Kompetisi : Bukan Hanya Tentang Tiket Gratis

https://www.unggulcenter.org/kompetisi-bukan-hanya-tentang-tiket-gratis/

Judul diatas bukan berarti isi tulisan ini mengenai Andrie Wongso, Mario Teguh atau motivator hebat lainnya, dan termasuk salah satu sumber inspirasi saya seperti Kang Achoey. Berawal dari sebuah pertanyaan (sindiran) menggelitik dari salah seorang Blogger-Aktivis, Nonadita yang bingung, mau memberikan 2 tiket gratis Pesta Blogger 2010 kepada salah dua dari ratusan bloggor (blogger bogor) di milis hari ini.

Dita bertanya sambil bercanda, apa benar, beberapa dari kita kayaknya desperate banget mau dapat tiket gratis, padahal just pay the ticket, masuk, dan Insya Allah “hasil” nya sebanding dengan “pengorbanan” yang kita berikan. Misalnya goodie bag macam-macam, termasuk tas laptop. Waw! Belum lagi kesempatan bertemu teman-teman di dunia maya dalam ajang Kopdar paling heboh dijagat persohiblogan. It is priceless.

Nah, saya punya pendapat begini. Ketika sebuah tiket yang harganya misalnya A, dijadikan hadiah yang diperebutkan, maka Valuenya bertambah. Tidak hanya nilai nominal tiket tersebut. Tapi seseorang yang mendapatkan tiket itu adalah yang pantas. Pantas dengan rangkaian perjuangan dan berusaha untuk mendapatkannya. Dalam hal kuis twit memperebutkan tiket, Tiket yang dibagi dijadijan hadiah menjadi sesuatu yang sangat berharga. Bukan bagi-bagi tiket. Sebenarnya secara bahasa pun, ini ungkapan yang salah.

Makna dari kompetisi adalah mental berjuang dan memupuk semangat kompetitif. Semangat ini jugalah yang menjadi modal kebangkitan suatu bangsa. Tengok negara-negara maju. Tengok juga macan-macan Asia (yang asli ya, bukan yang memasukkan nama Indonesia hehe..). Masyarakatnya terbiasa bersaing, teguh dan berani kalah. Kata salah seorang guru saya, “I hate loosing but I don’t accept not to try”.Β  Lalu, tidak usah yang heboh dan besar-besar, hadiah free ticket, voucher diskon, hingga “hanya” satu buah kaus oblong bisa menjadi penyemangat. Mengenai hadiahnya sebentuk tiket, menang ataupun tidak, sebagai blogger, Pesta Blogger sebenarnya, bisa dikategorikan event wajib. So, menang atau tidak, tulislah terlebih dahulu di kalenderΒ  Anda bahwa tanggal 30 Oktober harus ke PB2010. Masalah nanti gak sempat dan seterusnya, urusan kedua. Dari niat, sudah ada pahala dan penghargaan yang sangat dari semua sanubari blogger di seluruh Indonesia.Β  Dulu aja Wajib. Apalagi sekarang dimana BLOGOR berkesempatan menunjukkan Dadanya dihadapan ribuan orang!

Blogger, sedianya aktif ngeblog. Twitter adalah microblog. Posting dengan tema tertentu berhadiah, juga salah satu skema besar ini. Jadi, saya gembira ketika Dita tiba2 berpikiran untuk daripada pusing mending jadiin kuis saja. Jadi orang mesti nge-twit (baca ngeblog micro) untuk mendapatkan tiket. Hal yang sederhana tapi berdampak baik.

Lalu, ketika semua orang (blogger bogor) ngetwit demi sebuah tiket gratis, apakah jadinya blogger pada ber-mental gratisan? Tidak juga. Mentalnya adalah perjuangan. Bukan gratisan. Nah jika ada yang mau gratisan, anggap aja itu keuntungan kedua, sampingan. Ihwal Fakta Anda anak sekolah macam Pege, mahasiswa “kere” macam Miftah, Pegawai Negeri macam Asep, atau bahkan orang males yang makin lama makin gendut macam saya, tentu fair saja apabila mendapatkannya. Tidak peduli, ketika Anda join the competition, thus, the world is now FLAT.

Mental berkompetisi adalah hal yang paling baik ditumbuhkan saat ini. Jika tanpa kompetisi, tentu saya ndak akan ikutan. Karena pemilik tiket tersebut nantinya, adalah orang yang tinggal dikasih saja. Thats it. Dan itu pastinya bukan saya. Tapi Mumpung ratusan member bloggor banyak, kompetisi sarana baik untuk itu. Apapun bisa dikompetisikan. Tak memandang latar belakang, apalagi masalah “daya beli” jika sesuatu sudah menjadi perebutan, have fun saja. Siapa yang dapat, artinya adalah yang terbaik dari yang ikutan.Β  Semua berkesempatan. Termasuk saya yang ikutan kuis twitter tersebut. Jadi semua orang berpikir dua kali utk mengirim jawaban, dan meluangkan waktu 1 hingga 3 menit sebelum menulis jawaban. Dari sudut pandang The Unggul Center, ini sangat menstimulasi intelektual. Otak diputer, kreativitas (dalam hal ini mencari ide dan menyusun kalimat guna menyampaikan ide tersebut) terjadi. There, Intellectual Happens!

Jadi, semoga banyak yang ikutan bersaing untuk dapat tiket ini, sehingga baik penyelenggara (dalam hal ini si empunya tiket), penggembira (yang tidak ikutan tapi memprovokasi) dan peserta (seperti saya) bisa mengambil manfaat sebanyak-banyaknya.

Well, lets blogging and get the reward!

About the Author: unggulcenter

Pengelola UC - Review Pengalaman Produk dan Perjalanan

You might like

11 Comments

  1. mas, terkait hadiah yang lomba yang diadain xl, ntu hadiahnya dikirm langsung ato msti konfirm dulu ke orang xlnya?? Tolong yah bales aja ke blog gw

  2. Setuju, gratis belum tentu murahan πŸ˜€
    Gratis penuh perjuangan, itu kenikmatannya tiada tara.
    Selamat untuk kemenangannya di Writing Contest PB+ 2010.
    Selamat datang juga di Forum Blogfam.

  3. Sahabatku, tulisanmu selalu saja keren dan berbobot
    Saya salut kau mampu bertahan dengan khas tulisan seperti itu

    Membiasakan diri turut bersaing itu adalah memacu diri dalam perbaikan, jadi bukan hanya sekedar mengejar hadiah. Benar, berpikirlah hadiah itu bonus πŸ™‚

  4. Agreeeee….. Kita memang tidak dibiasakan untuk berkompetisi, padahal kompetisi itu sehat. Kita dibiasakan untuk fair play. Makanya PSSI gak maju2.. eh, ngelantur πŸ˜€

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.