God Ical.. God of Disaster?

https://www.unggulcenter.org/god-ical-god-of-disaster/

Hehehe.. bukan tulisan provokatif, apalagi proactive. Itu mah acaranya @pandji. Kali ini memang menggelitik. Untuk dilihat foto yang bersamaan dengan twit tersebut. Ya, itu Status twitter salah seorang teman, @superhary yang punya motto sampai mati, benci kepada ketidak adilan. Mantan teman kos yang konsisten berjuang (lah saya juga konsisten hehe makanya masih ngantor ditempat yang sama walau sudah 5 tahun ~halah..). Si Beliau ngetwit “god Ical, god of Disaster” dengan sebuah foto terlampir.

Foto yang diambil dari detik foto itu benar2 lucu, kalau tidak dibilang bodoh. Mungkin ini ketika Sholat berjamaah Idul Adha, dimana Ical (Abu Rizal Bakrie) menjadi khotibnya (dan imamnya?). Tentu panitia (partai golkar?) dengan kepolosannnya karena “service” kepada sang Ketua Partai Golkar tersebut dan di satu sisi kurang faham mengenai agama tidak terpikir akan hal-hal yang menjadi negatif. Dalam sudut pandang yang berbeda, jamaah sedang “menyembah” gambar foto Ical yang dipasang pada banner besar sebagai backdrop khutbah, sepertinya, dibelakang podium dan, celakanya, berada tepat di depan shaff  para jamaah. Hal yang harusnya dihindari. Selain ada gambar dan tulisan-tulisan, tidak layak ditaruh didepan jamaah sebab akan terlihat, terbaca, dan mengganggu konsentrasi. Dan ketika sujud, dari foto di belakang ini, kesannya menyembah Bung Ical. Masya Allah!

menyembah ‘tuhan’ baru?

Saya terus terang lupa hadits tentang gambar2, tapi kalau tidak salah, sajadah dengan gambar orang, dengan tulisan2, bahkan pakaian untuk sholat berjamaah yang banyak tulisan pun dilarang. Bisa mengakibatkan tidak khusyuknya orang yang sholat dibelakang kita, bila di baju belakang ada gambar dan tulisan. Apalagi gambar wanita seksi, misalnya!

Jadi, menurutmu, apa sih yang sebenarnya terjadi di foto itu? Tuhan baru, dengan tangan emasnya Midas? atau, dewa bencana, god of disaster, seperti kata teman saya yang upload di twit, dan menjadi salah satu keluarga kandung sang Hades, dewa penjaga neraka yang berseberangan selalu dengan sang dewa diantara dewa, sang pemimpin, Zeus?

About the Author: unggulcenter

Pengelola UC - Review Pengalaman Produk dan Perjalanan

You might like

8 Comments

  1. he..he..he….ada2 aja ya….
    bener, jadi kaya nyembah banner…..
    tapi, yang pasti tiada tuhan yang patut di sembah selain Allah swt.

  2. mirip sekali dengan Maharaja Purbadewa… jelaslah sampai mana wawasan keagamaan orang-orang partai tsb. tapi gue demen banget judulnye! asli!

  3. Ya Alloh..baru liat ada banner di depan jamaah yang sedang sholat..

    Hayolah.. jgn mata aja yang ‘melek’ tapi hati dan otak jg harus ‘melek’!!
    *buat para jamaah yang sholat di depan banner tsb

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.