Pentingnya Perkenalan di Milis

https://www.unggulcenter.org/ayo-kenalkan-diri-di-milis/

Sebenarnya tidak tepat juga kalau kita bilang budaya timur adalah memperkenalkan diri. Toh, semua orang di dunia ini ketika baru pertama kali bertemu tentu berkenalan dan memperkenalkan diri. Tapi budaya timur akan membuat orang bertanya-tanya dan nggak nyaman dengan ada yang tak memperkenalkan diri.

Akan menjadi hal yang berbeda, ketika dalam sebuah milis misalnya, kita lalu-lalang tanpa memperkenalkan diri ke khalayak penghuni milis. Ini mengingatkan saya juga supaya selalu memperkenalkan diri ketika bergabung ke komunitas. Ihwal Anda sudah kenal dengan sebagian besar member milis, bukan berarti Anda “selonong boy” saja memantau perkembangan milis. Apa ya istilahnya plurker,. troller or stalker apa saya gak ngerti. Namun pada suatu waktu ketika ada listing “project” dan “jatah” undangan untuk komunitas misalnya, tiba-tiba Anda ngedaftar. Hehehe..

Saya kira saya perlu untuk menulis ini karena dari sekian banyak komunitas dan milis yang saya ikuti, pasti deh ketemu yang seperti ini. Mungkin benar, kalau ada alasan “Ah, ini kan online” gak perlu saling kenalan lagi, saya kan offline sudah kenal semua.”  Tapi menurut saya tidak tepat juga. Ini masalah etika. Ada teman blogger yang sehari-hari kita sudah kenal, sangat aktif, istri dari si W misalnya, tetap saja beliau ketika kemudian join di milis, memperkenalkan diri. Bikin trit perkenalan. Si Suami juga malah ikut komentar “salam kenal” hihi.. Nah, beda dengan dunia offline (nyata) kita langsung aja kenal-kenalan. Kalau di milis, specially untuk anggota baru, wajar saja kalau Anda buat trit khusus perkenalan diri Anda.

Dari beberapa milis yang saya ikuti, menarik untuk melihat milis blogger Palembang, yaitu Wong Kito. Mereka punya aturan yang tegas mengenai member yang dapat berinteraksi di milis. Namanya “pecah telok” artinya Anda harus kreatif memperkenalkan diri baru kemudian ada tim penyeleksi yang bilang Anda lulus dan boleh gabung. Jika tidak, tiap akhir bulan akan ada “bersih-bersih milis” 🙂  Kelihatan ekslusif yaa heheeh… Nah, awalnya saya juga begitu. Tapi ternyata memang ini ada sisi bagusnya. Sangat bagus malah menurut saya. Selain ada aura kegigihan, sebenarnya tim pelulus dan kawan-kawan itu main-main saja kok. Jika kita “baca” intinya, adalah ingin kekompakan, keseriusan dan nantinya akan aktif di berbagai kegiatan. Dan bukan sekedar “memantau” milis. Asal memang tak harus banyak disuruh ulang terus ya, kesian juga hehe..

Sistem bersih-bersih milis ini bagus juga. Agar akun-akun yang keliatan non-aktif bisa kita cek. Karena suka ada akun spam misalnya dan seterusnya. Juga menjamin bahwa satu kali dua kali si pemilik akun membalas reply dan nimbrung dipercakapan. Apalagi akun-akun yang kalau “kopdar” gak pernah datang. Masih mending kalau sempat reply “tidak bisa datang, gudlak kopdarnya yaa” tapi tak ada respons sama sekali. Jadi ada kontribusi, Offline maupun Online. Di beberapa milis lain yang saya ikuti, sistem ini berlaku.

Intinya nanti memang milis itu utk penyambung informasi dan silaturahmi. Bukan ajang banyak-banyakan member. Kalau member banyak tidak menjamin aktivitas dan kegiatan juga meningkat. Yang ada juga bisa-bisa jadi target “operasi” spam dan brand yang mau menguntungkan diri nya sendiri.

Paling tidak, ini minimal menurut saya, moderator atau owner memperkenalkan si member kepada khalayak sebab DIA yang bertanggung jawab meng-approve itu member 🙂  di milis lain, selalu ada “moderators note” yang bilang, “Anda kami approve, silakan bikin trit perkenalan…” 🙂

Saya rasa, Anda (dan saya) harus introspeksi jika sampai saat ini tidak pernah mengenalkan diri di milis namun nimbrung sana sini. Ya anggap aja Anda kenal di dunia nyata lebih dari separuh anggota milis, tapi tak semudah itu Anda berinteraksi di dunia maya, karena banyak orang yang juga tak kenal.  Atau, mau cek di statistik milis, jumlah member milis dan jumlah member yang Anda “kenal”?

Omong-omong tentang perkenalan, sudah pernah melihat lagi ngga dulu, perkenalan Anda seperti apa? Jangan-jangan norak kayak saya yang ketika saya baca ulang, idih saya kok gini ya memperkenalkan diri hehehe..

Bagaimana dengan Anda?

 

About the Author: unggulcenter

Pengelola UC - Review Pengalaman Produk dan Perjalanan

You might like

2 Comments

  1. asalkan dikasih tau jauh2 hari misal sepekan sebelumnya, sepertinya tetap etis. Kalau belum mau memperkenalkan diri, dikeluarkan dulu, nanti daftar ulang. Jadi bukannya di “banned” tapi memang kalau belum ada waktu utk berinteraksi, silakan nanti dulu joinnya. Join kalau udah siap berinteraksi. CMIIW

    Bersih2 juga maksudnya untuk ngecek spam atau bukan nih yang masuk dan punya tujuan apa. Mau nguping aja atau mau interaksi.. dst.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.