Ya, Ustad Yusuf Mansur Belajar Linux. Sebagai pengikut (follower) setia akun twitter resmi ustad kondang Yusuf Mansur, saya sering termotivasi dalam pelbagai twit beliau yang rendah hati, namun ekstrim dalam hal motivasi bersedekah. Suatu waktu, tanggal 2 Juli 2013 yang lalu Ustad Yusuf Mansur membahas mengenai aplikasi yang beliau gunakan di komputernya. Alhamdulillah, sebagai pendakwah, jelas beliau sangat aware masalah hak atas kekayaan intelektual dan bagaimana pembajakan itu tidak dibenarkan.

Wajar, kalau sang ustad yang terkenal dengan konsep Kun Fayakuun ini galau. Sebab niatnya biar berkah, beliau berusaha untuk semua aplikasi yang ada termasuk tentunya Sistem Operasinya yang legal lagi halal. Jelas, sebab Fatwa MUI telah menyatakan kalau Pembajakan itu hukumnya HARAM. Nah loh. Jadi ya begini, berusaha semuanya legal, halal.
Namun masih ada kegalauan, yakni kemana sih itu duit yang dibayar ke Microsoft? Ya keluar negeri. Ya ke Bill Gates, bikin kaya dia. Beberapa kalangan bahkan mengait-ngaitkan dengan aktivitas menyokong dana invasi Israel ke Palestina. Wallahu’alam, yang pasti duit ke LN dari pembeli software tentu tak ada sama sekali untungnya di bangsa ini.
Linux kebalikannya. Seandainya pun kita keluar duit, tentu nggak kemana-mana. Kalaupun perlu kita keluarkan uang untuk biaya JASA instalasi, support dan sejenisnya, masuknya pun ke kantong pribadi, bukan ke perusahaan antah berantah di Amerika sana. Dengan Linux, penggunaan pun tak menjadi lebih jelek. Walau kadang berbeda, tapi performanya setara. Kalau diitung-itung, ngga jauh beda.
Nah, mengenai Linux, rupanya Ust Yusuf Mansur juga sudah mahfum kalau perlu dipelajari. Dan itu menjadi solusi. Hehe.. Bagi kalian yang belum belajar Linux, contoh Ust Yusuf Mansur tuh. Beliau mau belajar linux loh. Itu wajib, daripada seumur hidup berkubang dosa karena barang bajakan.. kan rugi.
Insya Allah ustad! Semoga dimudahkan dalam belajar Linuxnya. Saya sekarang bertanya-tanya, nanti akan belajar ke siapa ya Ust Yusuf Mansur? Mungkin ke kerabat, jamaah yang ahli IT atau konsultan khusus ya? Atau kursus Linux? hehe.. Bisa jadi ke lembaga pelatihan Linux dan Open Source, misalnya yang saya tahu sejak lama dan islami, jadi kayaknya sih preferensinya pasti ini mungkin ya, seperti Nurul Fikri computer, atau yang umum lain di dekat rumah tinggal beliau mungkin ya. Atau, pembaca ada yang mau sukarela ngajarin Pak Ustad? Hehe..

1 Comment