5 Mitos dan Fakta Rekomendasi Asuransi Unit Link Astra Life

https://www.unggulcenter.org/5-mitos-dan-fakta-rekomendasi-asuransi-unit-link-astra-life/

Rekomendasi Asuransi Unit Link. Asuransi memang sedang naik daun saat ini. Kalau dulu, orang enggan berasuransi, karena dianggap mendahului “takdir”, sekarang, sudah menjadi kebutuhan hidup. Karena itulah, banyak perusahaan asuransi semakin berkembang di Indonesia.

Beragam perusahaan asuransi juga memberikan paket benefit untuk pelanggan (peserta) yang menarik. Mulai dari insentif, paket-paket hemat hingga benefit ratusan juta untuk kondisi tertentu, dan premi yang murah.

Salah satu asuransi yang menarik adalah asuransi Unit Link Astra Life. Karena asuransi ini memegang nama Astra yang sudah terkemuka profesionalitasnya. Sehingga, peserta asuransi tak ragu dengan ragam layanan yang ada. Hanya saja, pastinya ada banyak pertanyaan seputar asuransi. Maklum, kita nanti akan membayar premi setiap bulan yang tentu harus cocok dengan benefit yang akan kita dapatkan jika terjadi sesuatu.

Beda asuransi “unit link” dengan asuransi biasa? Produk asuransi jiwa umumnya terdiri dari asuransi jiwa tradisional dan asuransi jiwa yang terhubung dengan investasi atau yang disebut dengan asuransi unit link. Keduanya memiliki keunggulan masing-masing tentu saja. Namun jika Anda mencari proteksi jiwa dan juga ingin melakukan investasi dengan tingkat pengembalian di atas bunga tabungan tanpa perlu repot, maka asuransi unit link adalah produk yang disarankan karena ada nilai investasinya.

Asuransi Unit link adalah produk asuransi yang dikaitkan dengan produk investasi. Jadi, premi yang dibayarkan dapat membentuk nilai dana yang memungkinkan nilai dana tersebut terus berkembang sesuai dengan jenis dana investasi yang Anda pilih. Menarik kan? Jadi uang premi itu bisa dikembangkan, bukan duit “hilang”.

Peru diingat, nilai dana tersebut akan dipotong setiap bulannya untuk membayar biaya-biaya seperti biaya asuransi, biaya administrasi, dan lain sebagainya (jika ada). Hal ini berbeda dengan asuransi tradisional yang seluruh preminya akan dialokasikan untuk proteksi.

Jika diperlukan, peserta/nasabah juga berhak untuk menarik dana tersebut pada waktu yang tepat. Misalnya dana pendidikan dan dana pensiun yang pasti akan bisa ditarik pada masa tertentu dan keperluan tertentu.

Oleh karena unit link ini sifatnya investasi, tentu risiko investasi juga ada. Jadi sebaiknya kita pilih jenis dana investasi yang disesuaikan dengan kebutuhan dan profil risiko kita. So, bisa segera hubungi asuransi yang menyediakan unit link untuk informasi lebih jelas. Masih takut? Mungkin karena kita terpengaruh 5 mitos yang ternyata pada kenyataannya tidak benar.

Dari situs Love Life, kita bisa banyak mengetahui soal ini loh. Ini contohnya.

rekomendasi asuransi unit link

Pertama, Investasi adalah hal serius, sebaiknya dilakukan saat sudah berkeluarga. Wah, Tidak ada kata terlalu muda untuk memulai investasi. Semakin muda usia kamu ketika mulai berinvestasi maka akan semakin besar hasilnya di kemudian hari. Masuk akal kan?

Kedua, Investasi mahal dan butuh dana besar. Padahal, dengan beragam jenis yang ada, bisa aja kok, dengan bujet yang kecil misal Rp 100 ribu perbulan.

Ketiga, Investasi itu berisiko tinggi. Ini karena berinvestasinya sih ditempat yang salah. Jadi kenali aja risikonya. Sesuaikan dengan karakteristik kita. Misal, Emas dan obligasi adalah dua investasi yang cenderung stabil. Sementara reksadana menawarkan beragam tipe investasi yang dapat disesuaikan dengan tipe kepribadian kita; apakah penyuka risiko atau yang “cari aman”.

Keempat, Investasi dulu baru berasuransi. Hmm Asuransi Unit Link Astra Life misalnya, kan bisa disesuaikan dengan kebutuhan individu. Misal asuransi rumah, asuransi kebakaran, asuransi mobil, motor, pendidikan, pensiun dan lain sebagainya. Dengan unit link, yakni campuran antara asuransi dan investasi, walau kata orang hasil pengembalian (return) nya kecil/sedikit, misal dibanding reksa dana saham, tak semua seperti itu.  Padahal, tidak semua unitlink demikian. Contohnya produk rekomendasi asuransi unit link Astra Life.

Kelima, Hindari berinvestasi di masa resesi. Kata orang, investasi di masa resesi ekonomi atau perlambatan ekonomi nasional membuat kita rugi, karena kebutuhan hidup sehari-hari lebih penting. Padahal, peluang investasi muncul pada saat resesi itu sendiri loh. Contoh kasus untuk investasi saham. Para pakar saham mengatakan bahwa saat bursa anjlok, merupakan saat yang tepat untuk membeli saham.

Oke, lalu dari lima mitos dan faktanya ini, apa sih penyedia unit link yang bisa kita harapkan? Nah rekomendasi saya adalah asuransi unit link Astra Life. Mungkin beberapa pertanyaan yang bisa kamu klik melalui url ini mewakili mengapa rekomendasi asuransi unit link yang dimiliki Astra Life dibanding produk lain.

Rekomendasi Asuransi unit link misal Astra Life ini karena jelas. Ia dimiliki oleh PT. ASTRA AVIVA LIFE yang merupakan bagian dari Astr Group yang tersohor. PT. ASTRA AVIVA LIFE terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sehingga dalam operasionalnya sangat beralasan untuk masyarakat percaya produk-produknya. Salah satunya unit link tadi, karena ini soal investasi misalnya pendidikan anak nanti, atau setelah pensiun nanti. Asuransi plus investasi yang artinya kita merencanakan masa depan yang lebih baik.

 

About the Author: unggulcenter

Pengelola UC - Review Pengalaman Produk dan Perjalanan

You might like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.