Peluang SDM TI di Indonesia

https://www.unggulcenter.org/peluang-sdm-ti-di-indonesia/

Jujur, kalimat pembuka wacana ini adalah pernyataan ”SDM TI Indonesia sebenarnya tidak kalah kualitasnya.”. Indonesia memiliki sumber daya yang melimpah di bidang TI. Berbagai perguruan tinggi maupun lembaga pendidikan mencetak banyak lulusan terkait dengan industri ini, namun sayang masih kurang maksimal. Ada banyak alasan, terutama paradoks banyaknya lulusan yang tidak memiliki kompetensi dan skill yang layak untuk mengembangkan dan mengeksplorasi bi snis TI secara komprehensif dan profesional.


Padahal, dengan jumlah software developer yang diperkirakan mencapai 56.500 orang, Indonesia masih tertinggal jauh dibandingkan dengan Malaysia dan Singapura dalam menghasilkan produk perangkat lunak. Laporan riset dari IDC (International Data Center) menunjukkan, pada tahun 2006 tercatat sekitar 250 ISV (Independent Software Vendor) di Indonesia. Jumlah ini diperkirakan akan bertambah terus hingga 500 dalam 5 tahun ke depan. Dalam rentang yang sama, sektor TI di Indonesia akan di dominasi oleh IT Services, terutama support di platform Linux. Majalah teknologi besutan Alumni ITB Teknopreneur mencatat, Pertumbuhan ini akan membuka 81.000 lapangan pekerjaan dan menumbuhkan 1100 perusahaan IT baru .

Peluang ini sebagian besar merupakan bagian dari proyek global Open Source. Di Indonesia, penegakan HKI (haki) mulai diketatkan. Selain push factor dari Pemerintah melalui program Indonesia Go Open Source (IGOS), Free dan Open Source Software (FOSS) menjadi pilihan yang memungkinkan dan baik bagi perusahaan-perusahaan dalam mengimplementasikan teknologi. Tren open source dengan produk populer dari SUN Microsystems misalnya Java dan OpenSolaris untuk Sistem operasinya, serta Linux dan berbagai software open source mulai bergerak menuju pertumbuhan yang signifikan.

Sentimen terhadap Microsoft, maupun menemukan keunggulan Linux di banding Microsoft menempatkan perusahaan-perusahaan banyak berpikir untuk bermigrasi. Ini adalah salah satu peluang terbaik bagi pengguna dan orang yang memiliki kompetensi komputer Linux. Di proyeksikan sejak beberapa tahun terakhir, bisnis TI dengan berbasis Linux tetap akan semakin berkembang, dan semakin membutuhkan banyak personel untuk menjadi tenaga ahlinya. Inilah salah satu peluang bagi kita untuk mempelajari Linux dan menguasainya. Untuk menguasai teknologi masa depan, dan membuat diri kita menjadi lebih berharga dan berpeluang untuk cepat mendapatkan pekerjaan dengan standard salary yang sangat memuaskan, maupun menjadi IT-preneur yang berbasis Open Source, yang juga memuaskan.

Tren ini perlu dimanfaatkan oleh setiap anak bangsa yang bertekad untuk menguasai TI agar bangsa ini tidak tertinggal. Kalau Anda belum mengenal Linux, sepertinya, Anda dikategorikan ”gatek” atau ”gak gaul” sebab tren FOSS ini sudah melanda seluruh dunia. Betapa tidak, pembuatan software untuk ”kemaslahatan” semua bangsa di dunia bisa dibuat secara kolaboratif, bebas, ”semau gue” dan se-kreatif mungkin. Tentu untuk belajar hal ini, pembaca dapat mencari lembaga pelatihan IT maupun pendidikan IT yang mengajarkan Linux dalam kurikulumnya. Setelah itu, nimbrung lah di komunitas pembelajaran IT yang banyak ada. Misalnya KPLI Depok. Dijamin tidak rugi sama sekali.

Kemerdekaan adalah hak segala bangsa, Kata Bung Karno yang membacakan teks proklamasi bangsa ini. Menurut saya, ini juga berlaku untuk sistem operasi dan perangkat Lunak. Bebas, Free, Freedom! Itu baru Indonesia!

unggul sagena
president@unggulcenter.co.cc

dimuat di media depok, edisi maret 2009

 

About the Author: unggulcenter

Pengelola UC - Review Pengalaman Produk dan Perjalanan

You might like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.