em>digital native</em> ini.</p>
<p>Keempat, adanya gap antara yang memiliki akses ke teknologi dan yang tak memiliki akses alias kalangan menengah bawah yang miskin dan hanya menjadi bulan-bulanan teknologi dengan tak mengerti berinternet dan berperilaku online, serta menjadi sapi-perah teknologi melalui game online, warnet dan sejenisnya yang menguras kantong orangtua mereka. Atau, lebih parah, tertinggal sedemikian jauh dengan teknologi sehingga SDM yang potensial ini tetap menjadi pekerja blue collar, tak dapat meningkatkan taraf hidup karena terhempas kepada tak adanya kompetensi.</p>
<p>Untuk itulah, diperlukan usaha-usaha yang praksis, langsung melakukan “roadshow”, berusaha untuk memperkenalkan secara langsung kepada generasi muda, khususnya siswa sekolah mulai SMP dan SMA mengenai perilaku berinternet yang sehat dan aman, serta mengenalkan teknologi informasi ke mereka.</p>
<p>Roadshow pengenalan TI, internet sehat, pengenalan software “halal” dan sejenisnya harus selalu kita lakukan dari waktu ke waktu, khususnya ke sekolah-sekolah yang belum mendapat akses internet dan TI yang memadai. Juga pelatihan IT ke guru-guru TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) di sekolah yang menjadi ujung tombak pemanfaatan teknologi di sekolah untuk siswa.</p>
<p>Mulai dari Sekolah Kejuruan, Sekolah Umum, Madrasah hingga Pesantren di jabodetabek harus diberikan berbagai informasi mengenai internet, teknologi dan sejenisnya, dengan harapan, setiap siswa sekolah dapat menjadikan teknologi sebagai solusi positif dalam masa depan mereka. Memanfaatkan dengan maksimal internet sebagai media pembelajaran, menggunakan sistem operasi yang legal dan mencegah pembajakan software yang kadang kala tak disadari. Pembajakan ini sama saja bibit korupsi dan mencegah pembajakan sejak dini sama dengan mencegah perilaku korup sejak awal.</p>
<p>Empat masalah diatas bukan pasti akan berakhir dengan usaha ini, tapi paling tidak, bisa membendung pengaruh negatif “teknologi” disatu sisi, dan membuat banyak SDM negeri ini kompeten di sisi lainnya. Karena niscaya, SDM (Sumber Daya Manusia) adalah kunci dari keberhasilan suatu bangsa. Bukan SDA (Sumber Daya Alam). Faktanya sudah banyak!</p>
<p>Tahun 2012, saya rasa tak hanya sekolah, tapi organisasi lain di masyarakat harus lebih banyak disosialisasikan mengenai IT agar lebih banyak yang “Melek IT dan Sadar IT” sehingga empat masalah yang saya sebut diatas bisa diatasi. Sehingga bangsa ini, mimpi saya, tak lagi hanya menjadi konsumen tapi juga produsen TIK, serta menjadi pemimpin ASIA sebab kepemimpinan masa depan adalah kepemimpinan yang ditunjang oleh kemampuan teknologi yang mutakhir, dan perekonomian masa depan adalah perekonomian yang ditopang oleh perekonomian digital (ekonomi kreatif).<em> Amin!</em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.unggulcenter.org/2012/01/02/roadshow-it-digital-native-dan-kemajuan-sdm-bangsa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Motorku Mirip Karyawan Gramedia Bogor</title>
		<link>http://www.unggulcenter.org/2011/12/30/motoku-mirip-karyawan-gramedia-bogor/</link>
		<comments>http://www.unggulcenter.org/2011/12/30/motoku-mirip-karyawan-gramedia-bogor/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 Dec 2011 07:21:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>usagena@unggulcenter.org</dc:creator>
				<category><![CDATA[Life Review]]></category>
		<category><![CDATA[Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Gramedia]]></category>
		<category><![CDATA[motor]]></category>
		<category><![CDATA[Padjadjajaran]]></category>
		<category><![CDATA[Parkir]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.unggulcenter.org/?p=1549</guid>
		<description><![CDATA[Judul yang aneh hihi.. Tapi emang bener, beberapa hari yang lalu, pas mau parkir di Gramedia Bogor, jalan Padjadjaran, persis di depan Masjid Raya Bogor, saya ditanya sama petugas yang ada dipos waktu mau masuk areal parkir motor. Mungkin karena waktu itu saya pakai celana pendek sahaja, pakai jaket dan helm dia tak mengenali siapa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><p>Judul yang aneh hihi..</p>
<p>Tapi emang bener, beberapa hari yang lalu, pas mau parkir di Gramedia Bogor, jalan Padjadjaran, persis di depan Masjid Raya Bogor, saya ditanya sama petugas yang ada dipos waktu mau masuk areal parkir motor.</p>
<p>Mungkin karena waktu itu saya pakai celana pendek sahaja, pakai jaket dan helm dia tak mengenali siapa gerangan. Hanya langsung negor &#8220;Gak Kerja nih, sedang libur?&#8221; sambil mencatat nomor plat motor saya.</p>
<p>Saya kaget, kenal dimana ni petugas? langsung reflek saya jawab &#8220;Iya nih&#8221;.</p>
<p>Kemudian beliau memberikan karcis parkir. Agak-agak beda karcis parkirnya. Tapi saya tak perhatikan dan tak pedulikan. Parkir motor, langsung masuk ke toko buku tersebut.</p>
<p>Nah pas pulangnya, tentu melewati pos gardu untuk Exit. Petugas disana saya berikan karcis parkir yang saya pegang. Kemudian dia membaca, lalu bertanya, &#8220;Membernya mana?&#8221;</p>
<p>Lah, saya heran. Agak lama dia utak-atik dilayar dan juga heran melihat saya heran. Kemudian sejurus kemudian, dia bilang, &#8220;Oh ini salah nih. AQ ya bukan AO&#8221;. Benar, plat nomor motor saya F 6876 AQ bukan F 6876 AO.</p>
<p>Kemudian saya diminta bayar standard, Rp1000. Hmm.. jadi ternyata ada karyawan gramedia bogor yang punya motor dengan nomor plat F 6876 AO sehingga seharusnya dia bayar parkir Free. Hehehe..</p>
<p>#GakPenting sih tapi lucu juga.</p>
<p>Selamat berakhir tahun!</p>
<p>&nbsp;</p>
<p></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.unggulcenter.org/2011/12/30/motoku-mirip-karyawan-gramedia-bogor/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>ASEAN dan Pembajakan : Catatan ASEAN Blogger Conference 2011</title>
		<link>http://www.unggulcenter.org/2011/12/27/asean-dan-pembajakan-catatan-asean-blogger-conference-2011/</link>
		<comments>http://www.unggulcenter.org/2011/12/27/asean-dan-pembajakan-catatan-asean-blogger-conference-2011/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Dec 2011 07:53:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>usagena@unggulcenter.org</dc:creator>
				<category><![CDATA[Event Review]]></category>
		<category><![CDATA[Governance & Development Review]]></category>
		<category><![CDATA[ABC]]></category>
		<category><![CDATA[ASEAN]]></category>
		<category><![CDATA[Asean Blogger]]></category>
		<category><![CDATA[ASEAN Blogger Conference 2011]]></category>
		<category><![CDATA[Bali]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.unggulcenter.org/?p=1538</guid>
		<description><![CDATA[Oke! Sesuai janji, sedikit demi sedikit saya buka ceritera mengenai ASEAN Blogger Conference (ABC) 2011 yang berlangsung di Nusa Dua, Bali berbarengan dengan Agenda ASEAN Summit &#38; Related Summit alias Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN yang &#8220;heboh&#8221; itu. Ceritanya banyak, a lot of Fun mulai dari kabur dan ke Gong perdamaian, ke Pantai dan nunjukin [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><p>Oke! Sesuai janji, sedikit demi sedikit saya buka ceritera mengenai ASEAN Blogger Conference (ABC) 2011 yang berlangsung di Nusa Dua, Bali berbarengan dengan Agenda ASEAN Summit &amp; Related Summit alias Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN yang &#8220;heboh&#8221; itu. Ceritanya banyak, a lot of Fun mulai dari kabur dan ke Gong perdamaian, ke Pantai dan nunjukin ID Card, Tidur sama orang Laos sampai ganti baju bugilisasi di Bis demi menuju KTT hehehe.. seru abis deh.</p>
<p>Cerita tentang ABC ini emang seru, akan saya kupas berbagai sisi, termasuk &#8220;tak ada gading yang tak retak&#8221;, semoga menjadi otokritik dan semakin baik dalam penyelenggaraan kedepannya. Amin..</p>
<p>Tanggalnya sih 15-16 November, dimana 17-19 nya KTT.  Tempatnya Musium Pasifika. Kalau KTT nya di Bali Nusa Dua Convention Center (BNCC). Kebetulan saya diundang dalam ABC ini sebagai peserta karena kontribusi saya dalam lomba penulisan ASEAN sebelumnya. Selain itu, saya berkesempatan untuk jadi &#8220;observer&#8221; di KTT ini. Kurang lebih begitulah.</p>
<p>Pembuka dari rangkaian cerita (reportase, feature apalah namanya nanti) saya buka dengan PEMBAJAKAN PERANTI LUNAK (Software Piracy). Cucok. Mengapa, sebab negara-negara Asia Tenggara (ASEAN) adalah negeri-negeri dengan tingkat pembajakan software yang tinggi.  Dari <a href="http://www.nationmaster.com/graph/cri_sof_pir_rat-crime-software-piracy-rate">statistik</a> negeri pembajak software, ada Vietnam dan Indonesia yang bertengger diposisis 10 dan 12 tingkat DUNIA dalam hal pembajakan.. bravo! Sisanya rata2 dari Asia, termasuk raksasa Cina di no 17.</p>
<p>Nah, saya rasa, FOTO berikut yang saya abadikan di momen ABC ini membuat kita tertawa. Menertawakan diri sendiri karena inilah gambaran dari ASEAN. Pembajak software. Di sudut sebelah kanan bawah, ada pop-up balon peringatan bahwa software ini mungkin bajakan.  Saya lupa ini memperingatkan Windowsnya atau memperingatkan Microsoft Office (PowerPoint) nya, intinya sih ini &#8220;bajakan&#8221;. Anda pernah mengalaminya?  Sah-sah saja, asal jangan event internasional seperti ini kali yeee..</p>
<div id="attachment_1541" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://www.unggulcenter.org/wp-content/uploads/2011/12/IMG00275-20111116-1401.jpg"><img class="size-medium wp-image-1541" title="Windows Bajakan di ASEAN Blogger Conference" src="http://www.unggulcenter.org/wp-content/uploads/2011/12/IMG00275-20111116-1401-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">Perhatikan disebelah kanan bawah ada notifikasi &quot;kemungkinan Windows bajakan&quot;</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_1542" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://www.unggulcenter.org/wp-content/uploads/2011/12/IMG00274-20111116-1401.jpg"><img class="size-medium wp-image-1542" title="ASEAN Blogger Conf 2011" src="http://www.unggulcenter.org/wp-content/uploads/2011/12/IMG00274-20111116-1401-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">Presentasi dengan notifikasi Software Bajakan <img src='http://www.unggulcenter.org/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  perhatikan juga ada Kang Onno disebelah kiri foto</p></div>
<p>Lucunya (baca : malunya) belum lagi karena pada saat itu, pas banget moderator kali ini adalah Kang Onno W Purbo, pakar internet dan penggiat open source tingkat Wahid!  #TepokJidat  ngga tau deh kang onno dalam hatinya mau ngomong apa hihi..</p>
<p>Oke deh, itu sudah terjadi. Mungkin hikmah dibalik ini, kita perlu bertanya, sejauh mana pembajakan software ini diberantas di Asia Tenggara? Bagaimana perkembangannya, dan APA komitmen Blogger dalam hal ini?  Apakah ada gerakan &#8220;Be Legal, Go Open Source&#8221;?</p>
<p>Silakan dijawab sendiri.</p>
<p>*nantikan tulisan-tulisan berikutnya tentang ABC di blog UC</p>
<p></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.unggulcenter.org/2011/12/27/asean-dan-pembajakan-catatan-asean-blogger-conference-2011/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Shuffle Dance : Olahraga dan Gaya Hidup</title>
		<link>http://www.unggulcenter.org/2011/12/24/shuffle-dance-olahraga-dan-gaya-hidup/</link>
		<comments>http://www.unggulcenter.org/2011/12/24/shuffle-dance-olahraga-dan-gaya-hidup/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 24 Dec 2011 04:02:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>usagena@unggulcenter.org</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lifestyle Review]]></category>
		<category><![CDATA[LMFAO]]></category>
		<category><![CDATA[Shuffling]]></category>
		<category><![CDATA[Suffle Dance]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.unggulcenter.org/?p=1528</guid>
		<description><![CDATA[Sejak melihat anak saya, umur belum genap 2 tahun joget-joget didepan tipi demi melihat LMFAO dengan Party Rock Anthem-nya yang bikin yang dengar mau ikutan joget, saya jadi tertarik (cari informasi) dengan shuffle dance. Ya, namanya shuffle dance. Konon, berasal dari Melbourne. Melbourne Shuffle yang awalnya sih tahun 1980-an. Lengkapnya tentang awal mula dan perkembangannya, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><p>Sejak melihat anak saya, umur belum genap 2 tahun joget-joget didepan tipi demi melihat LMFAO dengan Party Rock Anthem-nya yang bikin yang dengar mau ikutan joget, saya jadi tertarik (cari informasi) dengan shuffle dance. Ya, namanya shuffle dance. Konon, berasal dari Melbourne. Melbourne Shuffle yang awalnya sih tahun 1980-an. Lengkapnya tentang awal mula dan perkembangannya, bisa baca-baca  <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Melbourne_Shuffle">disini</a>.</p>
<p>Juga ngeliat iklan salah satu provider telekomunikasi yang membuat anak saya juga loncat-loncat didepan tipi. Semakin menarik, ketika saya menemukan fakta bahwa di sekolah-sekolah udah ada ekskul/klub shuffle dance #alamak dan juga tentunya yang tak terkait sekolah, banyak klubnya. Gabungannya, ada kelompok yang disebut Indo Rockers (IR) dan ada gathering rutinnya, dan menjadi tren di <a href="http://www.mediaindonesia.com/move/?p=380">anak muda</a>. Entah mengapa, mereka ini menyebutnya Rockers, bukan Dancers, Hiphopers or apa. Party Rock juga mengindikasikan rock.</p>
<p>Dance yang fokus utamanya di kaki khususnya tumit ini gerakannya banyak. Ada T step, <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/The_Running_Man_%28dance%29">Running Man</a>, Klasik (Melbourne),  dst.  Tadinya, gaya dance ini &#8220;milik&#8221; orang-orang yang suka clubbing karena dari sana lah awalnya.  Bahkan ada gaya &#8220;Malaysia&#8221; karena dikenalkannya Shuffle ini di Malaysia oleh alumnus pelajar2 Malaysia di Melbourne.</p>
<p>Namun belakangan, seiring waktu, juga tren musik, maka Shuffle ini mulai dimainkan di-jalananan. Walaupun masih ada pendapat berbeda, bahwa shuffling ini tidak bisa diadu layaknya break-dance. Sebab konsepnya memang enjoying the music dan feeling the music saja.</p>
<p>Bagi yang pengen tau lebih banyak, beberapa video youtube banyak mengulas gerakan-gerakannya. Selain itu bisa juga referensi How To nya di beberapa situs misalnya <a href="http://howtoshuffledance.com">ini</a>. Katanya sih gampang-gampang susah. Yang pasti berkeringat #oye</p>
<p><iframe width="320" height="240"></iframe></p>
<p>Saya coba query tentang lagu-lagu model ini  yang versi Indonesia, eh ketemu lagu-lagu yang cucok dengan gerakan shuffling ini misal <a href="http://mp3bear.com/?q=lagu+shuffle+dance+indonesia+paling+terkenal">disini</a>. Silakan kalau mau coba2 dengarkan, dan jangan salahkan saya tiba2 kepala Anda berayun-ayun dan Anda kemudian mau joget hihi..</p>
<p><iframe width="320" height="240"></iframe></p>
<p>Ya kalau dibilang sih, unsur olahraganya saat ini juga kental. Sebab bukan untuk orang clubbing lagi, lebih ke  gaya jalanan (street dance). So, mungkin nanti sah-sah saja kalau dianggap olahraga semacam aerobik. Kebayang juga gimana kalau ibu-ibu yang shuffling hehe.. Anak saya pun naluri joget2 di depan tipi kalau ada &#8220;lagu&#8221; iklan provider telekomunikasi yang bapak-bapak joget, jadi menurut saya memang  lagu nya sangat menentukan. Ngetopnya shuffle dance saat ini pun tak lepas dari peran ngetopnya lagu LMFAO, Party Rock Anthem dimana videonya secara visual menunjukkan shuffle dance, juga dalam liriknya ada &#8220;I&#8217;m shuffling everyday&#8221; yang secara tak langsung menjadikannya gaya hidup harian anak muda. Di jalan, di rumah dan seterusnya.</p>
<p>Jadi wajar kalau jadi tren bukan hanya di dalam klub dst, sebab lagu-lagu model ini sedang ngetop. Ya, olahraga, gaya hidup. Dan saya tak tau lagi mungkin ada tren lain kedepannya. Yang pasti ini seru juga ya buat ngedance sekaligus cari keringat  #MemandangPerutBuncit</p>
<p>&nbsp;</p>
<p></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.unggulcenter.org/2011/12/24/shuffle-dance-olahraga-dan-gaya-hidup/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>120 Tahun Philips di Pesta Kebun Terang</title>
		<link>http://www.unggulcenter.org/2011/12/24/120-tahun-philips-pesta-kebun-terang/</link>
		<comments>http://www.unggulcenter.org/2011/12/24/120-tahun-philips-pesta-kebun-terang/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 24 Dec 2011 03:31:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>usagena@unggulcenter.org</dc:creator>
				<category><![CDATA[Event Review]]></category>
		<category><![CDATA[120 Years]]></category>
		<category><![CDATA[Party]]></category>
		<category><![CDATA[Philips]]></category>
		<category><![CDATA[Rolling Stone]]></category>
		<category><![CDATA[Shuffle Dance]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.unggulcenter.org/?p=1455</guid>
		<description><![CDATA[Bukan hal yang sengaja  (bukan berbayar pula) saya ngepost ulasan (review) tentang anniversary 120 tahun Philips di UC. Nggak sengaja, tapi karena saya datang saja waktu itu hehehe.. Acara ini meriah banget.  Bertempat di Rolling Stones Kafe, 2 Oktober 2011 sekitar pukul 18.30 WIB dimulai. Tadinya pas datang saya pikir banyak sopir blue bird karena [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><p>Bukan hal yang sengaja  (bukan berbayar pula) saya ngepost ulasan (review) tentang anniversary 120 tahun <a href="http://www.philips.co.id">Philips</a> di <a href="http://www.unggulcenter.org/about-uc/">UC</a>. Nggak sengaja, tapi karena saya datang saja waktu itu hehehe..</p>
<p>Acara ini meriah banget.  Bertempat di Rolling Stones Kafe, 2 Oktober 2011 sekitar pukul 18.30 WIB dimulai. Tadinya pas datang saya pikir banyak sopir blue bird karena pada batik corak biru. Eh ternyata batik Philips hihi.. Sayang banget waktu itu hp rusak jadi tak banyak yg bisa difoto. Untung ada kamera jadi ada-lah fotonya dikit-dikit. Nuansa biru kerasa, dan nuansa terang juga kerasa. Acara yang bertempat dibelakang kafe nya ini ternyata sudah ada stage besar untuk band performance dan dance. Halaman belakang ini nyaman, konsepnya pesta kebun karena ditiap corner ada meja-meja makanan dan miniman yang buanyaak banget gak abis-abis hehe..</p>
<p>Acaranya ditutup dengan potong tumpeng kecil yang jumlahnya 120 buah. Setelah sebelumnya ada performance music di dua stage dari dua band berbeda. Diselingi juga dengan musik-musik dance utamanya <a href="http://www.unggulcenter.org/2011/12/24/shuffle-dance-olahraga-dan-gaya-hidup/"><em>shuffle danc</em></a>e dari beberapa dancer yang, kalau saya ada teman, mungkin juga ikutan joget hihi.. seru soalnya. Saya juga lagi suka <em>shuffle dance</em> apalagi lagunya<a href="http://www.misshacker.com/mp3--lmfao-party-rock-anthem-.html"> ini</a>. mantab..</p>
<p><em>The food is great</em>, suasana pesta kebunnya juga keren.  Selain sushi, sate, pizza, minum-minuman enak, juga &#8220;gorengan elit&#8221; alias calamari, fried chicken wings dan sejenisnya. Juga ada kids corner dan tatoo corner  di kebun ini. Sayang saya tak bawa pasangan #halah maksudnya tak ada yang saya kenal untuk diajak ngobrol hihi.. pede ajah namanya blogger..</p>
<p>Karena ini eventnya Philips, maka lampu-lampu LED yang cantik-cantik pun dipajang. Philips juga sedang kampanya di media sosial untuk CSR kalau nggak salah, jadi momennya memang baik dan pas.</p>
<p>Well, let the picture do the talking :</p>
<div id="attachment_1516" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://www.unggulcenter.org/wp-content/uploads/2011/12/DSCI3178.jpg"><img class="size-medium wp-image-1516" title="tumpen philips" src="http://www.unggulcenter.org/wp-content/uploads/2011/12/DSCI3178-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">120 piring tumpeng</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_1517" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://www.unggulcenter.org/wp-content/uploads/2011/12/DSCI3175.jpg"><img class="size-medium wp-image-1517" title="120 Philips Dance" src="http://www.unggulcenter.org/wp-content/uploads/2011/12/DSCI3175-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">Shuffle Dance!</p></div>
<div class="mceTemp mceIEcenter" style="text-align: center;">
<dl id="attachment_1518" class="wp-caption  aligncenter" style="width: 310px;">
<dt class="wp-caption-dt"><a href="http://www.unggulcenter.org/wp-content/uploads/2011/12/DSCI3172.jpg"><img class="size-medium wp-image-1518" title="Shuffle Dance Philips" src="http://www.unggulcenter.org/wp-content/uploads/2011/12/DSCI3172-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></dt>
<dd class="wp-caption-dd">Move your Feet!</dd>
</dl>
</div>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_1519" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://www.unggulcenter.org/wp-content/uploads/2011/12/DSCI3169.jpg"><img class="size-medium wp-image-1519" title="batik philips" src="http://www.unggulcenter.org/wp-content/uploads/2011/12/DSCI3169-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">Batik Philips di depan Panggung</p></div>
<div id="attachment_1520" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://www.unggulcenter.org/wp-content/uploads/2011/12/DSCI3168.jpg"><img class="size-medium wp-image-1520" title="Philips" src="http://www.unggulcenter.org/wp-content/uploads/2011/12/DSCI3168-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">Gemerlap dan Meriah</p></div>
<div id="attachment_1521" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://www.unggulcenter.org/wp-content/uploads/2011/12/DSCI3167.jpg"><img class="size-medium wp-image-1521" title="Philips" src="http://www.unggulcenter.org/wp-content/uploads/2011/12/DSCI3167-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">Ramai sekali pengunjung Party ini</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_1522" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://www.unggulcenter.org/wp-content/uploads/2011/12/DSCI3179.jpg"><img class="size-medium wp-image-1522" title="Tumpeng Philips 120 " src="http://www.unggulcenter.org/wp-content/uploads/2011/12/DSCI3179-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">Lilin siap dinyalakan pada 120 tumpeng kecil</p></div>
<p></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.unggulcenter.org/2011/12/24/120-tahun-philips-pesta-kebun-terang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Software Akuntansi Indonesia?</title>
		<link>http://www.unggulcenter.org/2011/12/19/software-akuntansi/</link>
		<comments>http://www.unggulcenter.org/2011/12/19/software-akuntansi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 19 Dec 2011 16:02:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>usagena@unggulcenter.org</dc:creator>
				<category><![CDATA[ICT Review]]></category>
		<category><![CDATA[Software Akuntansi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.unggulcenter.org/?p=1488</guid>
		<description><![CDATA[Peranti lunak Akuntansi (Software Akuntansi/Accounting Software) tentu banyak sekali. Namun dari sekian banyak, kita sebagai konsumen perlu mencari yang terbaik, juga mencoba pelbagai pilihan yang ada. Nah, di internet, UC menemukan situs pengembang software yang mungkin tepat. Terutama bagi kita yang berada di Indonesia, software buatan anak negeri merupakan pilihan yang terbaik. Iya dong! Kalau [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><p><img class="alignleft" title="Software Akuntansi" src="http://farm8.staticflickr.com/7144/6393048429_10d9acec05_z.jpg" alt="" width="305" height="152" />Peranti lunak Akuntansi (<strong>Software Akuntansi</strong>/Accounting Software) tentu banyak sekali. Namun dari sekian banyak, kita sebagai konsumen perlu mencari yang terbaik, juga mencoba pelbagai pilihan yang ada. Nah, di internet,<a href="http://www.unggulcenter.org"> UC</a> menemukan situs pengembang software yang mungkin tepat. Terutama bagi kita yang berada di Indonesia, software buatan anak negeri merupakan pilihan yang terbaik. Iya dong! Kalau saya, ditambah dengan embel-embel &#8220;open source&#8221; tambah baik hehe..</p>
<p>Menarik, disebutkan kalau mereka merupakan pengembang<em> Commercial Software</em> untuk kategori Akuntansi &amp; Bisnis, yang meliputi Omega Accounting, Software Akuntansi Terbaik Indonesia, dan Omega Stock, Software Toko &amp; Resto Terbaik &#8211; Termurah.</p>
<p>Ternyata software ini juga diakui kinerjanya oleh para pakar. Apalagi dengan model software yang ONLINE ini. Nah loh ternyata nggak sama loh dengan kalau kita pakai software yang  web based. Pun berbeda dengan software akuntansi biasa (bukan online ataupun web based). Bedanya apa sih? Mungkin video dibawah ini bisa memperjelas.</p>
<p><iframe src="http://www.youtube.com/watch?v=t9jWPsRZO_k&amp;list=PL36762264D84D2657&amp;index=2&amp;feature=plpp_video"></iframe></p>
<p>Beda ya dari sisi kinerja dan keunggulan lainnya, bahwa <a href="http://www.omegaakuntansi.com/">software akuntansi</a> omega accounting ini jauh diatas pesaing yang &#8220;hanya&#8221; software biasa yang tinggal install pakai. Sebab dari sisi update dan berbagai perbedaan lain (lihat video) maka software akuntansi omega accounting jauh meninggalkan software &#8220;konvensional&#8221; tersebut.</p>
<p>Nah, apabila dibandingkan yang sama-sama memerlukan koneksi internet (online) maka software akuntansi omega accounting pun punya nilai lebih. Sebab ada perbedaan antara &#8220;web based accounting software dengan &#8220;online accounting software&#8221;. Video dibawah ini dapat memperjelasnya :</p>
<p><iframe src="http://www.youtube.com/watch?v=c09ESTN3fn4&amp;list=PL36762264D84D2657&amp;index=1&amp;feature=plpp_video" frameborder="0" width="300" height="233"></iframe></p>
<p><em>Hey</em>, selain Anda mau bilang ah ini cuma klaim, faktanya memang urutan teratas google ya <a href="http://www.omegaakuntansi.com/">Software Akuntansi</a> Omega Accounting ini. Kita coba cek ke testimoni, bagus-bagus juga. Jadi memang ini software akuntansi yang layak coba. Mungkin karena memang model promosinya yang belum begitu gencar seperti &#8220;tetangga sebelah&#8221;.  Apalagi ini software akuntansi anak bangsa (baca: Indonesia) jadi ada nilai lebih juga bagi kita sebagai warga negara yang cinta produk dalam negeri untuk menggunakannya. At least, mencoba diawal dan merasakan fitur-fitur dan keunggulannya. Mana tau, Anda kesengsem dengan software ini untuk solusi aktivitas bisnis perusahaan Anda.</p>
<p>Jadi, tinggal dicoba, dan lihat testimoni yang ada. Anda bisa langsung cek di <a href="http://www.omegaakuntansi.com/buy-online/">Toko Online Software</a> ini. Gudlak dan Selamat Mencoba!</p>
<p></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.unggulcenter.org/2011/12/19/software-akuntansi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

