Sudah menjadi kebiasaan, kalau tidak tidur dirumah, pasti deh aku sering banget terbangun malam-malam. Antara jam 1 malam, jam 3 dan jam 5 subuh. Kali ini, kebetulan aku nginep di Asrama pusat pelatihan dan pendidikan Kementrian Perdagangan (dulu departemen) dalam rangka diklat waralaba untuk UKM.
Malam ini sama, beberapa kali terbangun. Mulut biasanya kering, so sudah kusiapkan air minum yang dibeli di kantin kejujuran sore sebelumnya. Kebetulan, roomate diklat, Bos Vesto, seorang pengusaha distributor pupuk dan beras untuk dan dari para petani, sederhananya begitu, menyetel Metro TV. Nah, suara si Metro ini, selain kebawa-bawa mimpi, juga sayup-sayup pada saat menunggu sesi acara berikutnya, sering menyetel lagu-lagu 90-an. Ada lagu Torn-nya Natalie Imbruglia, juga Nirvana!
Jadi ingat, setiap kali menonton acara-acara kuliner dan jalan-jalan yang biasanya weekend, atau pagi dan siang dan sore selalu diputar di berbagai stasiun televisi, biasanya yang kudengar itu, musik-musik asyik tahun 1990-an. Ada Blink, Greenday, The Cure sampai soundtrack Titanic yang everlasting. Artinya apa? Yang “megang” acara adalah generasi-90 an dong! Hehe..
Aku jadi teringat tulisannya Mas Waizly Darwin di Marketeers edisi “from promotion to conversation”, dengan cover Michael Jackson. Yup, ada beberapa Michael yang menjadi icon di tahun 1990-an. Ada Michael Jackson, Michael Jordan, juga Michael Schumacher (yang ini belakangan). Memangnya apa yang terjadi di generasi itu? Waizly dengan tulisan berjudul “We Want Michael” mengatakan bahwa generasi 90-an itu adalah generasi MTV (MTV generation). Pada saat itu, MTV mengalami masa keemasan, hadir dan menjadi favorit “anak nongkrong”. Berbeda dengan sekarang yang “tanpa identitas”. Kira-kira sejak “diambil alih” salah satu stasiun televisi swasta yang juga mengendorsed Nickelodeon dan Cartoon network kalau nggak salah. Selain jam yang berkurang, juga hadirnya “MTV Indonesia” semakin menghilangkan keberadaan MTV ditengah-tengah program musik lain yang beredar ditelevisi swasta lainnya.
Kapan itu generasi 90-an dan generasi MTV? Menurut anatomi Waizly, adalah mereka yang lahir ditahun 1975-1986. Mereka yang kira-kira berumur 25 sampai 35 lah. Dari sudut pandang musikalitas, mereka yang menjadi saksi Guns n Roses ala Rock, Duran-duran ala Lupus yang dinikmati generasi 80 ke 90, dan juga pelopor Boybands, New Kids On The Block (NKOTB). Ketika “ABG” (jaman itu belum ada istilah ini), hingga “dewasa”, Jamannya Altetnative Music ala Nirvana, Smashing Pumpkins, OASIS hingga jaman Hip Metal dan Rap Rock ala Limp Bizkit dan kawan-kawan.
Jangan lupa. A little bit Ska yang saat ini kayaknya setau aku kalau dalam negeri hanya Tipe X yang masih konsisten. Hmm.. menurut tulisan itu, mereka-mereka (kita deng.. coz aku juga masuk itungan hehe..) adalah yang sekarang sedang shaping-the-future. Sekarang mereka entry level dan sudah mulai melihat “visi” dan kira-kira lima tahun yang akan datang hehe.. but not me. Not me kalau itu mah.. Soalnya sampai sekarang aku selalu bilang, sedang mencari jatidiri dan “a halfway between professional worker and entrepreneur”. Bahasanya TDA, masih Amfibi (kayak hewan aja hihi..).
Lalu, apa hubungannya dengan Metro TV dan background songs di beberapa stasiun televisi? Ya kalau aku nanya2 ke beberapa teman sih, memang kebanyakan kerjanya di bidang itu. Sebab entah mengapa, kalau di IPB saking banyaknya yang ke Bank, sampai ada joke institut PERBANKAN bogor, nah almamaterku, UI kayaknya kalau dari FISIP banyakan ke industri Media seperti televisi dan penyiaran, wartawan dst. Juga media online. Tapi kalau UI apa ya.. susah juga menyingkatnya hihi.. Teman satu departemen saja banyak ke televisi, ilmu politik pun jadi wartawan dan reporter. Loh kalau aku jadi apa dong? Jadi tua. Haha..
Jadi, kadang enak juga bernostalgila (nostalgia gila) mengenang masa lalu, masa SMA, masa SMP (kalau SD udah nggak inget dah) dan masa MAHASISWA.. halah.. jadi pengen S2 hehe.. So, bagi Anda-anda yang masih muda inga inga manfaatkan masa muda dengan bahagia, coz it won’t come back loh.. Btw, adanya Facebook saat ini sangat berguna. Ya, berguna ngumpulin teman-teman SMA dan Mahasiswa, SMP di seluruh dunia, ya minimal kalau nggak ketemu di dunia nyata, bisa liat foto-foto dan nanya ‘kehidupannya’ sekarang. Networking bow… okeh, para generasi MTV dan generasi 90-an.. Keep Spirit semuanya.. jangan lupa, jangan KKN ya.. percuma kuliah tinggi2 jadi orang pinter masih sama mentalnya kayak orang jadul hehe.. Apalagi kamu-kamu yang jadi pengamat politik. Give your best!
Hmm.. dunia begitu cepat, aku masih gini2 aja, eh beberapa teman sudah ditulis “pengamat politik” loh ditelevisi, atau udah sering nongol di tipi sebagai reporter hehe….