Sudah lazim kita membeli air minum kemasan alias drinking water alias (kadang-kadang) masih sering disebut Air Mineral (padahal sudah tidak boleh jika TIDAK ada unsur mineralnya). Di Indonesia, air minum kemasan alias “Aqua gelas” yang kadang sering disebut Air mineral juga banyak. Selain itu, sudah sejak beberapa tahun terakhir, tulisan “mineral water” sudah tidak boleh lagi apabila “hanya” air dari “pegunungan” yang biasa disebut pada label sebagai “spring water” atau hanya “drinking water”. Nah itu di Indonesia. Di negara berkembang lainnya, mungkin masih ditulis mineral water walau hanya air “sumur” hehe..
Tapi artikel UC kali ini tak membahas itu. Karena UC akan mengisahkan bagaimana di Estonia (gak tau yaa kalau di eropa lain, mungkin sama sih) ada dua jenis air minum dalam kemasan ini (AMDK). Satunya seperti biasa, satunya lagi pakai Gas. Yang seperti biasa ini pun kalau menurut saya rada-rada ada oksigennya. Jadi kalau di Indonesia, merk yang klaim beroksigen biasanya lebih mahal ketimbang merk yang “hanya” air biasa yang dikemas dalam botol. Nah disini jenis pertama itu sama.
Jenis kedua adalah yang memakai gas. Kayak sprite gitu? Hampir iya sih ketika dibuka malah udah kayak ngebuka botol bir wkwkwkwk.. harus hati-hati banget. Saya ngga tau apakah ini agar para penyuka minuman alkohol merasakan taste yang sama walaupun isinya “hanya” air putih hehe.. yang pasti Anda harus jeli ketika membeli.
Perbedaan untuk melihat apakah itu AMDK dengan gas atau tidak, adalah dengan melihat dan membaca keterangannya.. Bahasa Eesti (Bahasa Estonia) tertulis Joogivesi karboniseerimata artinya air minum berkarbonasi. Atau Karboniseeritud. Artinya sama. Biasanya yang tidak, tulisannya “Gaasita vesi. jahedalt parim.” artinya air tanpa gas. disajikan dingin lebih baik.

Tapi kadang beli yang tertulis karboniseerimata, ngga ngeluber gasnya dan pas diminum kayak air biasa. Sedangkan pernah saya beli AMDK 1,5 liter dengan tulisan sama, airnya ngeluber wkwkwk..


Untuk Spring water atau air mineral “beneran” dari pegunungan, biasanya ada kadar PH nya. Apa ya PH itu lupa deh kayak kelembapan gitu. Contohnya, saya beli ada tulisan 9,1 pH. Untuk harga, sepertinya yang ngeluber pake gas lebih mahal deh. Tar saya banding-bandingkan dulu deh.. hehe..

Yang pasti kalau minta “Water” di kios atau toko pinggir jalan, penjual pasti nanya, “with gas or no gas?” tanpa gas lebih mahal ternyata sodara-sodara..!
Selamat minum!