Mudahnya Membuat Paspor Offline Alias Datang Langsung

https://www.unggulcenter.org/mudahnya-membuat-paspor-offline-alias-datang-langsung/

Sebelumnya saya sudah membuat tulisan tentang paspor online yang bermasalah (pribadi yaaa) disini. Nah akhirnya saya menyempatkan waktu untuk datang ke imigrasi kelas II Bogor untuk bikin paspor. Artikel ini “reportase”nya.

Datang pertamakali, siang. Ternyata sudah tak boleh lagi ambil antrian, jadi saya hanya bisa ambil form di koperasi (map) dengan membayar Rp 15.000 kemudian form isian di bagian Informasi. Saya isi. Ini adalah daftar isian yang SAMA dengan yang kalau kita isi di-internet (online) yang men-scan dokumen2 tersebut. Ini saya bawa semua dokumennya yang asli plus fotokopi. Yaitu KTP (fotokopinya tidak boleh digunting, jadi berbentuk A4. Biasanya karena fotokopi di koperasi pegawai, sekaligus BELI MAP, ya mereka sudah tahu. Kemudian Kartu Keluarga, Asli dan Fotokopi. Ketiga, Akta Kelahiran, Asli dan Fotokopi. Cukup tiga dokumen ini aja bro/sis. 🙂  Gak usah banyak-banyak.

Saya tanya, rekomendasi dari atasan perlu ngga, seperti yang saya baca di salah satu blog. Ternyata, gak perlu, karena saya pegawai swasta. Sebenarnya PNS juga gak perlu loh, karena istri saya udah capek2 minta surat, eh sama aja, ga usah. Intinya 3 dokumen itu aja.

Kali kedua, saya datang pagi-pagi, ambil antrian foto dan wawancara. Dipanggil sekitar 1 jam kemudian, bayar dikasir, kemudian nunggu dipanggil masuk untuk foto wawancaranya. Jadi dua kali dipanggil. Menunggu sekitar 30 menit, per-lima orang kalau ga salah dipanggil. Difoto kemudian tunggu sebentar. Lalu diwawancara. Selesai. Dikasih surat pengambilan paspor dengan TANGGAL dan WAKTU pengambilan yg sudah ditentukan.

Kali ketiga, datang, bawa surat tersebut. Langsung tancapkan surat di tempat yang disediakan dan menunggu dipanggil. Kemudian dipanggil, diperlihatkan paspornya, ditanya apakah yang mengambil orang yang sama atau bukan. Saya bilang iya, terus diminta tandatangan di buku. Selesai. Gampang kan? Oya istri saya yang PNS kan ngga bisa ngambil paspor, maka dia nitip. Saya bawa semua persyaratan (KK, KTP, Akta) asli. Plus surat dari atasan. Ditanya hubungan dengan si pengambil oleh petugas, saya jawab saya suaminya. Langsung diminta tandatangan berkas pengambilan. Ada form tertentu dari mereka. Selesai. Mudah kan?

Jadi, kesimpulan saya, gak usah repot ah via online.  Gak perlu ribet pinjem scanner buat scan dokumen dst. Itu sih pengalaman saya di Bogor yaaa.. bagaimana dengan Anda?

(update 3 Juni 2013, teman blogger bogor, pak Hartanto menulis tentang adanya buku panduan yang bisa diunduh lewat tulisan beliau. Silakan ke SINI)

About the Author: unggulcenter

Pengelola UC - Review Pengalaman Produk dan Perjalanan

You might like

25 Comments

  1. ahhh,…dasar indonesia nih payah,..ngatasi PASPOR ONLINE aja ribet bukan main,imimigrasi macam apa,.petugasnya?,..apload KTP aja susah,..cari solusi dong,…!ini kepentingan Masarakat di utamakan !jangan bikin susah,…kalau emang layanan ONLINE tu jangan yg susah2 ,..disini sesuai petunjuk sudah,tp tetep aja susaaaaaaaaaaaaah.

  2. Terima kasih infonya.
    Saya 2 hari coba berkali kali daftar online susah sekali,
    pagi ini (sabtu) akhirnya loadingnya cepat dan file bisa di-upload
    (walau saya juga dapat masalah dengan JPEG ke JPG itu yang menurut saya keterlaluan anehnya)
    TAPI di halaman terakhir, yang kalau menurut petunjuk di website akan keluar tanggal pilihan untuk datang ke kanim, hanya keluar pilihan lokasi kantor yang akan dikunjungi dan kolom captcha. setelah itu? kembali ke menu awal.
    sungguh buang-buang waktu
    kesimpulannya saya akan coba langsung datang saja seperti Anda 🙂

    Salam.

    1. saya juga dapat pengalaman yang sama dengan anda… Ok,, trima kasih share pengalamannya

  3. Saya mencoba untuk daftar online. Tapi dari kemarin gagal terus – data tidak ada ataupun error apalah gitu pas di akhir memilih tanggal. hari ini pagi-pagi ingin mencoba lagi malah websitenya tidak aktif.

    Kalau bikin langsung gitu, selama 2 minggukah mas? makasih loh sebelumnya.

  4. Mau Tanya lagi Bro ! Kalau KTP Bogor, tapi ngurus/buat nya di Imigrasi Bekasi, boleh ngak ya ?? (Karena lebih dekat). Tks.

    1. @Yaldi lokasinya di Jl A Yani, dekat Mal Jambu Dua. Untuk rute angkot bisa 07 merah (warna angkot hijau) atau 08 biru (warna angkot biru atau hijau) yang ke arah pasar anyar. Kalau ketemu angkot 09 bisa juga tapi nanti ganti dua jenis angkot diatas. Patokannya ga jauh dari jalan yang ONE WAY. Jadi kan A Yani dan GOR itu muter dan one way. dia disebelah kanan kalau dari Wr Jambu/Jambu Dua. Dekat banget, bisa jalan kaki dari Jambu Dua Mal.
      Kalau naik kendaraan pribadi gampang, patokannya air mancur. kalau dari air mancur, gor itu muter belok dekat wr jambu. Kalau dari wr jambu ga jauh, pas ketemu one way disebelah kanan. Bisa juga mas Yadi cek via google map mas 🙂

  5. Sekarang KTP saya Payakumbuh, Sumatera Barat. Sedangkan domisili saya Jakarta. Saya ingin membuat paspor di jkt krn gak memungkinkan pulng ke sumbar. Apakah bisa?

  6. Menurut saya tetep lebih recommend pakai cara online sih, baru kemarin saya urus paspor online, hari sabtu saya masukin data di website, hari senin pagi saya datang ke KANIM , langsung dapet antrian no 4, kasi berkas asli, dicocokin sama petugas, terus udah deh disuruh tunggu untuk antrian buat bayar biaya. setelah bayar, langsung disuruh antri foto + Wawancara, dan setelah itu selesai…disuruh kembali hari jumat jam 14.00 siang untuk ambil pasport nya…
    Jadi cuma datang 2 kali + ambil formulir itu GRATIS loh,..di form ada tulisan nya kok..klo map emang bayar, tp klo form harusnya gratis,..saya cuma bayar 4000 buat MAP sama sampul paspor…menurut saya recommend bgt ngurus via online + di KANIM Jak-Barat…hehe

  7. Soalnya minggu dpn sya sdh harus terbang ke cina, klo bisa pake surat kelahiran yg dulu aku mau bikin paspor nya di pecepat klo bsa 1 hari jadi. Bisa ga? Maksh tlng d bls ya soalnya bsk saya mau langsung ke kantor imigrasi

  8. Mas atw mba aku mau tanya donk aku kan mau bkin paspor sdang kan aku blm bikin akta klahiran tp surat keterangan kelahiran yg dulu dari kelurahan msih ada cm blum di perbarui ajja jadi akta. Gmn? Bsa ga pake surat keterangan kelahiran yg dulu.maksh balas

  9. Kang, mau ikut nanya, saya kan mau buat paspor untuk saya, istri dan anak pas hari pertama beli map dan nyerahin itu harus ada istri dan anak juga gak ya? Atau cukup saya aja yang urus, baru nanti hari kedua datang bersama anak dan istri.

    1. @Ardie : nggak perlu datang semua kalau waktu ambil map. Kadag malah yg ngambilin bukan yg mau bikin 😀 Jadi intinya itu map beli di koperasinya Imigrasi, pungutan yang diresmikan. Isinya map, form, dan sampul paspor kalau sudah jadi. Kita beli itu sebenarnya.

  10. Good info Kang, Mau tanya….Total waktu yg dibutuhkan dari pertama datang hingga dapat paspor, berapa hari? trus total biaya yg dikeluarkan berapa? tolong dengan rinciannya

    1. total biaya
      Rp 15.000 beli map dari koperasi (wajib)
      Rp 255.000 biaya ke kasir pada pemanggilan kedua

      waktu kira-kira 1 minggu. Pertama datang kasih berkas+beli map, 2 hari kemudian datang lagi lengkapi berkas + wawancara dan bayar. Kemudian 3 hari datang lagi (boleh diwakilkan) untuk ambil paspor.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.