Dari Bandara Internasional Lombok, memerlukan sekitar dua jam ke pelabuhan Kayangan untuk menyeberang ke Benete.
Menuju pelabuhan, sebuah bus sudah menanti. Pak Fahri, staf NNT Departemen Komunikasi sudah siap. Beliau ternyata lama di Bogor dan baru pulang kampung ke Sumbawa ketika bergabung di NNT. Beliau putra Sumbawa.
Bis ini seperti bis pada umumnya, dengan sopir yang masih muda.
Diperjalanan, full video bro. Isinya video Zaskia Gotik alias si Goyang Itik. Mulai dari jaman penampilannya sederhana dan suaranya jelek, hingga ngetopnya dia saat ini.

Hujan deras mengguyur Lombok. Tidak pernah berhenti. Sambil lagu Gotik mengalun, saya memperhatikan jalanan. Hujan deras ini memang dahsyat. Jarang loh di NTB Hujan.. bahkan menurut cerita pak Fahri yang ada bersama saya di bagian depan bus, biasanya hijau-nya Batu Hijau pun nggak lama. Cepat sekali mencokelat dan menguning seiring hawa panas khas di Sumbawa.
Kata salah seorang staf NNT kemudian, di area tambang esoknya, bahwa sekarang matahari-nya lima. berkurang tiga dari biasanya sembilan hehe..
Nah, dijalanan, ada fenomena unik. Saya melihat banyak orang yang mandi hujan. Mengingatkan saya jaman kecil dulu nun jauh di pinggiran Palembang. Suka sekali mandi hujan sambil main bola di lapangan yang becek.
Tapi disini, bukan hanya anak kecil. Beberapa remaja asyik duduk diatas batu besar sambil ngobrol di tengah hujan. Beberapa orang saya lihat juga berjalan di tengah hujan sambil bercanda ria. Hmm.. Hujan memang berkah dan membawa senyuman bagi mereka.
Selanjutnya, kami tiba di Pelabuhan Kayangan, inilah view pertama saya lautan di sekitar pelabuhan dari dalam bis yang sebentar lgi sampai..
petualangan kami lanjutkan.. disini


gara – gara goyang ini, busnya hampir “goyang” beneran 😐 ngeri kemaren itu~
wahahaha.. iya jadi inget, wuih goyangnya gile manuver abis.. untung ga ada mobil di arah berlawanan (jadi ngeri ngebayanginnya)
Waktu kecil hujan memang membawa berkah dan kegembiraan. Asik banget main bola sewaktu hujan.