Fasilitas Gojek yang teruji di ibukota telah merambah pula ke berbagai kota lain seperti Bandung maupun Bogor. Walaupun tak berseragam karena berbagai alasan, termasuk menghindari konflik dengan ojek pangkalan, Gojek Bogor menjadi primadona baru menembus macetnya kota metropolitan diatas. Tak terkecuali Bogor yang dijuluki kota seribu angkot yang memacetkan jalanan sejak lama.
Namun miris, kemarin (9/1/15), seorang tukang ojek perusahaan ojek online yang sering disebut “driver gojek” di kota ini pun tak luput terkena penipuan, oleh warga bogor yang tega-teganya menipu seorang driver Gojek bernama Iyank Nurdiyansyah, yang hanya bisa mengurut dada dan mengadu kepada yang Maha Kuasa.
Iyank, dalam status facebooknya mengungkapkan pengalamannya pada hari Sabtu, 9 Januari 2016 ditipu oleh pengiriman fiktif. Dia kehilangan sejumlah uang sebesar Rp 600.000 (enam ratus ribu rupiah), amblas diambil penipu yang tak bertanggung jawab.
Memulai “karir” Gojek di Kota Hujan, Iyank bersama istri, Gita Lestari berusaha membuka lembaran baru tahun 2016 ini dengan harapan menambah penghasilan dengan jadi pengemudi gojek. Selain diet OCD nya berhasil, Iyank berharap profesi barunya pun akan berhasil pula. Tak dinyana, sebuah order pelayanan gojek, yaitu pengiriman barang melalui Gojek dimanfaatkan penipu untuk mengeruk duit dari driver Gojek malang ini.
Menempuh jarak 23 Kilometer demi sebuah paket untuk diantar ke kawasan Leuwiliang, kabupaten Bogor, Iyank bersuka cita menjemput rejeki. Ditulis dalam statusnya, dia sebenarnya sudah merasa rada aneh, ketika diminta menemui penjual barang di sebuah Kafe. Ketika tiba, Iyank membayar uang enam ratus ribu demi paket yang sudah dibungkus rapi, untuk dikirim ke Pelanggan yang memesan order Gojek dengan driver Iyank tersebut.
Alasan si penjual di Kafe yang ditemui, dia tak mau kirim via pelayanan seperti JNE, karena “Customer”nya ingin buru-buru menerima paket tersebut. Tak bisa barang telat satu hari pun dengan layanan super cepat JNE semisal YES (Yakin Esok Sampai) dan jasa titipan kilat sejenisnya.
Dengan kepiawaian penjual yang merangkap penipu ini, Iyank si Gojek Bogor akhirnya merelakan uangnya menebus barang “Vapor Innokin dan Dua Cairan (Liquid)” dimana nanti pelanggan yang akan membayarnya. Artinya, pelanggan yang mengorder barang tersebut akan membayar reimburst uang Iyank. Entah, apa yang ada dipikiran Iyank sepertinya ter-hipnotis sehingga alam bawah sadarnya menerima model transaksi ini.
Tak berapa lama, diperjalanan Iyank menelepon pelanggan. Ternyata nomor handphone tersebut tidak aktif. Berinisiatif menelepon penjual tadi, yang mengaku paket tersebut berisi minuman mixed sejenis anggur, juga tak aktif. Iyank mulai cemas.

Dengan bergetar, Iyank membuka bungkusan paket. Innalillah, ternyata isinya, kalau meminjam bahasa Iyank, “Zoonk!”. Isinya adalah dua buah botol bekas Obat, dan sebuah charger handphone jadul yang sudah rusak. Betapa perih Iyank. Kedua nomor Handphone tak bisa dihubungi, dan alamatnya pun fiktif.
Ya Allah, ujar Iyank meluapkan emosinya di status Facebook, ada orang yang tega, menipu si driver gojek yang bersusah payah mendapatkan uang setiap lembarnya dari subuh hingga malam hari.
Iyank hanya berusaha legowo, mau bagaimana lagi, nasi sudah menjadi bubur. Hanya sang Istri yang disebut dalam doanya, untuk sabar senantiasa. Bahwa cobaan ini datang demi mengais rejeki yang halal. Dan kedepannya, agar berhati-hati dalam transaksi, dan tetap istiqomah menjemput rejeki dengan Gojek.
Berikut kutipan keresahan hati iyank Gojek Bogor ditipu warga bogor yang oknum tak bertanggung jawab itu.
Saya mau berbagi pengalaman sedikit yg saya alami hari ini,
Kebetulan sy adalah salah satu driver gojek di kota bogor,hari ini saya dapet order untuk membeli barang,seharga 600.000…anehnya,sy di suruh nemuin seseorang di sebuah kafe,dan barangnya sudah di bungkus rapi,.bilang nya sih vapor innokin…terus saya tinggal bayar,alesan nya tdnya mau di kirim via jne,tetapi customernya minta buru2.
Awalnya saya curiga,tetapi karena kepiawaian penjual,dan kebodohan saya akhirnya sy percaya dan membayar barang tersebut…,
Lalu di tengah perjalanan sy coba untuk menelpon customernya,dan langsung tidak aktif,bayangkan saja jarak yg harus sy tempuh 23 km..akhirnya saya memutuskan untuk membuka barang tersebut…dan hasilnya zooonkkkk,,,isinya cuman 2 botol obat bekas,dan 1 buah casan nokia yg rusak…
Saya cuman bisa bengong,nomor hp penjual dan customer sudah ga aktif..uang 600.000 melayang begitu aja, betapa mudahnya dia dapet uang sebanyak itu,sedangkan saya dapetin nya aja sampe panas2n,narik dari abis subuh sampe malem tiap hari,dan kok bisa ya seorang manusia bisa setega itu…
Astagfirullah…pengen nyari rizki yg halal aja masih ada yg jahatin,..
Last…ni bener2 jadi pelajaran yg berharga….kalo manusia itu gak bs di tebak,dan mungkin akan menghalalkan segala cara demi perutnya…
Sy yakin Allah Maha Adil,semoga mereka dapet balesan yg setimpal,Aamiin…
Buat istri sy Gita Lestari sabar ya,InsyaAllah ada gantinya…Aamiin.
Buat semuanya,khususnya para driver gojek,untuk lebih berhati2,banyak kejahatan dan modus penipuan dalam berbagai cara,,,karena setiap pekerjaan apapun pasti ada resikonya…yg penting mari kita luruskan niat,mudah2n hasil jerih payah kita menjadi berkah
Bersabar ya Iyank, kita yakin, hanya segelintir warga bogor yang seperti itu. Sebagai warga bogor, saya mengutuk tindakan tersebut dan meminta aparat segera mengusut tuntas modus baru kejaatan ini. Semoga Iyank dipermudah dalam mengurus kelakuan penipu tersebut.
Jika pun Iyank tak lapor, semoga penipu tersebut terkena karma-nya. Penjahat yang tega dengan sesamanya. Sesama orang kecil. Semoga ke depan Iyank laris manis dengan pekerjaan halalnya dan selalu didukung sang Istri yang menemani.