Rumah tropis sesuai namanya merupakan rumah yang disesuaikan dengan iklim tropis. Ya, negeri kita. Paparan terik sinar matahari atau kelembapan karena curah hujan yang tinggi jadi ciri khas iklim tropis. Akibatnya? Pada siang hari atau musim kemarau rumah terasa gerah.
Anda yang berencana bangun rumah dalam waktu dekat, tidak cukup hanya memikirkan desain yang fantastis. Memang desain-desain yang dipajang di Internet bisa jadi memikat hati tetapi coba perhatikan kembali apakah cocok dengan iklim kita. Jadi, apa-apa saja yang perlu Anda pikirkan selain konsep atau desain?
Tidak perlu harus melakukan pinjaman besar-besaran untuk membangun rumah. Soal desain, rumah sederhana dengan budget terjangkau versi masing-masing dari kita jika menggunakan prinsip arsitektur yang benar akan membuat rumah nyaman. Kenyamanan adalah faktor paling penting, bukan?
Perhatikan Bagian-bagian ini Ketika Bangun Rumah Tropis
- Orientasi
Orientasi bangunan yang memanjang dari arah timur ke barat lebih dianjurkan. Hal ini memungkinkan cahaya dan udara menyuplai dengan mudah ke dalam rumah. Bahkan memungkinkan kita tidak perlu menggunakan AC.
- Atap
Atap miring merupakan model paling cocok dengan rumah tropis. Ini karena curah hujan yang cukup tinggi sehingga atap rumah di Indonesia butuh yang tahan hujan dan sebagainya.
- Ventilasi
Aliran udara yang lancar tentu saja menentukan apakah rumah Anda akan nyaman atau tidak. Ventilasi dapat berbentuk jendela, pintu ataupun boven. Letaknya dapat dibentuk sesuai sistem cross-ventilation yang memungkinkan udara mengalir secara merata.
- Bahan bangunan
Bahan bangunan yang tidak mudah ditumbuhi lumut dan jamur jadi prioritas ketika Anda memilih bahan bangunan untuk rumah. Material kaca yang digunakan pada boven dan jendela sebaiknya disesuaikan dengan arah sinar matahari dan juga aliran udara. Ini karena penggunaan jendela dan boven memang cukup banyak pada rumah-rumah di Indonesia. Selain itu, pastikan pula bahan dan struktur rumah cukup kuat menahan beberapa kemungkinan bencana.
Untuk itu, pastikan dana Anda cukup untuk memilih bahan bangunan terbaik. KPR BRI atau kredit pemilikan rumah dari Bank BRI menyediakan fasilitas bangun rumah pula. Dengan begitu, Anda bisa memiliki rumah sesuai dengan apa yang Anda butuhkan.
- Pekarangan
Jika memang memungkinkan untuk punya pekarangan, usahakan untuk menyediakan ruang hijau di luar rumah Anda. Pepohonan dan tumbuhan di luar rumah turut mengarahkan aliran udara masuk ke dalam rumah. Selain itu, tumbuh-tumbuhan ini juga menyerap air, khususnya pada musim penghujan, sehingga rumah tidak kebanjiran.
Setelah ini semua dilengkapi, Anda bisa memilih desain yang memang mencirikan dan sesuai dengan rumah tropis. Jangan langsung tergiur dengan gaya rumah Eropa yang mungkin kelihatan mewah, atau rumah negeri-negeri lain yang unik tetapi pikirkan dulu apakah memang sesuai dengan iklim tropis negeri kita.