Jelajah Gizi di Danau Tondano, Hajat Bergizi Orang Banyak di Minahasa

https://www.unggulcenter.org/jelajah-gizi-danau-tondano/

Jelajah Gizi. Itu sebutan resmi dari grup kami yang diundang berjalan-jalan menikmati kuliner dan wisata di belahan bumi utara Indonesia. Persisnya di Sulawesi Utara dengan Minahasa dan Manado sebagai tempat kami berkuliner ria. Namanya Jelajah Gizi, pastinya ragam kuliner yang akan kami icip dan lihat ngga hanya soal rasa, tapi juga kandungan yang bermanfaat.

Ada apa aja di Jelajah Gizi 2016 bersama Nutrisi Untuk Bangsa ini? Beberapa tulisan akan saya buat, salah satunya, di hari pertama, langsung kami menuju Danau Tondano untuk beberapa aktivitas. Utamanya, pengenalan masakan yang berasal dari danau ini, serta food photography yang wow dari mba sasha @poeticpicture dan Vlog dari mas Bolang Sutiknyo alias @lostpacker

OK, langsung ke soal jelajah gizi dulu ya. Nah, langsung dari Bandara, kami  berkendara dengan sopir yang kece abis dan jago banget mengemudikan Bis besar ke Restoran di tepi Danau Tondano yang super luas. Disini, kami mampir ke Restoran Tumou Tou. Ditepi Danau Tondano yang sejuk.

pemandangan danau tondano dari restoran
pemandangan danau tondano dari restoran

Surprisingly, ikan yang disajikan ternyata Mujair!

Wah saya baru tau kalau Minahasa tak hanya soal ikan laut cakalang dan kawan-kawan loh. Ikan mujair disini merupakan ikan yang bergizi dan enak. Tidak bau dan rasa lumpur. Mungkin karena ekosistem danau yang masih terjaga.

danau tondano
mujair bakar danau tondano!

Apalagi, kami baru tahu ternyata danau tondano memiliki banyak keramba/tambak ikan mujair sehingga bisa memproduksi ikan bergizi ini dengan banyak, segar dan nikmat.

Masakan kedua yang juga hasil alam tondano adalah kolombi. Sejenis siput yang hanya ada di danau, terutama danau tondano. Dimasak dengan beragam cara, misalnya menjadi sate kolombi atau masak kolombi dengan bumbu kuah khas minahasa.

kolombi danau tondano minahasa
kolombi, kerang khas danau tondano

Masakan ketiga, ada Ikan Nike (E bacanya seperti “ember”). Ini ikan jenis teri yang hanya ada di Danau Tondano. Teri danau lain sebenarnya ada, tapi ngga sehalus dan gurih Nike. Nike ini rata-rata dibuat menjadi semacam gorengan, seperti perkedel atau menurut saya dari tekstur juga mirip dengan pempek kulit-nya Palembang.

perkedel ikan nike
perkedel nike! enak banget
! bergizi pulak!

Selain ketiga sumberdaya danau itu, ada pula “cah kangkung”. Disini, sepertinya masyarakat suka makan batangnya deh. Jadi batang kangkung itu banyak. Beda dengan yang ada di Jawa, batangnya besar. Keren-nya, mereka membelah dua batang kangkung sehingga isinya terbuka. Berbeda dengan di Jawa yang kita harus was-was karena batang kangkung yang tidak dibelah, khawatir cacing yang suka bersemayam di dalam batang kangkung ikut termakan.

cah kangkung minahasa
cah kangkung ini juara banget!

Menurut banyak info, sangat berbahaya untuk tubuh karena cacing ini akan hidup di perut. Syerem ya. Tapi mungkin karena kecil dan tipis jadi susah dan merepotkan kalau dibelah, so sekedar tips, makan daunnya aja n kalau mau batangnya, periksa dengan baik.

danau tondano
pemandangan danau tondano
pemandangan syahdu danau tondano sore
pemandangan syahdu danau tondano sore
danau tondano
ikan mas yang langsung dikembangbiak di danau

Cah kangkung disini saya paling suka dan cocok. Karena sangat segar dan tidak kematengan memasaknya. Beda dengan kangkung seperti di Bali, Jawa misalnya yang sangat matang. Di Minahasa, matangnya pas, rasanya juga ngga terlalu asin tapi gurih. Kayak makan kuah mie ayam ketika memakan kangkungnya dan hirup kuahnya yang sangat sedikit karena dioseng-tumis.

Makan di Resto Timou Tou Tepian Danau Tondano yang sejuk
Makan di Resto Timou Tou Tepian Danau Tondano yang sejuk
jelajah gizi
Prof Ahmad dari IPB Presentasi Gizi sambil kita semua menyantap makanan bergizi.

Danau yang merupakan bagian dari kekhasan hidup masyarakat di daerah yang tinggi ini. Merupakan penyedia hajat hidup masyarakat banyak, yaitu sumber makanan bergizi. Menurut Prof Ahmad, narasumber yang menemani kami selain Mba Sasha dan Mas Bolang, nanti di daerah rendah (pantai) baru kita ketemu sama ikan-ikan laut dan olahannya. Besok ya tapi.

Restoran Timou Tou di Tepi Dana Tondano
Restoran Tumou Tou di Tepi Danau Tondano

20161118_131839

Itu soal makanan.

Ada apa lagi disini? Hmmm sekaligus pembukaan program Jelajah Gizi 2016 oleh Sari Husada dan juga menghadirkan pakar gizi yang saya sebutkan barusan, yaitu Prof Ahmad dari Institut Pertanian Bogor (IPB). Profesor yang humoris dan rada-rada suka stand up comedy garing namun lucu (Apa seh) ini memang ahlinya. Segala kandungan gizi dijelaskan, dan juga bahan serta pengemasan. Nanti saya cerita banyak di hari kedua soal games di Pasar Tomohon dimana Prof Ahmad menjadi “jurinya”.

Oya, sebelum sampai di restoran, karena hari Jumat, kami sempatkan mampir untuk Sholat Jumat di jalan. Di sebuah pesantren yang dekat dengan gereja. FYI aja yaaa, disini kerukunan umat beragama terasa banget, saya suka suka suka.

sholat di minahasa
Sholat Jumat
danau tondano
perjalanan menuju tondano
bandara manado
ketika tiba di Bandara

Selain makan-makan dan foto-foto makanan dan keindahan danau, ada workshopnya juga. Yaitu Food Photography dari mba Sasha, yang food fotografer dan editor majalah Citilink. Kalau mau liat karya beliau yang bagus-bagus, selain dari majalah inflight citilink, kepoin aja akun IG nya hehe. Kan kita belum tentu ngebaca majalahnya kalau ngga naik pesawat itu.

ikan mujair lagi ah!
ikan mujair lagi ah!

Kedua, ada mas Bolang yang terkenal bingits. Suka ngilang katanya kalau jalan. Makanya, nama akunnya @lostpacker Beliau ini petualang dan vlogger keren. Sampe naik motor Vario loh dari Jakarta ke NTT. Mantabss dedikasi dan passionnya. Sambil ngebolang, foto dan video jadi santapan yang bisa kita pantengin dari akunnya Lostpacker di Youtube, Twitter dan IG.

Yuk workshop Food Photography dan Vlogging dari @lostpacker dan @poeticpicture
Yuk workshop Food Photography dan Vlogging dari @lostpacker dan @poeticpicture

Setelah jelajah gizi hari pertama, dengan mencicipi ikan danau air tawar yaitu nike, kolombi (keong), dan mujair, kami menuju .. Hotel? Tidak ternyata saudara-saudara. Agar bergizi, kami akan makan lagi. Ya, makan lagi!

Seperti kata Lurah setempat (atau camat?) saya lupa, di Minahasa, kita makan bisa sampai empat kali, jo. Juga ndak ada masyarakat yang satu ngga makan, dimana tetangganya makan enak. Semua dibagi. Bahkan beras pun dimasukkan di dalam bambu, ditaroh depan rumah untuk dikumpulkan dan dibagi rata. Setiap akhir bulan. Wow.

aneka penganan khas minahasa langsung kami coba sore itu. Ada nasi jaha, klappertart, dan lain-lain. Manis-manis!
aneka penganan khas minahasa langsung kami coba sore itu. Ada nasi jaha, klappertart, dan lain-lain. Manis-manis!

20161118_165235

20161118_165107

20161118_164845

Pulang dari acara di Danau, kami ke keramba melihat tambak ikan Mujair danau Tondano yang dibudidayakan. Menjadi produk lokal dan segar, karena langsung dari danaunya. Belum cukup sampai disini saja, menjelang senja kami pastikan berada di Bukit yang indah memandang gunung dan kota Tomohon di bawahnya sambil menikmati pisang goroho khas Minahasa. Sambalnya kali ini, sambal balacang yang merupakan perut ikan loh.

ditemani sambal balacang yang enak, bergizi!
ditemani sambal balacang yang enak, bergizi!
Pemanangan Tomohon Menjelang Magrib
Pemanangan Tomohon Menjelang Magrib
Rumah Pandang di Bukit Nan Indah
Rumah Pandang di Bukit Nan Indah
Sambil makan pisang Gohorok yang legendaris..
Sambil makan pisang Gohorok yang legendaris..

Malamnya, kami makan di restoran di Tomohon yang cantik. Setelah itu, menginap di Hotel Jhoannie yang Wifi nya kenceng. Wuih, kesempatan banget buat apdet status hehe..  Nah, baca terus yach bro sis perjalanan saya menggemukkan diri disini ditulisan berikutnya hehe..

20161118_193358

20161118_193259

20161118_193206

20161118_193159

Menu Resto Ohoy Flower Garden.. Maknyuss Minahasa banget!
Menu Resto Ohoy Flower Garden.. Maknyuss Minahasa banget!

20161118_194359

Restoran OFG alias Okoy Flower Garden yang Cantik
Restoran OFG alias Okoy Flower Garden yang Cantik

Dari balik jendela Hotel Jhoanny, paginya terbersit pemandangan Gunung Lokon yang indah!

20161119_063331

Gunung Lokon
Gunung Lokon

About the Author: unggulcenter

Pengelola UC - Review Pengalaman Produk dan Perjalanan

You might like

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.