PLN dan Pohon Mangga : Saran dan Harapanku

https://www.unggulcenter.org/pln-dan-pohon-mangga-saran-dan-harapanku/

Perusahaan Listrik Negara (PLN) merupakan perusahaan yang ‘menguasai’ hajat hidup orang banyak, sebagai perpanjangan tangan pemerintah yang diamanatkan oleh UUD 1945, menjalankan kewajibannya sebagai negara kesejahteraan (welfare state).

Tenang aja, cuma satu kalimat pertama tersebut kok yang ‘serius’. Isi artikel ini tak akan seperti itu kalimatnya, hehe.. Saya cuma mau menjelaskan, sederhana saja, kalau maksud dari kalimat tersebut sih biar rakyat sejahtera. Titik. Nah, gimana mau sejahtera kalau listrik nggak ada, padahal semua terkait kegiatan sehari-hari memerlukan listrik.

Saran dan Harapanku : Hayuuk terus berjuang PLN untuk Kehidupan yang Lebih Baik! #okesip

Oke diatas itu anggap saja Pendahuluan ya. Cerita yang ada dibawah ini kutulis mulai “berjenjang” dari paling umum, tentang layanan, kemudian regional alias ngomonging kota ku, lalu ngobrolin perumahanku, dan terakhir, kita cerita tentang rumahku, dimana PLN dan Pohon Mangga, judul artikel ini terjadi. Gampang kan kalau ada alurnya hehe.. dan ini bukan ajang puja-puji membabi-buta maupun caci-maki. Gak ekstrim lah ya istilahnya. Kisah yang sederhana ajah. Yang penting hikmah (baca : saran dan harapan) dibalik setiap kejadian (terkait listrik dan pelayanan PLN). Setuju?

Umum : Byar-pet dan Layanan

Nah bicara rakyat memang bukan perkara mudah. Saya berusaha memahami bahwa PLN mesti melayani sabang sampai merauke sehingga memerlukan banyak dukungan baik infrastruktur, personel maupun rakyat sebagai pemakai layanan. Kenapa rakyat (saya salah satunya) penting? Agar bisa mengukur kinerja secara langsung. Puas nggak sih kita dilayani oleh PLN. Untuk lebih mudahnya, pertanyaannya gampang saja, sering byar-pet atau tidak? Kalau ada masalah, apa cepat diselesaikan oleh pihak PLN?

Saran dan Harapanku : Jangan bosan-bosan ya PLN melayani rakyat dan menerima keluhan.. itu semua untuk kebaikan kita bersama. #okesip juga

Kotaku : Bogor dan Kado Ciomas

Berhubung saya tinggal di sebuah perumahan sederhana berinisial T.K. di kawasan Bogor, yang menurut brosur marketing dekat dengan akses tol, pendidikan (sekolah dan kampus) dan Mal terdekat hanya 10 menit (iya kalau tengah malam hehe) maka saya ingin menceritakan pengalaman dengan PLN.

 Kasus saya tentang “PLN dan Pohon Mangga” ini unik, karena bukan masalah byar-pet, sebab kalau masalah byar-pet silakan tanya kecamatan di ujung bogor kota, persisnya daerah Ciomas yang katanya langganan mati-lampu beberapa bulan sekali. Entah mengapa. Nah, ini juga sebenarnya kritik yaaa.. mudah-mudahan benar apa kata teman saya, kalau belakangan, Ciomas sudah jarang mati lampu hehe.. bagus kalau begitu.

Saran dan Harapanku : Mudah-mudahan memang benar, peningkatan kinerja terutama di daerah Ciomas yang terkenal dengan kado lebaran, kado tahun baru, kado natal, kado tujuh belas agustus, kado libur hari kejepit, semuanya adalah mati-lampu hehehe..

“Illustrasi” gambar dari www.panoramio.com

Perumahanku : Hujan Tanpa Petir (kayak judul lagu apa gitu)

Untuk urusan listrik, Insya Allah saya sih (di perumahan yang sudah tersebut diatas) aman-aman saja. Tapi memang kalau di Bogor, suka “kebiasaan” deh, kalau sedang hujan deras pasti listrik dimatiin. Oke oke, berbaik sangka, itu pasti karena biar gak kesamber petir dan malah mengakibatkan listrik padam. Jadi dimatiin manual gitu oleh PLN Bogornya. Tapi jangan sering-sering ya PLN kalau kira-kira nih, tidak ada petir mungkin bisa ngga dimatiin hehe. Udah tengah malam, hujan deras, petir, mati lampu.. berbekal lilin sebatang yang apinya redup. Ih syereeemm.. 😀

 Saran dan Harapanku : Kalau hujan tidak deras dan petir tidak ada ya mungkin yaa jangan sampai mati-lampu hehe.. apalagi kalau udah tau malam ya kan kita butuh lampu. Buat bacabuku eh nonton tipi hihi.. dan kalau mati-lampu jangan kelamaan, kalau ujan sudah berhenti, mbok ya lampu ikut nyala, jangan nunggu 2 jam setelah itu 😀

“Ilustrasi” gambar dari www.rumahdijual.com

Rumahku : PLN, Pohon Mangga dan Kabel

Pengalaman ini saya ceritakan terkait orang yang keterbelakangan mental. Ups, ini ngga ngomongin karyawan PLN ya hehe.. emang, disebuah sore yang seharusnya indah, ada seorang ABG yang tiba-tiba datang ke rumah, masuk pagar (biasanya emang kalau siang ga dikunci pagarnya) eh bawa golok. Syerem kan. Anak ini dikenal sebagai orang yang punya keterbelakangan mental di perumahan.

 Kebetulan saya sedang tidak dirumah, baru mau siap-siap pulang ngantor sore itu. Ini sih ‘kesaksian’ adik perempuan saya yang kebetulan di rumah. Si Bocah kemudian naik pohon Mangga di depan rumah, kemudian memotong dahan-dahan pohon. Rupanya Pak RT menyuruh dia untuk memangkas dahan-dahan yang menjuntai ke jalanan. Tapi si anak dasar gak beres ga nanya-nanya dan kulonuwun tiba-tiba main babat. Si Pak RT yang sebenarnya maksudnya baik mungkin biar anak ini diberdayakan dan dikasih uang untuk jajan, juga harusnya gak menyuruh beliau. Mana bisa lah anak ini disuruh memangkas pohon, bawa golok pula.

Benar sekali, tak berapa lama suara ledakan terdengar. Yup. Bukan dahan pohon saja yang dia pangkas, juga kabel listrik yang mengalir ke rumah saya dan tetangga sebelah. Kontan adik saya keluar dan tetangga juga keluar. Matilah listrik hari itu. Mau marahin si anak ya ga bisa soalnya memang punya keterbelakangan mental ya kalau dimarahin malah dia ngga ngerti.

Tetangga sebelah juga keluar, nyaris marah-marah (kata adik saya) untung yang ngadepin perempuan jadi dia nggak begitu ngomel-ngomel, cuma minta kita urus semua sampai tuntas dan listriknya nyala lagi. Duh!

Saran dan Harapanku : Mohon Pak RT jangan menyuruh bocah itu lagi ya.. suruh aja satpam, atau pak RT sendiri yang memangkas pohon. Dan mohon kalau bisa sih, ngomong dulu sama empunya rumah 😀 Saran harapan ini bukan buat PLN #YaIyalah

gambar dari www.manufacturer.com

Hotline Jakarta dan Jawa Barat

Saya menelepon PLN bolak balik dari hape, ternyata bukan DKI, tapi Jawa Barat. So, PLN yang saya hubungi, adalah PLN Jawa Barat yang di Bandung. Hadeuh! Bisa abis pulsa nelpon gitu doang. Dari Bandung, baru diteruskan ke Bogor. Nasib.. nasib.. Saya telepon PLN Bogor, ngga diangkat karena sudah sore. Sudah pulang mungkin. Sedangkan untuk online, seperti diawal saya sampaikan, Jakarta meminta saya hubungi Bandung. Tiap jam saya telepon katanya sih sudah dikoordinasikan. Parahnya, sampai jam 9 malam lewat belum juga datang. Gelap-gelapan lah kita.

Saran dan Harapan : Kalau bisa hotline nya Jabodetabek deh, dan bisa diteruskan ke Bogor langsung biar birokrasi tidak panjang hehe..

“ilustrasi” 😀 tapi kurang lebih kayak gitu sih antara kabel dgn pohon

Petugas Memperbaiki Kabel

Hampir Jam 10 malam alias Pukul 22.00 WIB kira-kira, datanglah pegawai PLN dengan mobil unitnya. Saya sudah ngga enak banget sama tetangga yang ketiban sial ikut mati lampur karena kabel yang dipotong sore tadi. Mana nyindir-nyindir pula kalau ada loh masalah kayak gini, gara-gara listrik ada loh tetanggaan abis itu berantem. Waduh.. #lapkeringet

Saran dan Harapan : Ya saya tau, bukan saya saja yang punya masalah mungkin.. tapi kalau bisa diberitakan apa yang terjadi, maksudnya si petugas lagi dimana, kapan estimasi tiba, bisa lebih baik. Terutama saya menjelaskan ke si bapak tetangga yang mulai “panas”. 🙁

bingung mau pasang gambar apa biar imej nya “cepat”.. gak secepat flash gordon sih tp ya cepat gt deh.. 😀

Cepat

Saya kali ini memuji PLN. Jam 10 malam itu datang, memeriksa dan menanyakan masalah. Langsung mereka (dua orang) beraksi. Naik ke atas mobil unit mereka, menjulurkan tangga yang permanen dari mobil, kemudian mematikan aliran listrik yang dari tiang ke tempat saya. Kemudian mereka mengganti kabel. 15 menit kurang lebih. Setelah itu, listrik mereka nyalakan dan kedua rumah pun terang kembali.

Saran dan Harapan : Bravo, cepat dan tuntas.

Lelah dan Integritas

Setelah selesai, mereka mau pamit. Tapi kita (saya dan bapak tetangga) juga paham bagaimana mereka kelelahan. Soalnya itu sudah lewat 10 malam gitu dan mereka adalah karyawan rendahan, harus bekerja seperti itu. Walau sempat ngomel dalam hati karena lambat datang, tapi mereka bekerja baik, dan juga kelihatan lusuh dan capek.

Sejenak saya sedikit berbincang, mengapa kok lama sekali tiba. Mereka bilang dari Cibinong dulu, ada jadwal juga gangguan dan seterusnya. Intinya mereka seharian ini ngider pakai mobil itu. Hmmm mungkin sedang “sial” saya, hari ini banyak keluhan dan mereka harus segera menyelesaikannya. Untungnya, biar malam pun, mereka datang. Saya sudah khawatir aja sama operator yang bilang ditunggu saja ditunggu saja, kalau sudah malam nanti sampai besok saya gelap-gelapan. Alhamdulillah hal itu tidak terjadi.

Bapak tetangga sebelah (via istrinya) memberikan minum kopi dan sekedar kue, serta kami sepakat untuk memberi uang lelah kepada mereka. Mereka tegas menolak. Hmm diam-diam saya salut, kadang, banyak perusahaan misalnya bilang anti korupsi, transparan, menegakkan Good Corporate Governance (GCG) juga ada yang bilang “bersih” dst.  Tapi kadang perilaku manusianya tak bisa diatur. Dan regulasi aturan hanya berjalan di atas kertas. Tapi Insya Allah, dengan melihat kedua orang ini saja, saya yakin, BANYAK karyawan PLN yang berintegritas dan jujur. Akhirnya saya punya ide lain. Ya, beberapa buah mangga yang sudah ranum saya berikan sekantong seorang. Wangi dan Manis, dijamin loh.. ini lebih berharga hehehe..

Saran dan Harapan : Semoga integritas karyawan PLN selalu seperti ini. Jika PLN mempunyai program “PLN Bersih” dan menerapkan GCG (baca : anti korupsi) tentu ini contoh yang baik. Paling tidak, sebelum saya tahu ada program PLN Bersih dan sejenisnya apapun itu, kedua orang ini menunjukkan contoh nyata. Dan Mudah-mudahan oleh-oleh suami atau ayah yang bekerja hingga larut malam ini mengobati kerinduan keluarga.. amin..

No Picture = Hoax

Hahay ini kalimat yang lazim kalau orang cerita ini itu tapi belum tentu benar ya perlu disediakan gambar. Bodo amat, yang penting ada picture biar cerita ini tidak dibilang hoax (membual/bohong). Ini nih gambar (pohon mangga) nya :

Ini nih Pohon mangga “asli” yang menjadi korban bacokan si ABG yang kemudian menebas kabel listrik 😀 kebetulan foto-nya beberapa bulan sebelum kejadian ya, ada nyokap saya lagi manjat hihi.. ini pohon udah jadi lebat banget makanya pak RT inisiatif nyuruh bocah nebang dahan yg menjulur ke jalan komplek di depan rumah.

 

Ini dia penampakan pohon mangga depan rumah dari bawah.. lebat bukaaaann.. #sluuurp
Ini foto saya sedang menikmati mangga.. biarpun ga nyambung, ya daripada no picture = hoax
Ini mangganya. Foto diambil beberapa hari sebelum kejadian. Sempat “panen” mangga dulu. 🙂

Kuis Mangga dan PLN

Baiklah, kita kembali ke PLN daripada nanti ngalor ngidul ngomongin mangga jenis ini itu dst hehe.. Ini saya rasa perlu ada kuisnya nih. Pertanyaannya : Sebutkan nama lengkap perumahan tempat latar belakang cerita ini terjadi. 😀  Hadiahnya adalah satu kilogram mangga yang ada di depan rumah saya.

Jadi kalau teman-teman tau alamat perumahan saya, pasti gampang mencari rumah saya. Ya, yang ada pohon mangga, tak jauh dari gerbang utama komplek. Insya Allah saya berikan kalau teman-teman mau datang sendiri ambil kerumah. Tentunya datang disaat yang tepat, alias sedang berbuah hehe.. Saya (dan keluarga) tunggu!

Kesimpulannya, Pelayanan PLN harap ditingkatkan lebih baik lagi, datang dengan cepat, jangan hanya pada saat bekerja. Dan mohon kepastian jam berapa datang agar pelanggan bisa mengerjakan PEKERJAAN LAIN daripada nungguin petugas. Betul loh. Serius saya.

Disclaimer : semua gambar selain yang saya upload adalah gambar dari situs masing-masing. Silakan klik kanan, view image, there you go, Anda akan redirect ke gambar aslinya di internet, bukan upload di website saya. Mohon maaf kepada pembaca yang ingin melihat gambar petugas PLN sedang memperbaiki kabel ataupun sedang menerima mangga dan seterusnya, tidak saya potret. Karena mengesankan pamrih jika difoto pas serah terima mangga, dan memoto dikegelapan malam ketika mereka bekerja menurut saya malah mengganggu penglihatan karena cahaya blitz. Kalau tidak ada cahaya blitz, sepertinya tak bakal nampak, maklum saya hanya punya kamera hape. Demikian disclaimer ini, Wassalamu’alaikum Wr Wb.. Semoga PLN semakin baik kinerjanya. Amin!

About the Author: unggulcenter

Pengelola UC - Review Pengalaman Produk dan Perjalanan

You might like

3 Comments

  1. iya, selalu ada orang baik diantara orang2 “jahat” dan mungkin lingkungan juga yang membuat orang ikut-ikutan “KKN”… mudah2an pembenahan benar-benar dilakukan dengan baik, agar “presentase” kebaikan mengalahkan kejahatan.. kita-kira begitu mungkin 😀

    — walapun bicara byar-pet sih ngga tau juga hehe.. karena saya ngga mengulas itu brad

  2. gak semua image buruk tentang PLN itu benar, ada juga org2 berdedikasi di dalamnya. tapi yah, tetep perlu pembenahan sih.

    nice share, mangganya juga terlihat enak banget. xixixi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.