Selamat Ultah untuk komunitas Blogger Bogor (BLOGOR) yang ke-2 !
Setelah BW kebeberapa teman yang menulis mengenai ultah ini, saya juga kepengen nulis jadinya. Judulnya sih bikin malu hehe.. ngasih tau umur. Umur ke-29 itu sudah hampir kepala tiga. Sedangkan ke-2 itu baru belajar jalan. Ngoceh juga belum jelas. Itu kalau diibaratkan blogor adalah manusia.
Saya ingin berbicara mengenai kaitan antara umur Blogor dan umur Saya, si ayah, yang merasa selalu muda, funky dan kadang bikin kesal Istri!
Blogor adalah komunitas. Paguyuban saya rasa. Sebab saya tidak tahu AD ART dan Akta Notarisnya. Tentu, dengan beragam aktivitas, saya rasa pupuhu (ketua) bisa merekapnya selama dua tahun ini, beberapa jalan beberapa tidak. Hal yang paling awal untuk dilakukan organisasi yang masih muda, adalah.. bersenang-senang. Ya, betul. Artinya, mengkondisikan ini komunitas yang membuat happy. Bukan membuat sedih, apalagi lelah hati. Saya kurang tau definisinya, tapi lelah hati mungkin jauh lebih parah dari lelah fisik. Masalah lelah fisik, saya mengerti sekali, Sebab di usia 29 ini, ternyata otot saya layaknya orang 57 tahun. Itu kata dokter waktu tes. Ada alat canggihnya, dan jelas ditulis disana. Jadi perlu peningkatan olahraga dan penurunan berat badan. Ceritanya obesitas. Saya mengerti sekali masalah fisik, sebab di usia 29 ini, sejak masuk Rumah Sakit, saya tidak dapat lama-lama berdiri karena kaki yang bermasalah di pembuluh darah vena. Dampaknya vaskulitis. Kata dokter, sakitnya Hyper IgE. Mudah-mudahan bisa sembuh dengan satu cara, kata dokter lagi, menurunkan berat badan sebanyak 20 kilo. Kembali ke masa SMA. Sulit bagi saya. 🙁
So, jika kamu senang dan fun di Blogor, maka salah satu misi blogor tercapai hehe.. hip hip huraaa
Blogor, perlu juga membuat suasana senang. Misalnya kontribusi kegiatan-kegiatan. Saya lihat, bebersih bogor, sudah jalan tapi masih sedikit yang partisipasi. Saya contohnya. Karena modelnya jalan-jalan (baca kondisi kaki saya di atas). Kemudian ada arisan, kopdar mancing, itu cukup membangun kebersamaan. Kopdar adalah ruh komunitas. Baksos dan berbagai event lainnya adalah tenaga utk menjadi besar. Bedanya blogger indonesia dengan blogger amerika, misalnya, mereka gak ada kopdar. Kurang kebersamaan mereka. Makanya FACEBOOK diciptakan, mendekatkan yang jauh. Saling kenal walau sebelumnya gak kenal karena terlalu nge-“geng”. Kalau di Indonesia, sebaliknya Facebook menjauhkan yang dekat. Hehe.. jangan sampai deh.
Blogor, di usia ke dua tahun ini, memang perlu perbaikan. Wajar saja, karena dinamika yang saya lihat ada “hilang” kepemimpinan karena kesibukan. Berbagai masukan, kekecewaan, berantem, dan seterusnya telah terjadi. Semua dinamika, dan pada akhirnya, semua memang happy ending. Sebab, komunitas itu happy-happy. Kata Damiano Unggulo, penyair Italia jaman dahulu kala, “..jika kamu tidak senang, maka jangan lakukan. Kalau kamu lakukan, itu berarti kamu bilang kalau kamu senang melakukannya.”
Memang, usul dan ide banyak, tapi, apakah usul dan ide itu sebanyak SDM yang akan melaksanakannya? Jika iya, mangga atuh di List. Siapa saja yg berkomitmen. Jika saya komitmen untuk bilang akan hadir dan akan bantu. Maka saya hadir dan bantu. Kata Damiano Unggulo lagi, “janji adalah kebanggaan seorang lelaki”, dan “menepati janji adalah menjaga harga diri lelaki”..
Jadi, silakan pengurus blogor yang baru susun agenda mau apa di 2 tahun ke depan. Nggak usah muluk-muluk.. anak dua tahun bisanya apa ya kira-kira? Hayoo.. hmm bisanya ngambek, teriak, nangis dan berjalan kemana-mana. Pengin tahunya besar. Tapi dia lebih dulu mengeksplorasi semua sudut ruangan di rumahnya. Di kamar, ruang tengah hingga mau naik tangga ke lantai dua.
Oke, blogor jadilah seperti itu. Prioritas kegiatan adalah “mengenal” rumahnya. Bogor. Mengapresiasi. Mungkin Hari jadi Bogor bisa jadi momen sekali setahun yang wajib. Sisanya, acara-acara have fun. Gathering dan kumpulkan sebanyak mungkin member untuk menjadi bagian dari keluarga ini. Selain itu, anak balita mulai belajar bicara. Blogor harus mulai belajar bicara. Diajang lokal seperti balita kepada ibu, ayah an saudara-saudaranya. Blogor berkomunikasi dengan ibu pertiwinya. Tetangganya. Komunitas lain di bogor. baik kota maupun kabupaten.
Keep on Kopdar. Mengapa? Tidak ada yang bisa menggantikan ide-ide pada saat tatap muka. Tidak ada yang bisa meluruskan salah paham karena netiket selain silaturahmi langsung. Kita berteman offline dan online. Tidak salah satunya. Jadi, saya rasa, walau banyak yang masih perlu ditingkatkan, BRAVO untuk kepengurusan blogor pertama. Ada pelatihan, ada bedah buku, ada kopdar mancing, ada bareng-bareng ke Yogya, ke Blogshop dll. Selalu ada yang pertama untuk semuanya. Dan kepengurusan blogor pertama, selama dua tahun, menjadi pelajaran kita semua. Tentu bukan pelajaran yang berat, paling cuma menyusun balok sama menggigit-gigit bola. Ya namanya saja baru dua tahun!
Dan saya, di usia 29 akan terus menjadi anggota blogor yang mengapresiasi semua kegiatan yang disusun pengurus. Walau dengan hal yang kelihatan sepele, tapi penting. yaitu HADIR apabila diundang dan tidak ada agenda yang penting lainnya.
Sekali lagi, Selamat untuk Blogor, kunantikan kiprahmu dua tahun kedepan!
Sip Unggul 🙂
Oh ya, maaf dengan tulisanku tentang letih hati. Tak akan ada orang yang bisa mendeskripsikan secara utuh kata itu. Karena memang tak merasakannya.
Harapanku, ke depan tak ada lagi sosok yang menjadi letih hatinya. Dan saya yakin BLOGOR bisa 🙂
hahaha.. betul.. saya cuma bisa menebak berdasarkan lagi d’Massive.. “Lelah hati ini memikirkanmu.. Cinta ini.. Membunuhku…”
Semoga cinta kepada blogor menjadikan pengorbanan kang achoey (Kang Haris) menjadi jihad yang tiada terkira..
hiyalah bagus itu, yang penting mau belajar
salam persahablogan
Alhamdullillah, keluar juga deh bawaan pupuhu nya. sama ultahnya! perlu saya sebarin di milis kang? 😀
ya jangan. Ini dibuat dlm rangka ultah blogor dan sebelum masalah visi misi jadi topik utama. Saya lum bisa amanah. Sesuai isi artikel itu, saya punya program pribadi di 30 tahun harus terealisasi dan blogor bukan salah satunya 🙂
blogor berarti sam dengan si blue ya? mengenai obesitas itu tantangan yang besar, karena saya sendiri juga susah banget menurunkan berat badan walaupun hanya 1 kg..hee
iya nih.. bulan puasa aja cuma turun 1 kg 🙁