Kepulauan Nusa Penida mungkin merupakan salah satu tempat eksotis yang menarik di Provinsi Bali yang terkenal dengan sebutan “pulau dewata”. Padahal, di Bali, bukan hanya Pulau Bali, ada nih Nusa Penida yang juga suguhkan keindahan “dewata”. Terdiri dari gugusan pulau yaitu Pulau Nusa Penida, Pulau Nusa Ceningan dan Pulau Nusa Lembongan. Pulau Nusa Penida adalah pulau terbesar dari tiga pulau dan masyarakat lokal sering menyebut dengan nama Nusa Gede. Alias pulau yang besar. Sedangkan Nusa Ceningan adalah pulau terkecil dari ketiga pulau.
Soal keindahan alamnya memang Pulau Nusa Penida sendiri pun sudah sangat terkenal dengan pantai dan budayanya yang indah. Misalnya lima spot cantik di Nusa Penida yaitu Bukit Abangan (Abangan Hills), tiga pantai sensasional yaitu Pantai Suwehan, Pantai Pasih Uug atau “broken beach” dan “Angel’s billabong”, serta Toyapakeh, lokasi yang pas untuk menikmati sunset di Nusa Penida.

Hingga saat ini, masih banyak spot cantik yang jarang diketahui wisatawan yang bisa kamu eksplor, baik bukit dan bangunan budaya di daratan, pantai-pantai, dan sensasi fauna flora bawah laut di kepulauan ini, terutama di Pulau Nusa Penida. Tak hanya itu, ternyata, pulau Nusa Penida pulau ini adalah pulau terluar loh. Kepulauan Nusa Penida adalah pulau terluar dari sisi selatan Indonesia dan dekat dengan Australia. Terutama Lembongan yang jadi favorit wisatawan Australia.
Yup, berbeda dengan wisata di Bali yang mungkin kamu kenal dan sudah “mainstream”, saat ini misalnya melalui Festival Nusa Penida yang baru aja nih kali ketiga diadakan di Oktober 2016 lalu, sensasi obyek bawah laut disini akan membuat kita takjub. Karena Nusa Penida dan dua pulau kecil di dekatnya ini juga terkenal akan keindahan karang laut dan ikan-ikan langka yang bertebaran diperairan ini. Lokasi diving dan snorkeling juga ciamik. Kita bisa ke banyak spot yang semuanya indah pemandangan bawah lautnya. Yaitu Malibu Point, Penida Bay, Toyapakeh, Manta Point, Batu Meling, Batu Abah, dan Batu Lumbung.
Perjalanan ke sini juga tak sulit. Dari Sanur, kamu hanya perlu menempuh jarak 1,5 jam perjalanan boat saja. Tiba di pelabuhan Nusa Penida, beragam obyek wisaya suda bisa dieksplor. Jika ingin menginap, dan eksplorasi esok hari juga tak masalah. Banyak lagi yang bisa kamu kuak dari kepulauan ini.
Pada event Festival Nusa Penida lalu, sensasi keindahan “Dewata” yang beyond expectation sangat terasa. Namun demikian, menurut saya memang ada yang perlu dioptimalkan lagi, dari segiInfrastruktur dan promosi yang masih harus terus dibangun, agar wisatawan tak hanya sekali jalan ke Nusa Penida, tapi dapat lebih lama mengeksplor keindahannya. Terutama gugus pulau lain yang suguhkan pemandangan bawah laut yang aduhai.

Nusa Penida yang saat ini sudah ditetapkan sebagai konservasi perairan yang penuh dengan ikan, terumbu karang, dan hasil laut, juga telah menjadi salah satu pariwisata strategis nasional, sehingga kita sendiri sebagai orang Indonesia harsu mengetaui, menjaganya, dan tentu saja, jika wisata ke Bali sampai melewatkannya! Yuk jelajah Nusa Penida dan rasakan sensasi keindahan dewata yang berbeda, sekali lagi!
wah ini yang ada lumba-lumbanya bukan? pas ke Bali taun kemaren Babang gak sempat kesini
iyaaaa ada lumba lumba!
Benar benar surga yang tersembunyi di Indonesia ! Bangga menjadi warga negara Indonesia !
Benar benar surga yang tersembunyi di Indonesia !
Kapan yah saya bisa ke Bali melihat tempat-tempat indah seperti ini.
Penida ini selalu manja banget … pengen balik lagi kesana dan agak lamaan
wow abis baca langsung ngiler minta doanya penulis artikel agar ketularan bisa main kebali amin
Ria baru tau di Bali ada tempat indah bernama Nusa Penidaaaa.. Next time kudu kesana..makasih infonya om! 😀
Iyaa harus itu ^^
Pengen kesini tapi belum kesampaian banget Mas Unggul hehehe, Bali , miss u so much
aamiin.. yuk makanya saya tulis next time kesini kita hehe.. sering kelewat soalnya kalau ke Bali disekitar itu aja 😀