Berbusana muslim dengan rapi, anak-anak ini sudah duduk dibarisan depan. Jumlahnya ada belasan, dan semua ceria. Mereka anak-anak yatim, yang sudah tak memiliki seorang Ayah. Anak-anak, yang menurut tuntunan Islam, patut kita santuni. Banyak sekali ayat di Al Quran menyatakan bahwa seorang muslim yang bertakwa harus menyantuni anak yatim. Paling tidak, kita tentu tahu Surah Al-Maun 1-7 yang kerap kita baca ketika sholat, kan?
“Tahukah kamu orang yang mendustakan agama itulah orang yang menghardik anak yatim dan tidak memberi makan orang miskin, maka celakalah bagi orang-orang yang sholeh yaitu orang-orang yang lalai dari sholatnya, orang-orang yang berbuat riya dan enggan menolong dengan barang berguna”.
(QS. Al-Ma’un ayat 1-7)
Pun Nabi Muhammad mencontohkannya dengan jelas pada hadist-nya, antara lain
“Sesungguhnya, seorang laki-laki mengeluh kepada Nabi s.a.w., karena hatinya yang keras. Nabi s.a.w. berkata: -’Usaplah kepala yatim, dan berilah makan orang miskin’. (HR. Ahmad)
“Barang siapa yang mengikutsertakan seorang anak yatim diantara dua orang tua yang muslim, dalam makan dan minumnya, sehingga mencukupinya maka ia pasti masuk surga.” (HR. Abu Ya’la dan Thobroni, Shohih At Targhib)
Jadi, momen Ramadan ini harus bin wajib dimanfaatkan untuk optimal menyantuni mereka, jika di bulan-bulan yang biasa, kita banyak lalai. Itu lah mengapa kami disini. Ikut berbagi ala WeLoveHonda ini. Acara yang keren, karena ngga hanya ngabuburit dengan hiburan, tapi kegembiraan bersama anak yatim dan juga, ilmu bermanfaat soal “Defensive Driving” dan sharing mengenai tren modifikasi motor. Wow.
Itulah, kami, disamping dan depan mereka, banyak yang mantengin hape. Sekilas memoto, memandang mba MC yang cantik dengan busana muslimnya, mendengarkan dan senyum-senyum, kemudian mengetik di hape. Mereka bloggers. Saya dan kawan-kawan. Di belakang, banyak pula yang hadir. Berpakaian jaket motor rata-rata. Jelas, mereka komunitas motor, yaitu WeLoveHonda dan juga undangan lain. Ramai, seru.

Sedangkan sejurus di samping dan belakang, sibuk memerhatikan dan mondar-mandir mengatur acara, berkemeja hitam adalah teman-teman dari Detik dan Honda. Penyelenggara acara yang sederhana tapi sarat makna ini.
Sarat dengan makna, dilakukan dengan cara yang indah. Konsepnya berbagi. Kemarin, Minggu, 26 Juni 2016 bertempat di Locanda, resto kafe di bilangan Senayan. Kafe yang cozy ini di-set sedemikian rupa guna memudahkan kita semua berinteraksi. Ada apa aja sih di acara ini?
We Love Honda Community Gathering. Sebuah acara yang sebelumnya, kami tak bayangkan seperti ini. Mungkin, kami yang pengendara motor Honda (milik saya Supra X 125 tahun 2006) dan juga saya rasa, 100% yang hadir, tak mengenal aktivitas bikers community yang ternyata sarat kegiatan sosial kemasyaratan. Tentu selain modifikasi dan personalisasi motor. Ngobrol dengan salah satu bikers yang hadir, ternyata kegiatan sosial sudah merupakan urat nadi komunitas (yang bener, bukan geng motor alay).
Konsep berbagi hari ini saya acungi jempol. Satu Hati. Honda dan komunitas pengendara/pemilik, bersama anak yatim di bulan suci, bulan baik ini. Juga Detik yang mengundang bloggers dan menjadi bagian dari penyelenggara, eksekutor event yang keren ini. Cara blogger memaknai acara ini, ala kami. Berbagi di media sosial pada saat acara. Juga dengan komunitas motor Honda, menjadi satu hati dengan anak-anak yatim ini, menyenangkan mereka dengan berbagai games menarik dengan hadiah yang membuat mereka merasa memiliki keluarga, memiliki “ayah”.

Selain games seru, juga ada paparan mengenai Defensive Driving dari Mbak Citra Ayu Lestari. Beliau rutin mengedukasi masyarakat dalam berkendara di Rifat Drive Labs (RDL). Temanya soal perilaku berkendara dan tips mudik aman nyaman naik motor. Soal perilaku, benar kata Mba Citra, nggak cukup hanya safety alias aman saja. Karena aman itu bagian dari persiapan. Ketika di jalanan, perlu perilaku yang benar dan empati ke pengguna jalan lain. Ini yang sering luput. Wah, trims mba info-info dan tipsnya!
Acara ketiga, ngga kalah menarik. @shitlicious yang beken sebagai modifikator motor menjadi bintang tamu dipanggung. Paparkan bagaimana motor menjadi alat untuk menyampaikan pesan personal. Sebuah kontemplasi, bagi saya, bahwa pemilik motor biasanya akan melakukan unsur-unsur yang personal untuk motornya. Mulai dari hal simpel seperti sticker, penambahan/penggantian aksesoris hingga modifikasi yang levelnya lebih advanced. Semua untuk kepuasan batin pemilik.

Hal yang menarik, Mas Alitt Susanto, nama asli beliau, menyatakan bahwa mengeluarkan uang, bahkan sangat banyak untuk memodifikasi (personalisasi, kalau bahasa saya) motor hal yang positif saja. Sebab, dengan demikian pemilik akan mencari uang lebih banyak, bekerja, dengan tekun dan keras untuk itu. Untuk anak muda, positif, karena kegiatan ini tentu menjauhkan dari perilaku negatif menghamburkan uang seperti narkoba. Aduh, amit-amit!

Tak lupa, melengkapi hari sore itu, semua yang hadir dihibur oleh lantunan nada dan musik dari Rizma Aprilia. Perempuan berhijab yang fasih bermain musik piano dan keyboard ini adalah Finalis Hijab Hunt 2016. Pada kesempatan tersebut, gadis cantik ini membawakan tiga buah lagu menghibur semua undangan yang hadir.

Terakhir, dalam menit-menit menuju momen Adzan Magrib, Ustad Agus Salim perwakilan dari yayasan Istaqim yang mengelola santunan untuk anak-anak yatim memberikan ceramah kultum singkat, dan doa bersama berbuka puasa. Oya, beliau juga fan nya Honda loh. Dari dulu sampai sekarang tetap satu hati dengan Honda. Mulai dari motor pribadi hingga kendaraan operasional yayasan!

Selepas istirahat berbuka dan sholat magrib, pemberian santunan dilakukan sekaligus menutup acara dengan foto bersama. Bingkisan berupa alat perlengkapan sekolah dan uang tunai diberikan oleh Mba Dina Virgianti, Digital Marketing & Communication Manager dari PT Astra Honda Motor, dan juga WeLoveHonda memberikan bantuan uang tunai kepada Yayasan Istaqim, melengkapi kontribusi Komunitas WeLoveHonda.


Itu semua rangkaian acara yang berkesan bagi saya. Mulai Games seru, suguhan musik cantik dan paparan menarik bermanfaat yang ditutup dengan bukapuasa bersama dan santunan kepada anak yatim, serta pengumuman kontes foto bersama Motor Honda yang keren, The All New Supra GTR 150. Motor yang gue banget! Saya dan keluarga semuanya a big fans of Supra!

Walau saya ngga sempat berfoto karena ingin secepat mungkin berbagi info aktivitas acara ke sosial media agar banyak yang tahu soal acara yang bagus banget ini, saya bahagia bisa hadir. Terimakasih banyak kepada Detik, Honda, dan semua yang menyelenggarakan, karena cara berbagi We Love Honda ini saya suka banget. Cara penyelenggaraan dari Detik ini, saya juga suka banget. Dan cara berbagi kebahagiaan ala Blogger yang hadir, saya juga suka banget.
Pulang malam hingga jam 23.00 sampai rumah di Bogor, saya masih menyimpan kebahagiaan. Tidur pun tenang. Kaos We Love Honda yang saya bawa segera saya taroh di kamar, untuk saya pakai. Ndilalah, esok harinya, si Bocah ternyata mengetahui kaos ini, dan segera memakainya!
Untuk apa, tentu untuk mejeng bersama motor jadul Honda Supra X saya yang hingga detik ini masih setia menemani. Haha. Sekalian saja, saya rikues anak enam tahun berjender Perempuan ini untuk sekedar berpose di atas motor yang saya “personalisasi” dengan atribut dan warna Manchester City, klub bola asal inggris yang saya gemari. Cara aksi blogger cilik (amin!) ini mudah-mudahan menambah kecintaan kita sekeluarga dengan Honda, melalui apa yang We Love Honda lakukan dan cinta Detik, melalui apa yang Detik Com lakukan.



Ya, community gathering “satu hati” ala Honda memang mantab. We Love Honda, kami cinta Honda, kami suka baca detik, memang benar adanya. Satu hati, berbagi, bersama anak yatim, komunitas motor, bloggers dan kita semua. Semoga event seperti ini banyak lagi yang bisa saya dan bloggers hadiri! Amin!