Bertaburannya merk-merk brand terkenal asal luar negeri di negeri kita ini membuat lafal Indonesia mengikuti. Bukan hal yang salah kok, karena disesuaikan dengan “citarasa” lokal. Namun bukan berarti kita ngga boleh tahu dan ngga bisa mengucapkannya. Apalagi, jika berhadapan dengan orang luar negeri, tentu cara pengucapan yang benar jadi acuan. Biar ngga bikin senyum-senyum, dan paling parah, disalah artikan oleh lawan bicara.
Yuk mari kita lihat belasan brand yang bikin kamu bilang “ooo.. begitu ya cara bacanya” ini!
Oya, yang saya tuliskan ini huruf dan pengejaan yang pelafalannya dalam bahasa Indonesia ya menyebutkannya.
1. Huawei
Gampang ya, sebut aja “hua-wei”. Ternyata, cara membaca Huawei adalah ‘wah-wei.’ Cara membaca “wei” nya seperti bahasa Inggris yang “Way” ya.
2. Asus
Biasanya kita sebut saja, “A-Sus”. Ternyata, Asus ini kata petinggi Asus sendiri, beneran dieja dengan lafal bahasa inggris. Jadinya “Ei-seus.”
3. Xiaomi
Oke, Xiaomi. Biasanya tinggal ganti “X” dengan disebut “Ts” jadi kita sebut “Tsiaomi”.Ternyata oleh Xiaomi sendiri, cara membaca yang benar adalah “show-mi.” Hilangkan huruf “i” setelah “X”.
4. Adobe
Karena ini brand Amerika, kita eja dengan “A-dob”, menghilangkan “e”. Ternyata yang benar adalah “e-do-bi”.
5. Nike
Sama, karena Amiriki, kita eja dengan “Na-ik”. Padahal huruf “e” nya disebut, jadinya “Naik-i”. huruf “i” ini seperti kita mengeja bahasa inggris “key”.
6. Samsung
Samsung kita sebut biasa aja sesuai lafal. Ternyata cara mengeja Samsung adalah “Sahm-song”. Bukan “u” tapi “o”. Sedankan mengeja “sam” harus ada huruf “h” nya jadi “sahm”.
6. Hyundai
Mengeja Hyundai ternyata adalah “Han-de” Memang, Hyundai ini sebenarnya meniru Honda loh gais awalnya! tapi sekarang lumayan keren kan hehe..
7. Hermes
Wah siapa yang suka belanja tas? Merk asal paris ini kita yang merasa bahwa bahasa perancis selalu menghilangkan huruf “s” dibelakang dan huruf “h” di depan ternyata tidak benar. Tak semua “s” di belakang dihilangkan. Contohnya Hermes ini. Cara membaca Hermes adalah “ermes”. Pakai “s”.
8. Sprite
Minuman bersoda asal AS ini biasanya kita baca “seprit”, dengan hilangkan huruf “e”. Ternyata yang benar seperti baasa inggris yaitu “sprait”.
9. Carrefour
Karena ada “Care” kita baca jadi “kerfur”. Padahal ini merk Perancis bukan Amerika/Inggris, dengan dua huruf r bukan satu. Cara membaca Carrefoour adalah “karfur”.
10. Skype
Ini kebolak biasanya dengan Nike dan Adobe. Disini kita suka baca dengan “skaipi”, huruf “e” dibaca. Padahal, cara membacanya hanya “Skaip”.
11. Peugeot
Masih belibet ala-ala Perancis. Pabrikan mobil negeri Napoleon ini kadang dieja dengan “pis-syu”. Padahal, ejaan yang benar adalah “pe-zyo”. Peu jadi “Pe” bukan “Pi”. Geot jadi “zyo” bukan “syu”.
Biar mantab cara mengucapkan nama merk perancis, ini dia saya tambahkan lagi ya!
12. Guy Laroche dibaca : Gi Larosh bukan “Gay” atau “Guy” Larosh.
13. Louis Vuitton dibaca “Lui Vitong” bukan “Lui Vuton”
14. Michelin, merk ban dibaca “Misyelang” bukan “misyelin”.
15. Sophie Martin, dibaca “Sofi Martang” bukan “sofi martin”.
16. L’oreal dibaca : Loreal bukan “loriel”.
17. Esprit dibaca “espri” bukan “esprit” atau “isprit”.
18. Chanel, ini merk perancis bukan Inggris/Amerika so bacanya “syanel” bukan “chennel” atau “channel” apalagi “kanel”.
19. Pierre Cardin bacanya “Pier Kardang” bukan “Pier Kardin”.
20. Yves Saint-Laurent dibaca “ivs sang lorang” bukan “ives seint lauren”.
Beberapa nama populer lain juga saya tambahkan :
21. Cordon Bleu, menu makanan populer dibaca “kordong ble”, bukan “kordon blu” bukan Blue dalam arti Inggris Biru ya.
22. Croissant, roti, dibaca “kroasong” bukan “kroisang” yang rada-rada perancis tapi ternyata bukan begitu bacanya.
Nah, itu dua puluhan cara membaca merk luar negeri yang ada di Indonesia. Kamu bisa juga komentar dan tambahkan, karena masih banyak loh yang saya ngga tau dan kelewat!