Polisi Tidur.. Apakah Ada Aturannya?

https://www.unggulcenter.org/polisi-tidur-apakah-ada-aturannya/

Review kali ini tak biasanya. UC mau ngomong masalah polisi tidur.  Rintangan, jeglokan/jeglogan apapun bahasanya. Bahasa inggrisnya apa ya #googling  aha ternyata “BUMP”. Street bump kayak gitu lah. Di Wikipedia ini cukup jelas.

Oke, mengenai polisi-tidur ini, berawal dari kekesalan saya, sebagai pengendara motor (butut lagi) yang sering berbunyi klontang klontang kalau lewat jalan yang banyak lubang maupun undak-undak seperti polisi tidur. Kayaknya kesakitan banget ni motor.

Nah suatu malam yang gelap, wajar dong saya jalan ngebut, apalagi sudah didalam jalan alternatif menuju rumah. Otomatis saya hafal mana lubang-lubang dan tikungan-tikungannya. Tiba2 gedubrak, motor menaiki undakan polisi tidur yang ada rangkap dua, kecil-kecil sih ternyata (Setelah saya lihat esok harinya) namun lumayan tinggi sehingga kalau dilewati pastinya kerasa naik-turunnya. Yang bikin motor rusak adalah jaraknya yang mepet dan “nanggung” sehingga getaran keras sekali dan motor (ban) belum sempat napak ke aspal kembali sudah kena polisi-tidur berikutnya. Inilah yang membuat polisi-tidur ini mengesalkan pengendara.

Tidak jauh dari situ, ada lagi, kena lagi saya. Yang ketiga kali, juga ada. Tapi kali ini hanya separuh alias setengah dari jalan. Nah, motor bisa menghindari dengan mengambil ke arah yang tidak ada polisi tidurnya. Masih mending, kalau polisi-tidur rangkap tiga seperti dibawah ini, karena yang saya hadapi malam itu (tidak sempat memotret) jaraknya dekat sekali dan tinggi pula :

Polisi tidur rangkap tiga

Gila ini polisi-tidur dibuat banyak banget buat apa ya. Saya bisa terima dengan alasan gak boleh ngebut disekitar perumahan. Bisa juga terima ada polisi tidur di-awal dan diakhir sebuah kompleks sekolahan atau militer dan sejenisnya. Di depan sekolah sekarang kan jalannya sudah dicat dan ditulis “zona Selamat Sekolah”. Katanya itu program nasional. Saya juga sependapat, polisi tidur dibuat biar orang naik motor gak kalap, kebut-kebutan dan berisiko kecelakaan.

Zona Selamat Sekolah, Didepan sekolah, di cat merah marun dan dilarang Parkir

Nah yang bikin penasaran, ada ngga sih aturan RESMI mengenai pembuatan polisi-tidur ini? Mengapa jumlahnya nggak SATU saja biar motor yang lewat itu gradak gruduk dan rantai sampai lepas?

Nah kalau diperumahan seperti di Kendal ini pasti bikin pusing hehe.. Alhamdulillah bukan dijalan raya ya.   Foto : primbondonit.blogspot.com

Seperti contoh yang saya alami diatas. Eh ternyata, itu polisi tidur sengaja dibuat agar orang melambatkan kendaraan dan warung BAKSO yang baru buka itu bisa dengan jelas dilihat dan diharapkan orang mampir hehehe.. ini kesimpulan saya looohh.. berdasarkan belasan tahun liwat dijalan yang sama!

Saya pernah ketemu polisi tidur yang jumlahnya LIMA kecil-kecil. Ini yang sering bikin motor gampang rusak. Saya juga ketemu Polisi-tidur MAHAL seperti yang di Jalan Margonda Raya, Depok, yang berwarna kuning dan impor dari INGGRIS dengan harga 15 juta satu-nya. Jaman dulu, saya ketemu polisi tidur itu SATU saja tapi besar. Jadi semua kendaraan melambat dan melewatinya. Sekarang? Saya ketemu TIGA, LIMA bahkan SEPULUH polisi-tidur disemen dijalanan secara berbaris.

Polisi Tidur Kuning di Margonda, di seberang Kober
Polisi Tidur di Margonda, Impor Made in England. Perhatikan tulisannya didalam box

Beberapa blog juga mengeluhkan laku polisi-tidur yang seenaknya dibuat oleh pemilik rumah yang ada dipinggir jalan. Menzalimi pengguna jalan. Di Lahat, Sumsel, dalam 1 kilometer ada 25 polisi tidur! Parah.. Dari googling,  eh situs macam MBDC yang “gila” juga ikutan ngomong mengenai jenis-jenis polisi tidur. Jenis terakhir saya yakin semua suka hihi..  Walau demikian, saya ketemu tips berkendara terkait adanya polisi tidur disini. Mudah-mudahan bermanfaat dan nggak kesal kayak saya.

Lalu, siapa yang salah dan siapa yang BERHAK membuat polisi-tidur? Seperti apa aturannya? Apakah ada patokan jarak, jumlah rangkap, ukuran, tinggi dan bahkan, bahan polisi tidur? karena ada yang membuat dari aspal ada dari karet, ada dari campuran sintetik seperti gambar diatas. Ada yang bisa bantu?

#PusingSaya #MotorSayaLebihPusingTiapBulanMestiServiceGara2Ini

About the Author: unggulcenter

Pengelola UC - Review Pengalaman Produk dan Perjalanan

You might like

1 Comment

  1. yah begitulah bang… ane juga heran dengan pola pikir merintangi jalan dgn keterlaluan… lebih baik ditutup sekalian adja yar nggak ada yg lewat… sudah seharusna masalah ini diangkat ke level nasional biar adapenanganan yg jelas dan ada peraturan cara membuat polisi tidur yg mampu menangkal pengguna yg ugal ugalan sekaligus tidak membebani semua orang… karena tidak semua pengendara ugal ugalan… ntahlah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.