Mengimpor barang dari luar negeri tidak hanya soal membeli produk dari pemasok. Ada banyak tahapan lain yang perlu diperhatikan, mulai dari penjemputan barang, pengiriman internasional, dokumen, hingga proses kepabeanan di Indonesia.
Bagi pelaku usaha, rangkaian proses tersebut bisa cukup menyita waktu. Apalagi jika harus berkoordinasi dengan beberapa pihak sekaligus. Kesalahan pada dokumen atau kurangnya informasi tentang aturan impor juga dapat membuat proses pengiriman menjadi lebih panjang.
Di sinilah layanan import door to door bisa menjadi pilihan. Dalam skema ini, penyedia logistik menangani rangkaian pengiriman dari lokasi asal hingga alamat tujuan sesuai cakupan layanan yang disepakati. Namun, bukan berarti semua kewajiban importir otomatis hilang. Anda tetap perlu memastikan barang dan dokumen telah memenuhi ketentuan yang berlaku.
Apa Itu Import Door to Door?
Secara sederhana, door to door berarti barang dikirim dari lokasi asal menuju alamat tujuan yang telah ditentukan. Penyedia logistik mengatur beberapa tahapan pengiriman dalam satu rangkaian layanan.
Untuk impor dari China, misalnya, barang dapat dijemput dari pemasok, dikonsolidasikan di gudang asal, dikirim menuju Indonesia, diproses sesuai kebutuhan kepabeanan, lalu diteruskan ke alamat penerima.
Secara umum, alurnya meliputi:
- Penjemputan barang: Barang diambil dari gudang atau lokasi pemasok sesuai kesepakatan.
- Konsolidasi: Barang dapat dikumpulkan bersama muatan lain di gudang asal, terutama untuk pengiriman LCL.
- Pengiriman internasional: Muatan dikirim melalui jalur laut atau udara sesuai layanan yang dipilih.
- Proses kepabeanan: Dokumen dan kewajiban impor diproses sesuai ketentuan yang berlaku.
- Pengiriman ke alamat tujuan: Setelah proses pengeluaran barang selesai, muatan diteruskan menuju alamat penerima.
Jadi, Anda tidak perlu mengatur setiap tahapan secara terpisah. Meski begitu, detail layanan tetap perlu ditanyakan sejak awal karena cakupan door to door dapat berbeda antara satu penyedia dengan lainnya.
Kenapa Import Door to Door Banyak Dipilih?
Bagi pemilik bisnis, waktu merupakan salah satu hal yang cukup berharga. Mengurus terlalu banyak bagian dalam proses impor sendiri dapat membuat perhatian terbagi dari kegiatan utama seperti mengelola stok, pemasaran, dan penjualan.
Dengan menggunakan layanan pengiriman terintegrasi, komunikasi juga bisa lebih sederhana. Anda cukup berkoordinasi dengan satu penyedia untuk mengetahui perkembangan pengiriman dan kebutuhan dokumen yang harus dipenuhi.
Beberapa keuntungan yang bisa diperoleh antara lain:
- Alur pengiriman lebih sederhana karena beberapa tahapan ditangani dalam satu layanan.
- Hemat waktu koordinasi karena tidak perlu mencari penyedia berbeda untuk setiap proses.
- Lebih mudah memantau pengiriman jika tersedia fasilitas tracking.
- Pengeluaran lebih mudah dihitung apabila penyedia memberikan rincian biaya sejak awal.
- Cocok untuk pelaku usaha yang belum terbiasa menangani proses pengiriman internasional.
Namun, jangan langsung menganggap layanan door to door selalu berarti semua biaya sudah termasuk. Tanyakan secara rinci komponen tarif sebelum menyetujui pengiriman.
Bagaimana dengan Urusan Bea Cukai?
Ini bagian yang sering disalahpahami. Menggunakan import door to door bukan berarti barang otomatis bebas dari pemeriksaan atau kewajiban kepabeanan.
Bea Cukai menjelaskan bahwa importir tetap memiliki kewajiban pabean. Untuk impor untuk dipakai, kewajiban tersebut antara lain mencakup penyampaian dokumen pabean, pembayaran bea masuk dan pajak dalam rangka impor, serta pemenuhan ketentuan larangan dan pembatasan apabila barang termasuk kategori tersebut.
Artinya, penyedia logistik memang dapat membantu atau mengurus proses tertentu sesuai kuasa dan layanan yang diberikan. Namun, importir tetap perlu memastikan barang yang dibeli dapat diimpor secara legal.
Sebelum barang dikirim, pastikan Anda mengetahui:
- HS Code atau klasifikasi barang.
- Apakah barang termasuk kategori bebas, dibatasi, atau dilarang.
- Dokumen yang diperlukan untuk proses impor.
- Perkiraan bea masuk dan pajak.
- Pihak yang bertanggung jawab atas proses kepabeanan.
Untuk barang yang terkena larangan atau pembatasan, persyaratan dari kementerian atau lembaga terkait tetap harus dipenuhi sebelum barang dapat dikeluarkan dari kawasan pabean. Informasi mengenai ketentuannya dapat diperiksa melalui Indonesia National Single Window (INSW).
Perhatikan Biaya Sebelum Memilih Layanan
Salah satu kesalahan yang sebaiknya dihindari adalah hanya membandingkan tarif pengiriman. Harga yang terlihat murah di awal belum tentu menjadi biaya akhir yang harus dibayarkan.
Setiap penyedia dapat memiliki cakupan layanan berbeda. Ada tarif yang hanya mencakup pengiriman, sementara biaya tertentu seperti pajak, bea masuk, asuransi, atau layanan tambahan dapat dihitung secara terpisah.
Karena itu, minta rincian biaya sebelum barang dikirim.
Setidaknya, tanyakan hal berikut:
- Biaya pengiriman dari China ke Indonesia.
- Biaya penjemputan dari pemasok.
- Biaya gudang atau konsolidasi jika ada.
- Bea masuk dan pajak yang harus dibayar.
- Biaya pengurusan kepabeanan.
- Biaya pengantaran dari pelabuhan ke alamat tujuan.
- Perlindungan atau asuransi barang.
- Kemungkinan munculnya biaya tambahan.
Dengan rincian tersebut, Anda bisa menghitung modal barang dengan lebih akurat. Ini penting terutama bagi pelaku usaha yang menjual kembali barang impor dan perlu menentukan harga jual.
Pastikan Ada Tracking dan Perlindungan Barang
Selain biaya, perhatikan juga bagaimana penyedia menangani barang selama perjalanan. Pengiriman internasional membutuhkan waktu dan melibatkan beberapa proses pemindahan barang.
Fitur tracking dapat membantu Anda mengetahui perkembangan pengiriman. Jika terjadi keterlambatan, Anda juga bisa lebih cepat mendapatkan informasi dari pihak logistik.
Perlindungan barang juga tidak kalah penting. Jangan langsung berasumsi bahwa semua kerusakan atau kehilangan akan mendapatkan penggantian penuh. Tanyakan jenis perlindungan yang tersedia, batas tanggung jawab, kondisi yang ditanggung, serta prosedur pengajuan klaim.
Dengan begitu, Anda tidak hanya mengetahui harga pengiriman, tetapi juga memahami apa yang akan Anda dapatkan selama proses berlangsung.
Ancala Logistic untuk Pengiriman dari China ke Indonesia
Memilih partner logistik yang tepat dapat membuat proses impor terasa lebih sederhana. Anda bisa menyerahkan sejumlah tahapan pengiriman kepada pihak yang memang menangani logistik internasional, sementara fokus utama bisnis tetap berjalan.
Ancala Logistic merupakan penyedia layanan logistik internasional berbasis di Surabaya yang memiliki pengalaman lebih dari 15 tahun. Layanannya mencakup impor LCL, freight forwarding, sourcing supplier, pembayaran RMB, kepabeanan, hingga door to door service.
Untuk pengiriman dari China, Ancala Logistic melayani muatan mulai dari 0,1 CBM dengan rute direct shipment China-Surabaya. Pelanggan juga dapat memantau pengiriman menggunakan nomor AWB melalui fitur tracking.
Bagi Anda yang ingin mulai impor, import door to door bisa menjadi pilihan untuk membuat alur pengiriman lebih sederhana. Pastikan saja cakupan layanan, biaya, dan kewajiban kepabeanan sudah jelas sebelum barang berangkat. Dengan begitu, Anda bisa mengatur impor dengan lebih tenang dan tetap punya gambaran yang jelas tentang biaya sampai barang tiba.
