Pagi itu, 26 September gue udah nyampe Stasiun Cawang. Kereta KRL Jabodetabek emang zuper, karena Sabtu, gak begitu rame. Adem-nya kerasa. Tujuan gue, ke Smesco Netizen Vaganza yang akan digelar selama dua hari. Gelaran ini bareng juga dengan Smesco Art Festival. Kepengen tau banyak tentang bisnis sekaligus mau ikutan kelas-kelas workshopnya yang oke banget, terutama bagi gue yang suka traveling.

Tempatnya di Gedung UKM Gallery yang biasa juga disebut Gedung SMESCO. Disini nih para KUKM (Koperasi Usaha Kecil dan Menengah) dibina dan dikembangkan bersama pemerintah untuk garap pasar Internasional. Lokasinya Strategis banget ternyata karena bisa dicapai dari mana-mana. Semalam googling, eh di Gatsu. Dekat dari stasiun. Ternyata gedungnya unik pula hehe. Maklum anak bogor yang jarang ke Jakarta, tapi ke Puncak mah sering hehe.. #GakNanya

Menuju Halte Busway, gue tergoda untuk naik bis di depan Menara Saidah, karena kenek-nya pada teriak, “Smesco, Smesco!” wah banyak ternyata saya lihat yang masuk. Rata-rata bertampang unyu dan segar anak muda kayak gue hehe. Memang, mereka anak sekolahan ternyata. Dari ngobrolnya yang sempat gue curi dengar. Mau ke Smesco juga, acara yang sama. Wah makin penasaran deh.
Namun gue tetap naik busway. Maklum, anggap aja ngga ngongkos karena sudah pakai kartu e-money yang dipakai juga untuk bayar tiket KRL Jabodetabek. Kekinian banget kan gue, anak muda, cash-less hehe..
Eh pas berjalan kaki menuju lokasi dari stasiun Busway yang dekat banget dengan lokasi Gedung SMESCO, saya bertemu dengan @cumilebay salah seorang blogger dan travel blogger ala-ala yang juga diundang untuk liput helatan hari itu.
Akhirnya kami berdua gandengan eh, jalan bareng. Bedanya, beliau ngga perlu ikutan reportase keringatan nulis kayak gue, udah profesional duluan. Maklum udah terlanjut ngetop dikalangan remaja ibukota #halah.

Waah! Pas mau masuk gerbang aja udah meriah. Rame remaja dan mahasiswa. Bahkan gue lihat ada juga beberapa guru (dari tampangnya juga hihi) yang berkoordinasi dengan anak muridnya yang mungkin serombongan naik bis belum tiba.

Di depan, sudah tunjukkan jatidiri SMESCO. Food truck dengan produk makanan dari pengusaha-pengusaha lokal KUKM. Keren ngga bro.



Di dalam, panggung utama sudah penuh terisi. Gue isi registrasi aja rebutan sama mereka-mereka anak muda ini. Eh ternyata, ada juga yang kenal gue, Intan, cewek petugas registrasi ulang yang gue kenal jaman suka main ke sekolah nya dia di Bogor.
Eit, gue main basket bareng anak Korea yang jadi Relawan di Bogor, bukan cari cewek waktu itu. Gini-gini gue aktivis sosial juga bro hehe. Sekarang dia udah kuliah di Politeknik Multimedia. Cocok sama jurusan SMK nya dulu, Multimedia. Sukses selalu ya Intan hiks hiks.

Apa yang didapat di SMESCO Netizen Vaganza ini? Banyak. Cinta produk lokal pastinya. Karena disini lah pameran-pameran KUKM digelar. Selain itu, SMESCO juga punya tagline RUMAH KITA jadi dengan demikian KUKM dibina dan dikembangkan dengan baik. Event kali ini juga punya tagline Local Brand Lebih Keren. Jelas, dari pintu gerbang dah gue buktiin, dengan Food truck KUKM nya.

Dimana lagi kan loe bisa ketemu batik unyu unyu lengkap dengan papan-papan info yang unik ini? Ini brand kita men!
Nggak cuman batik loh warisan produk dan budaya kita. Di UKM Gallery nya Smesco gue temuin buanyak! dengan kualitas bagus banget.






Kedua, disini juga gelaran festival untuk remaja. Jadi, yang datang ngga hanya plongak-plongok tapi perform di panggung dan ada berbagai kompetisi sekolah bertema budaya Indonesia. Pagelaran tari dari Papua, Aceh, Sunda dan Kelapa eh Jakarta menjadi ajang mereka mendukung teman-teman mereka dari berbagai sekolah sejabodetabek.




Tema hari ini seperti gue bilang, adalah BRAND LOCAL LEBIH KEREN. Wuih iya bener, keren nih berbagai produk yang ada di Smesco. Berkualitas baik dan tinggi. Bahkan sudah jadi langganan ekspor. Selain itu, Cinta produk dalam negeri juga menjadi misi Smesco untuk para remaja. Oleh karena itulah, Smesco hadirkan undangan ke banyak remaja dan anak muda.

Di sesi panggung utama, direktur Smesco tegaskan bahwa Smesco akan bantu maksimum setiap KUKM dan nggak hanya itu, juga mempunyai banyak program seperti SmescoNV ini agar makin banyak anak muda mengenal dan mencintai budaya dan produk lokal.

Berjalan-jalan keliling Indonesia, fotografi, semua menjadi bagian dari mengenal jati diri produk dan budaya lokal. Oleh karena itu, event ini diperkaya berbagai workshop yang tingkatkan kecintaan terhadap Indonesia. Misalnya kelas-nya Mba Raiyani Muharamah. Wuih, inspiratif. Beliau paparkan tip trik untuk fotografi diam alias still fotography.
Juga travel witing dari Agustinus Wibowo. Dua workshop yang gue ikutin. Gue yakin lo juga suka, karena menjelajah Indonesia dengan segala keindahannya, ngga cukup hanya dipandang, tapi juga diabadikan, dan disebarluaskan.
Selain event Smesco Art Fest dan SmescoNV alias Netizen Vaganza ini, Smesco juga punya aksi lebih konkret lainnya dengan segmen berbeda. Smesco Festival. Gelaran yang kalau ngga salah sudah dua kali dalam dua tahun ini bermanfaat banget. Ini nih, untuk kamu yang secara spesifik mau terjun ke dunia usaha. Dibantu abis! Liat aja komposisi acara-nya yang selalu padat dengan berbagai ilmu bergizi mulai dari motivasi utnuk anak muda memulai usaha start-up, mencari franchise, hingga tips tembus pasar internasional.
Alhasil, menurut gue, Smesco memang cocok jadi sandaran bahu untuk akselerasi bisnis. Juga tepat undang anak muda untuk gelaran yang menunjukkan budaya Indonesia dan produk Indonesia. Supaya makin cinta, makin semangat untuk memakai produk lokal serta bangga dengan produk dan budaya Indonesia. Untuk itu, gue dukung Smesco dan gue bilang, memang, produk lokal itu keren abis!













