Banyak cara melewatkan tahun baru 2016 dan menutup 2015. Selain bakar jagung, ayam dan tiup terompet, bisa hal positif lain seperti muhasabah (refleksi diri) mengenai apa yang sudah dilakukan dan mau apa ke depan, dilakukan dirumah, dalam suasana hening. Atau, tak merayakan sama sekali. Sah-sah saja.
Namun kegiatan anak SMP berikut ini tentu bukan hal yang “sah” saja. Entah, mengapa malam tahun baru ini menjadi ajang pesta seperti ini dan tak terdeteksi pihak berwajib. Bahkan tak terdeteksi pihak orangtua dan masyarakat?
Walau ramai sekali dengan para remaja SMP yang menonton teman sekolahnya yang perempuan menari STRIPTEASE EROTIS beramai-ramai, mereka asyik bersorak girang, meliuk-liuk, dengan ditonton puluhan anak SMP lainnya yang mengeliling para dance performers bau kencur tersebut.

Bahkan selain bergerak erotis dengan pakaian minim, bahkan ada yang sudah siap dengan grup tank top berwarna merah, mereka melakukan berbagai gerakan berhubungan intim! OMG!



Foto-foto yang pertama kali diaplod di Kaskus, oleh Medan Satu ini sontak heboh. UC menelusuri fenomena ini dengan melihat pakaian “seragam” mereka yang sepertinya mempunyai pola. Apabila dilihat lebih dekat, ada tulisan Setu Babakan Junior (High School?) 512 di salah satu kaos yang berpola sama dan mestinya mereka yang mengadakan “party” ini di bagian punggung, dan SBJR 512 di bagian dada.
Setelah lebih jauh, ini dia, terungkap bahwa penyelenggara ini mereka yang merupakan kelompok anak SMP yang menamakan diri sebagai Setu Babakan Junior Rasta yang memiliki page di Facebook. Dari nukilan di page mereka yang jarang di-update pun bisa kelihatan, beginilah kelakuan anak SMP sekarang (minimal, anak-anak SBJR 512, singkatan yang mereka buat).

Boleh jadi, nama resmi sekolah mereka adalah SMPN 512 Setu Babakan. Namun menilik dari adanya gambar lain dengan tiga angka yang entah maksudnya feat itu apa, mungkin angka ini hanya penanda saja. Semisal Blink 812 band favorit UC. Angka yang hanya mereka yang tahu artinya. Kita tak tahu persis, hanya tahu kelakuannya dan facebook page nya.

Mengusung bendera hijau putih merah (di foto) atau bendera merah putih hijau (di profile pic), SBJR 512 juga punya geng lain, yaitu BBR 502 yang tak diketahui apa kepanjangannya. Mungkin sekolah lain, mungkin sesama sekolah tapi versi ceweknya or kelas lainnya.

Yang pasti, dalam beberapa status FB nya, mereka berkicau dengan bahasa “tidak mau jadi pengecut”, mungkin ini pemaknaan “jantan” dan “gaul” ala mereka. Walau demikian status ini sudah lama sejak Juli 2015 dan tak ada status baru. Mungkin mereka lebih suka berkicau di twitter dengan ekspansi alay yang sekarang makin ramai dan minta di folbek kakak itu.

Mungkinkah polisi dapat menemukan para pelaku dan dari sekolah mana? Mengingat heboh nya party ini yang bukan dihadiri oleh dua tiga orang tapi puluhan remaja, dan terang benderangnya jejak mereka di dunia maya? Kita tunggu apa langkah pihak berwenang maupun masyarakat.
foto : medan satu/kaskus
edan sangat miris sama anak zaman now, bkannya berpikir buat majuin bangsa malah kya gini kelakukannya sungguh miris dan cuma bikin orangtua malu !!
Astagfirulllooooh…bener bang heran dgn orangtua dan masyarakat setempatnya..bener2 ngerii