Bandara AS Ada Tukang Sampah Sambut Jokowi? Yang Benar?

https://www.unggulcenter.org/bandara-as-ada-tukang-sampah-sambut-jokowi-yang-benar/

Beberapa waktu lalu, saya melihat ada banyak share di sosial media terutama jejaring sosial Facebook bahwa foto Presiden Jokowi dan istrinya (sebut saja ibu negara) yang turun dari pesawat di landasan di AS guna kunjungan kenegaraan.

Yang menarik bahwa ada tukang sampah disana memperhatikan, dan banyak yang share bahwa itu pertanda AS ngga serius nganggap Jokowi. Bahkan sterilisasi pun tidak. Berbeda kondisinya di Indonesia kalau presiden AS datang seminggu sebelumnya pun sudah sterilisasi dan bahkan menurut sebagian orang sangat berlebihan.

"tukang sampah" bandara AS (foto: viva)
“tukang sampah” bandara AS (foto: vivanews.co.id)

Pendapat kedua, yang agak “netral” mengatakan kalau itu adalah petugas bandara yang bawa perlengkapan landing pesawat. Namun tetap tak menjelaskan mengapa pengamanan tidak ketat (dibandingkan lebay-nya Indonesia). Pendapat lain, petugas security bandara. Dengan alat pesawatnya. Tetap masih “Remeh-temeh”. Padahal seorang presiden berkunjung. Saya awalnya menebak yang sama. Namun kepikiran juga apa kira-kira selain alat sampah n pel tapi bisa ada di bandara (lebih khususnya, didekat sebuah pesawat). Aha.

Seseorang yang mirip petugas kebersihan bandara ini memperhatikan rombongan, lengkap dengan alat pel dan sampahnya disamping. Serius sekali sepertinya melihat, tanpa diusik petugas protokoler maupun keamanan bandara. Padahal ini presiden (Indonesia) yang datang. Sepertinya pengamanan yang kendur ini terkesan “melecehkan”, memang. Tapi, apa benar?

Baiklah, soal berlebihan tidak itu urusan lain dan banyak diskusinya. Yang saya mau luruskan adalah perihal “tukang sampah bandara” yang saya barusan riset online. Mari kita lihat lebih jelas. Walah, itu kotak sampah yang dibawa rada aneh. Setelah penelusuran, itu bukan lah tempat sampah namun Fire Extenguisher alias “Racun Api”. Memang modelnya berbeda dengan yang biasa kita lihat di gedung maupun pom bensin. Ini dikembangkan khusus dan baru oleh Amrik. Jadi punya daya berbeda, dan aman bagi lingkungan.

Namanya Model 755 yang pake roda, varian dari jenis racun api Novec 1230 dari Novec.  Dari beberapa situs penjualan racun api, misalnya Aviaton Pros dan H3 Aviation,  model 755 ini dikembangkan oleh militer Amerika Serikat sebagai alternatif model 600K Halon, dimana sudah approved oleh EPA-SNAP selain efektif dalam memadamkan api, juga ramah lingkungan.

internet hoax jokowi 2

Dari H3 Aviation, spesifikasi ramah lingkungannya :

  • Zero ozone depletion potential (ODP)
  • 5-day atmospheric lifetime (vs. 65 years for halons)
  • Global warming potential of 1 (similar to naturally-occurring CO2)
 Kok agak beda, ya lazim kalau bentuk dan spesifikasi may vary. Silakan aja browsing di berbagai merk racun api (fire extenguisher) yang ada dan cari yang dikembangkan US Military. Kurang lebih sama. Kalau ngga percaya ya bukan urusan saya, terserah Anda saja, tinggal LOGIKA dan akal sehat aja yang bicara.  Siapa lagi kalau bukan personel US Military dan se-level nya yang dapat akses membawa benda canggih ini. Pun security “bandara” tetap ngga mungkin lah level skill-nya sekelas satpam Mall dan Komplek di Indonesia kan?
So, tukang sampah Bandara tersebut mungkin kalau diajak berantem sama polisi Indonesia kelasnya sudah BRIMOB hehe. Soalnya menurut beberapa pemeringkatan, Polisi di Indonesia “kadar” skill-nya masih kalah dari Fire Fighter nya Amerika Serikat yang ngurusin asep barbekyu hingga kucing yang nggak bisa turun dari Pohon. Disana saja, posisi berdiri si “tukang sampah” juga tak santai,  siaga mengawasi berbagai kemungkinan yang terjadi.

Demikian, dan mari kita jeli berbagi. Bagi pembagi berita ini, pastikan sumbernya terpercaya. Dan bagi yang ketahui sumber pertamanya, mari salahkan dia aja hehe.. jangan keburu bagi demi sensasi.

Kritik ke presiden memang perlu, karena kita rakyat, dan dia bukan Tuhan. Semua pemimpin harus dikritik untuk bekerja lebih baik. Tapi cerdas dalam memilah informasi, perlu kita lakukan. Jangan sampai menjadi obyek yang dimanfaatkan pihak tertentu dan mempermalukan diri sendiri.

 

 

About the Author: unggulcenter

Pengelola UC - Review Pengalaman Produk dan Perjalanan

You might like

8 Comments

  1. hehehe, ya abeesshh … gimana donk, ada yg mendapatkan nafkah dari menyebarkan berita model begitu …
    tfs yaaa …

  2. apalagi yang dishare itu konten viral yang ada iklan google adsense di dalamnya ya mas. untung deh yang buat konten itu meski hoax asal dapat klik dan traffick. jadi para lovers dan haters udah heboh2 super, eh yang untung si publisher iklan 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.