Bersepeda saat pandemi memang jadi pro-kontra. Terutama jika dikaitkan dengan kebutuhan kebugaran vs bahaya COVID19 yang di Indonesia masih belum bersedia pergi.
Untuk itu, perlu tips dan trik dalam bersepeda di saat pandemi. Tips Bersepeda mungkin sepele, namun di saat adaptasi kebiasaan baru (biasanya disebut New Normal) maka bersepeda di saat pandemi ini memerlukan persiapan bersepeda dan saat bersepeda. Bentuknya, dalam tips dan trik yang perlu diterapkan.
Dapat Ilmu Bersepeda di Masa Pandemi dari Pakarnya
Wah, tentu perlu ya. Untuk itu, dalam sesi Seminar Online Bareng Komunitas Sepeda di Era Adaptasi Kebiasaan Baru yang digagas oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia khususnya dari Direktorat Promosi Kesehatan ini sangat bermanfaat.
Karena nilai pentingnya lah, gagasan ini disambut antusias semua pihak. Ada empat narasumber pada seminar ini, yaitu dari Ditpromkes itu sendiri, yaitu bapak Riskiyana, dari Satgas Penanganan COVID19 , Bapak Sonny dan dua lagi tentunya dari komunitas bersepeda alias komunitas gowesers yaitu Pak Poetoet dari Bike 2 Work Indonesia dan pak Azwar dari Komunitas Indonesia Folding Bike. Pakarnya semua, kan!
Bahkan, menurut data Survey The Institute of Transportation and Development Policy (ITDP) yang disampaikan Pak Sonny dari Gugus Tugas COVID 19, saat ini pengguna sepeda sudah mencapai 10x lipat di sejumlah titik tertentu di Jakarta. Wow pake banget deh.
Bersepeda ÂÂÂdi era new normal ini juga penuh tantangan. Apalagi kalau bukan karena perlunya mematuhi protokol kesehatan. Ditekankan oleh Pak Riskiyana kalau ada 4 tantangan perubahan di era new normal ini.
Tingginya pengetahuan masyarakat saat ini mengenai penularan COVID19 tidak dibarengi dengan praktik yang disiplin oleh masyarakat.
Sebagian masyarakat sulit untuk melakukan physical distancing/social distancing dan sebagian yang masih mempraktikan bersentuhan dengan orang lain.
Sebagian warga masyarakat masih keluar rumah dengan tidak menggunakan APD yang cukup (masker, sarung tangan).
Sebagian warga masyarakat sewaktu pulang ke rumah masih ada yang tidak melakukan cuci tangan atau mandi.
Padahal ya, faktor yang memicu naiknya aktivitas bersepeda saat ini sangat masuk akal. Pasti kamu ngangguk-ngangguk deh. Coba cek, ada beberapa nih menurut Gugus Tugas COVID19 alasannya :
Sepeda menjadi pilihan saat menghindari transportasi umum.
Orang-orang sudah mulai merasa bosan di dalam rumah.
Kebijakan bekerja di rumah (WFH) membuat kesempatan untuk melakukan aktivitas lain, salah satunya bersepeda.
Bersepeda sebagai salah satu pilihan olah raga untuk yang tidak bisa ke gym karena pandemi.
Kebutuhan rekreasi tidak dapat dipenuhi hanya dengan aktivitas di dalam rumah.
Untuk menjaga imunitas tubuh
Sepakat kan?
Tantangan Bersepeda Saat Pandemi
Nah, ini tantangannya nih. Apalagi, menurut Gugus Tugas COVID19, pada saat libur akhir bulan oktober kemarin, banyak yang malah tidak menerapkan protokol kesehatan COVID19. Kapan turunnya grafik COVID kalau gitu yak?
Nah, terlihat nih, kita masih tidak patuh protokol kesehatan pas liburan kemarin!
Gimana kita yang ingin keluar bersepeda saat pandemi, maka perlu menerapkan tantangan ini agar makin lama statistik COVID19 di negeri ini bisa turun melandai. Caranya, ada nih, tips dan trik dari B2W Indonesia dan ID Folding Bike yang diwakili pak Putut dan pak Azwar.
Pada intinya, ada 3 hal yang perlu diperhatikan untuk bersepeda di saat pandemi ini. Persiapan sebelum bersepeda, saat bersepeda, dan ketika kembali ke rumah. Lebih jelasnya mengenai tips bersepeda di masa pandemi ini, ada di slide yang UC tampilkan diatas ya.
Kenali Sepeda, Kenali Diri, Kenali Lingkungan
Selanjutnya, tips bersepeda di era new normal yang perlu kita ketahui adalah 3 Kenal. Kenali sepeda, kenali diri, dan kenali lingkungan.
Menurut para pesepeda sepuh ini, pastikan kita mengetahui hal-hal sebagai berikut :
Pertama, Rute yang akan dilalui. Termasuk didalamnya jarak tempuh, tanjakan turunan, kondisi jalan (lubang/rusak), area padat/rawan lalu lintas/kriminalitas, persimpangan, motor lawan arus, ranmor ngebut dan lain-lain.
Kedua, Lokasi penting. Termasuk didalamnya pos polisi, pos kesehatan, bengkel dan seterusnya.
Protokol Kesehatan Bersepeda di Saat Pandemi
Pastikan kita selalu berpikir dan bertindak yang tidak membuat kita celaka, maupun mencelakakan orang lain ya. Kenali diri dengan baik, patuhi lalu lintas dan waspadai tindak kejahatan tetap perlu ya gais.
Jangan lupa, jalan milik bersama, jadi hargai dan hormati pengguna jalan yang lain, dan dengan demikian kita juga perlu patuhi protokol kesehatan agar tidak menularkan maupun tertular COVID19 dari bersepeda.
Nah, itu intisari sedikit banyak yang bisa saya bagi dalam tips bersepeda di masa new normal atau adaptasi kebiasaan baru ini, dari webinar yang diadakan Ditpromkes Kementerian Kesehatan RI yang baru saja saya ikuti.
Semoga bermanfaat ya! Yuk gowes bersepeda saat pandemi dan pastikan dengan mematuhi protokol kesehatan!
Setuju sama saran dari pakar, kak Unggul. Pemilihan rute dan keamanan lokasi penting pas sepedaan selama pandemi. Apalagi jalanan sekarang makin banyak yang sepedaan kan kak. Perlu aturan supaya pesepeda lebih aman gowes dan nggak kena begal sepeda.
Selama pandemi belum pernah sepedaan. Tapi kalau jalan kaki, sering
Penting banget emang saat masa gini, ketika melakukan aktivitas bersepeda, mematuhi protokol kesehatan diri wajib hukumnya.
Jangan lupa pertimbangkan rutenya banyak org tau gak hehe, krn yang bikin malesnya tu ketemu banyak org di jalan. Kalau misal dibawa ke tempat khusus sepedaan msh mendingan kali ya, kek ke KRB misalnya 😀
Btw kalau di Korsel org2 pd suka sepedaan jg gak mas? 😀
Sepedaan jadi trend banget di masa ini. Banyak yang patuh pada protokol kesehatan, sebagiannya tidak. Tapi untungnya, kegiatan base on habit gini punya tokoh yang diikuti.
Jadi bisa sering sering bikin konten bersepeda yang sehat di masa sekarang
kenali sepeda, kenali diri, dan lingkungan penting diperhatikan untuk
bersepeda di masa pandemi seperti ini ya. kalau lingkungan bs sewaktu2
menganggu kenyamanan bersepeda jd kalau yang sudah rutin jadi bisa
mempersiapkan. selain itu tentu saja sepeda harus dalam keadaan yang
Sepedaan jadi solusi untuk berolahraga dan mendapat sehat tapi jangan sampai melupakan keamanan diri saat berkendara dan patuhi protokol kesehatan….. Yuk akh stay safe
Yang paling penting saat bersepeda itu stay safe. Hindarkan diri dari kecelakaan sendirian atau melibatkan orang atau kendaraan orang lain. Terserah pilihannya, mau olahraga sepeda atau yang lainnya. Yang penting olahraga agar tetap sehat.
Pas awal2 pandemi aku sempet kesel banget sama para pesepeda rombongan besar yang makan jalan sampe full. Non pesepeda jadi bingung mau lewat mana. Udah gitu pas istirahat menggerombol di pinggir jalan nyemil dan minum lepas masker. Pake foto2 pula.
Untungnya sekarang udah banyak berkurang.
Pandemi pada sepedaan ke mana-mana. Aku sepedaan keliling rumah aja, belum jauh-jauh. Masih agak mikir sih, tapi asal patuh sama protokol kesehatan ya gak papa
aku juga maen sepedahan juga ka , untung beli sepeda dari jauh hari , sekarang mah mahil bangeut oh iya
bersepeda di masa pandemic jadi incaran begal ka , hatihati ya ka, ngeri aja . para pesepeda yang sendiri itu di incer lho ka , ngeri kan . Jangan ke tempat sepi aja ya , nanti aku visit ig nya ka
SIp, kalau dengan mengikuti rambu-rambu yang sudah disipakan kan sehatnya dapat dan coro tetap jauh. Rindu sepedaan dengan teman-teman kuliah dulu kan jadinya aku
Setuju sama saran dari pakar, kak Unggul. Pemilihan rute dan keamanan lokasi penting pas sepedaan selama pandemi. Apalagi jalanan sekarang makin banyak yang sepedaan kan kak. Perlu aturan supaya pesepeda lebih aman gowes dan nggak kena begal sepeda.
Selama pandemi belum pernah sepedaan. Tapi kalau jalan kaki, sering
Penting banget emang saat masa gini, ketika melakukan aktivitas bersepeda, mematuhi protokol kesehatan diri wajib hukumnya.
Sepakat nih, kenali diri, sepeda dan lingkungan. Jadi gak asal ngeloyor juga. Safety pokoknya nomer 1 diutamakan ya
Jangan lupa pertimbangkan rutenya banyak org tau gak hehe, krn yang bikin malesnya tu ketemu banyak org di jalan. Kalau misal dibawa ke tempat khusus sepedaan msh mendingan kali ya, kek ke KRB misalnya 😀
Btw kalau di Korsel org2 pd suka sepedaan jg gak mas? 😀
Sepedaan jadi trend banget di masa ini. Banyak yang patuh pada protokol kesehatan, sebagiannya tidak. Tapi untungnya, kegiatan base on habit gini punya tokoh yang diikuti.
Jadi bisa sering sering bikin konten bersepeda yang sehat di masa sekarang
kenali sepeda, kenali diri, dan lingkungan penting diperhatikan untuk
bersepeda di masa pandemi seperti ini ya. kalau lingkungan bs sewaktu2
menganggu kenyamanan bersepeda jd kalau yang sudah rutin jadi bisa
mempersiapkan. selain itu tentu saja sepeda harus dalam keadaan yang
Sepedaan jadi solusi untuk berolahraga dan mendapat sehat tapi jangan sampai melupakan keamanan diri saat berkendara dan patuhi protokol kesehatan….. Yuk akh stay safe
Yang paling penting saat bersepeda itu stay safe. Hindarkan diri dari kecelakaan sendirian atau melibatkan orang atau kendaraan orang lain. Terserah pilihannya, mau olahraga sepeda atau yang lainnya. Yang penting olahraga agar tetap sehat.
Pas awal2 pandemi aku sempet kesel banget sama para pesepeda rombongan besar yang makan jalan sampe full. Non pesepeda jadi bingung mau lewat mana. Udah gitu pas istirahat menggerombol di pinggir jalan nyemil dan minum lepas masker. Pake foto2 pula.
Untungnya sekarang udah banyak berkurang.
Pandemi pada sepedaan ke mana-mana. Aku sepedaan keliling rumah aja, belum jauh-jauh. Masih agak mikir sih, tapi asal patuh sama protokol kesehatan ya gak papa
aku juga maen sepedahan juga ka , untung beli sepeda dari jauh hari , sekarang mah mahil bangeut oh iya
bersepeda di masa pandemic jadi incaran begal ka , hatihati ya ka, ngeri aja . para pesepeda yang sendiri itu di incer lho ka , ngeri kan . Jangan ke tempat sepi aja ya , nanti aku visit ig nya ka
Meski pandemi menghadang, sepedaan tetap jalan ya bang, sayangnya saya enggak punya sepeda, kalo ada mah sudah ikutan saya.
Aku agak kapok sepedaan.
Karena bareng anak-anak siih…agak was-was.
Kalau aku sendiri, sebisa mungkin menghindari keramaian.
SIp, kalau dengan mengikuti rambu-rambu yang sudah disipakan kan sehatnya dapat dan coro tetap jauh. Rindu sepedaan dengan teman-teman kuliah dulu kan jadinya aku