Kali ini ditemukan di Bogor, kasusnya bikin heboh. Saya speechless untuk urusan ini, tapi dengan mencoba “positif thinking” mudah-mudahan karena pengarangnya melakukan copas saja artikel dari blog ke buku SD tersebut jadi tak membaca lebih dalam mengenai kepornoan yang ada di artikel yang beliau masukkan di buku Bahasa Indonesia untuk SD Kelas 6 ini. Mungkin,karena judulnya tentang Serigala dan Domba, dikira penulis isinya mengenai cerita hewan tersebut. Padahal, memang iya, diawal-awal sih menceritakan tentang hewan tersebut, yang tidak penulis ketahui, mungkin, adalah cerita hewan tersebut adalah kiasan dan hiasan dari cerita sesungguhnya mengenai kehidupan malam dan kehidupan malang si tokoh wanita dan lelaki yang ada.
Sayang sekali, keteledoran ini tak dibarengi juga dengan cek ricek dan bahkan pengawasan minimal MEMBACA semua sebelum naik cetak. Wallahu’alam. Apakah ada skenario tertentu dikarenakan kasus-kasus seperti ini SUDAH SERING TERJADI. Saya ngga mau berspekulasi, silakan lihat saja dibawah, gambar-gambar dari buku pelajaran SD yang ada porno dan mesumnya ini :
Anyway, bahkan jikapun si penulis teledor masalah ini, tetap, kesusastraan cerpen yang dimasukkan tersebut terlalu TINGGI, bahkan bagi saya sendiri nggak begitu mengerti apa maksud cerpen artikel tersebut. So, apa cocok untuk bahan pelajaran bahasa indonesia untuk SD (seandainya pun tidak porno!)









ow jadi penerbit yang masukin itu tulisan ya?
hmm.. bisa gitu ya. Setau saya penerbit mah cuma nerbitin ngga isi konten. Tapi trims infonya, artinya kalau benar demikian, kesalahan ada pada penerbit. Lalu, apa tindakan selanjutnya ya?
Oya sepakat kan kata-kata di artikel tersebut agak sulit dicerna pun bagi orang dewasa 😀
untuk yg di Bogor ini penulisnya udah klarifikasi bahwa tulisannya justru diambil penerbit tanpa izin. tulisan ini pernah dimuat di koran tahun 2008 atau di buku gitu (lupa), dengan target pembaca dewasa.
jadi kesalahan sepertinya ada di penerbit, mas bro 🙂