Cara Legalisasi Apostile Dokumen Kedutaan Korea

https://www.unggulcenter.org/legalisasi-apostile-dokumen-kedutaan-korea/

Cara legalisir dokumen apostile di kedutaan korea sebenarnya mudah. Pertanyaan pertama, mengapa legalisasi dokumen ini diperlukan oleh pihak Kedubes Korea? Biasanya, ini dilakukan untuk mengesahkan dokumen-dokumen kita yang akan belajar ke Korea (Korsel).

legalisasi dokumen apostile
Nanti kalau sudah dilegalisasi kedubes korea, berkas apostilenya seperti ini covernya ya.

Hal ini dikarenakan Indonesia masih belum termasuk konsorsium yang bekerjasama dengan Korsel. Jadi perlu adanya pengesahan dokumen yang disebut apostile document ini.

Artinya, dipastikan kalau kamu mau studi di Korsel, akan pasti memerlukan apostile dokumen ini ke kedubes korea. Jadi, siapkan diri ya. Karena biasanya ini soal Ijazah dan Transkrip, maka pengalaman UC kemarin itu begini.

Oya, ini pengalaman yang rada menegangkan loh, karena saya sendiri mengurus ini di masa Pandemik COVID-19 yang artinya pergerakan terbatas dan layanan terbatas di masa PSBB.

Letak Kedutaan besar Korsel ada di Gatot Subroto, diseberangnya SMESCO. Lebih gampang googling aja ya. Tempatnya strategis kok.

Cara pengesahan ini mudah secara teoritis ya hehe. Asalkan berkas ijazah dan transkrip misalnya, yang biasa diperlukan sudah seperti ini :

  1. Berkas sudah bahasa inggris atau bahasa korea.
  2. Berkas sudah dilegalisasi oleh notaris (bukan kampus ya).
  3. Berkas sudah dilegalisasi oleh Kementerian hukum dan ham (Ditjen AHU).
  4. Berkas sudah dilegalisasi oleh Kementerian luar negeri.
  5. Sudah Membuat surat kuasa apabila mewakilkan untuk melegalisasi.
  6. Menyertakan (membawa) berkas asli.

Yang artinya, kalau sudah ada 6 ini, kamu tinggal datang ke Kedubes Korea, jam kerja. Yaitu dari pukul 9.00 WIB sampai 12.00 WIB dan jeda hingga jam 14.00 WIB sampai jam 16.00 WIB kalau tidak salah. Datang pagi-pagi ajah.

Ada banyak sih, jasa pengurusan legalisasi apostile di Kedutaan Korea ini. Tapi saran saya sih, ngapain ya, kecuali kamu di luar jabodetabek dan aga riskan untuk urus-urus dan bolak balik.

Karena kalau pakai jasa, itu biayanya mahal ya. Sebagai contoh, untuk urus apostile saja, dipatok 250ribu, padahal ya kalau datang sendiri satu bundelnya pengalaman saya (3 dokumen yaitu ijazah asli yg dinotaris, ijazah terjemahan yg dinotaris, dan transkrip nilai dinotaris) hanya Rp 150ribu kalau ga salah ingat.

Urus dari awal sampai selesai, via jasa, saya sempat tanya. Tau ngga harganya? 1.7 juta. Wow, emejing. Karena kita (calon) mahasiswa kere yang ngandelin beasiswa, jumlah itu benar-benar out of mind.. Belum urus visa, surat sehat dan lainnya yang harus sendiri. Skip deh.

legalisasi apostile dokumen
sudah di-cap dan resmi apostilenya, tinggal kirim deh ke Korsel

Proses Legalisasi Notaris.

Nah ini, tricky guys. Ada yang bilang, kalau sudah dilegalisir di kampus, dan diterjemahkan dikampus, sudah OK. Tinggal ke KUMHAM, KEMLU dan KEDUBES KOREA.

Cuma per tahun 2020 ini, semua sudah harus VIA NOTARIS. Jadi, ijazah dan transkripmu, walau sudah diterjemah TERSUMPAH, harus ke notaris untuk pengesahan. Nanti notaris nempel stempelnya.

Lengkapnya saya tulis di-SINI.

Proses Legalisasi Dokumen ke Kumham (AHU)

Ini pake drama dulu gais. Karena ini layanannya ONLINE, dan dimasa pandemi ini, layanan terbatas. Ceritanya juga saya kasih di-SINI.

Proses Legalisasi Dokumen ke KEMLU

Proses ketiga ini butuh beberapa hari, dan terutama ketika masa Pandemi ini, hanya bisa dilakukan pengambilan sticker satu kali dalam seminggu. So, harus cermat perkirakan waktu. Ceritanya, di-SINI.

Oke, itu beberapa proses yang menurut saya, kalau dalam keadaan normal, bisa kok selesai 3 hari. Dengan catatan, sudah dinotariskan ya dokumenmu. Karena kebanyakan online dan pakai Apps. Jadi ga usah pakai jasa or calo deh, soalnya sudah kadung setengah jalan hahaha..

Singkat kata, setelah selesai semua, kemudian di kedubes hanya 1 jam ya kira-kira. Dokumen apostile ini yang akan dikirim ke Kampus di Korea. Jadi, di dokumen akan ada tiga sticker/cap tempel yaitu dari Kemkumham, Kemlu dan Kedubes.

Setelah itu, kirim-kirimn paket dokumen ke Korea melalui layanan EMS dari PT POS, dan per kemarin, dokumen ijazah dan transkrip apostile yang asli sudah sampai di kampus di Korea, yeaay!

Selamat kuliah di negeri ginseng!

About the Author: unggulcenter

Pengelola UC - Review Pengalaman Produk dan Perjalanan

You might like

9 Comments

  1. Ternyata ada pembaruan ya, harus via notaris dulu. Pasti pengalaman “seru” karena di masa PSBB juga.
    Selamat belajar di Korea, Mas!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.