Kampus Intelektual?

https://www.unggulcenter.org/kampus-intelektual/

Kampus Intelektual (2)

Ya, kau menjulang arogan cipta jarak tak bertuan.

Ya, kau panjang benar gelar dan kau deretkan bersama gigimu.

Namun Tidak, Tidak,

anak-anak muda itu memandang penuh cahaya

kepada sang berilmu, ilmu padi.

(Bogor, 21 Mei 2011)

 

Kampus Intelektual (1).

 

Mengapa

 

Sepertinya


Bajuku harus rapi, kemeja atau batik, sepertinya. Seperti-nya.

 

Gelar ku mesti banyak, hingga doktor, sepertinya. Seperti-nya.

 

Tak cukup berbicara yang santun, berisi dan pas dimata anak muda itu.

 

Semua perlu acc orang-orang tua itu.

 

Yang menderetkan gelar seperti barisan gigi untuk senyum mengkilap itu.

 

Yang tanpa itu seakan tak ada senyum, hanya kaku dan membuat ngantuk anak-anak muda itu.

 

 

Mengapa

 

Sepertinya

 

Nyatanya

 

Harus lagi kuucap koneksiku, almamaterku, sertifikasiku, gelar terakhirku, hanya demi mendapat respek dari kampus intelektual itu?

 

Hanya untuk berbicara di depan anak-anak muda yang tak peduli dengan itu?

 

(Bogor, 21 Mei 2011)

 

About the Author: unggulcenter

Pengelola UC - Review Pengalaman Produk dan Perjalanan

You might like

1 Comment

  1. Jadi inget pepatah lama “Don’t jugde the book by it’s cover”
    Mengapa? karena seorang intelektual sudah seharusnya seperti itu.

    Tidak akan kaya pengetahuan seseorang jika belum apa-apa sudah menilai..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.