Setiap tahun, ada gelaran namanya Pesta Blogger. Tradisi yang dimulai diawal-awal blogging menjadi sesuatu yang seksi dan blogger mengupdate blog setiap hari. Saat dimana jumlah blog di-create sangat banyak dan bahkan dicanangkan gerakan 1 juta blogger serta adanya hari blogger nasional..
Dari tahun 2007, 2008, 2009 hingga terakhir yang baru kita lalui, 2010, ajang pesta blogger semakin memperbaiki kualitasnya. Sejatinya, memang pesta blogger dijadikan ajang untuk berkumpul, bersilaturahmi antar blogger yang selama ini berinteraksi di dunia maya. Jikalau terjadi tatap muka atau kopdar, biasanya hanya di komunitas blog tertentu saja. Jarang yang lintas komunitas. Sejatinya, ajang ini jadi tempat berkumpul itu. Pastinya ada acara, kalau ngga ya monoton hanya say hi dan haha-hihi saja.
Saya sendiri berpartisipasi di dua pesta blogger terakhir, karena sebelumnya saya belum jadi blogger alias belum punya blog yang pasti. Hanya coba-coba sejak 2007. Dari setiap event ini, memang pastinya ada plus dan minus, tapi paling mewah dan meriah saya rasa di Pesta Blogger 2010. Yang terakhir. Agak subyektif, karena saya naik podium dengan bekal tulisan dalam rangka Pesta Blogger tersebut. Namun, disana juga saya menemukan kekompkana Blogger Bogor (Blogor), berkenalan dengan blogger depok (DeBlogger), Blogfam (dan beli kaosnya hehe..) dan berbagai blogger dan onliner lain.
Wow, istilah baru, onliner. Ya benar, sesuai prediksi kita semua, blogging menyempit menjadi tweeting, shouting, update status dan sejenisnya yang “simpel” dan “singkat-terbatas”. Selain itu, komunitas maya lain juga semakin banyak. Mulai dari komunitas produk IT hingga pembaca majalah online. Jadi, secara umum kita akan mahfum pada akhirnya, kalau ingin “massa banyak” mesti berubah Pesta Blogger ini konsepnya. Atau, tetap ada, dengan lebih “eksklusif” ya terbatas pada blogger (yang masa sih ga punya akun di sosmed dan jejaring sosial lainnya?).
Arah pergerakan itu kelihatan dengan kualitas komunitas-komunitas yang menyelenggarakan event sendiri. Namun mengundang komunitas lain. Ambil contoh blogger detik yang sering disingkat dblogger mengadakan acara bertema “Safety riding” dan mengundang komunitas-komunitas lain. Juga Amprokan Blogger, acara yang diselenggarakan Blogger Bekasi yang mana sejak awal kemunculannya, tahun 2010 kalau tak salah, menjadi favorit bagi blogger. Mengapa? karena esensi “ngumpul” dan silaturahmi antar blogger masih sangat kental. Masih tradisional, ideal dan nggak “neko-neko”. Ada juga kopdar 1000 blogger nusantara yang digagas teman-teman blogger nusantara dan akan kopdar akbar di Surabaya. Belum lagi agenda teman-teman komunitas blogger lain seperti deblogger, blogor, AM atau WK (yang saya secara intens ambil bagian di dalamnya). Saya yakin akan ada dan ada lagi yang seperti ini.
Nah, ini ada hubungannya dengan judul tulisan ini, yaitu Pesta Blogger 2011. Kapan, dimana? dan pertanyaan utama : emangnya ada?
Jawabannya? Ada dan Tiada. Tergantung apa yang digantung eh dari sudut mana menggantungnya eh memandangnya..
Helatan akbar Pesta Blogger tahun 2010 sudah menambah embel-embel “plus”, menjadi Pesta Blogger+ (Pesta Blogger Plus). Hal ini didasari oleh semakin beragamnya komunitas online yang mewarnai dunia media (ber)sosial(isasi) di internet. Dengan demikian, rangkaian roadshow pesta blogger, sebagai bagian dari Pesta blogger, sudah mengakomodasi berbagai komunitas lain tersebut. Ada komunitas kaskus, forum-forum di internet, facebook-ers, tweeps, koprolers, plurker, komunitas gadget seperti Blackberry dan Android Indonesia, dan seterusnya. Jadi, mau lebih meriah, lebih mengakomodir “plus” tadi, maka sudah ada yang namanya Social Media Festival alias SocmedFest. Nah, mantab kan?
Pada event yang sama, lonceng kematian Pesta blogger sudah mulai berdentang, dan keberadaan event ON|OFF atau SocMedFest sudah saya duga, sebagaimana saya pernah tulis disini. Namun sebagai blogger, saya juga tak meyakini akan mati. Dia akan hibernasi, atau bahkan reinkarnasi. Atau, seperti film “I am Legend,” dia akan hidup sendiri dan akan menemukan komunitasnya dan kemudian menjadi terseleksi alam, mana yang blogger dan mana yang “mantan blogger”.
Yach itu semua pada akhirnya kembali ke masing-masing individu. Namun demikian, mempertahankan Pesta Blogger juga sepertinya sulit. Apa dan bagaimana konsep party para blogger ini? Kenyataannya, tahun 2011 ini Pesta Blogger 2011 dimasukkan menjadi bagian dari ajang ON|OFF. Apa itu? bisnis. Jadi mengarah kepada mempertemukan para startup company, blogger businessman dengan pencari anak-anak muda kreatif agar gayung bersambut. Tak sepenuhnya salah, kalau dilihat sekilas memang sangat bagus. namun menurut sebagian teman, ada etika yang tak bermain disana. Dengan, misalnya seorang sahabat Blogger yang menyebut ada yang ON dan ada yang harus OFF. Tidak beretika dan seterusnya. Beberapa sahabat lain malah mengarah kepada tuduhan ekslusivitas dan seleblog itu-itu saja. Gengnya si anu dan si itu. Dan seterusnya. Beberapa teman menunjukkan ketidaksukaannya dengan “boikot”. Padahal tak sepenuhnya sih, yang namanya Socmed itu jadi komoditi bisnis. Mungkin kita ambil sisi party dan power of Socmed nya saja. Wajar kalau tiba2 ada keinginan, yuk, semua pelaku socmed, baik brand perusahaan, komunitas, media kumpul atuh sekali-sekali.. boleh aja dan mungkin cukup meriah. Kita bisa buktikan nanti dihelatan SocMedFest deh 🙂
So, ah-sah saja, karena kenyataannya di depan mata, yang kelihatan ya itu. Pelakunya ya yang itu-itu aja hehe.. Salsil, Maverick dan seterusnya. Saya cenderung setuju, tapi mencoba melihat sisi baiknya. Paling tidak saya ingin lihat dengan mata kepala sendiri, kemeriahan atau kesunyian Pesta Blogger kali ini, dan apakah benar ada tanda-tanda bahwa ini kemungkinan Pesta blogger terakhir apabila dijadikan hanya sempilan dan figuran di hingar bingar event “bisnis” ON|OFF..
Pesta blogger mungkin sudah tamat. Tahun depan mungkin hilang dari peredaran karena dikanibal oleh naluri bisnis. Tapi itu kalau kita berbicara sebuah event bisnis. Kalau berbicara blogger, sejatinya tak akan hilang. Kopdar akbar blogger bisa dalam bentuk lain yang lebih merakyat, back to basic, kembali ke khittah, yaitu : temu kangen dan temu darat antar sahabat yang menjalin hubungan di komunitas blogger dunia maya, dan antar individu dan komunitas blogger tersebut. Saya yakin, akan ada terus. Amprokan blogger salah satunya, atau dalam merayakan ultah salah satu komunitas blog, ada pertemuan dstnya. Itu umurnya panjang. Jadi, boleh saja tutup akun Pesta blogger selamanya, tapi blogger tak harus berpesta dan berubah jadi komoditas.
Naluri bisnis memanfaatkan naluri masyarakat negeri ini, kumpul-kumpul dan ngobrol-ngobrol. Budaya ngobrol, ngumpul, hang out, kongkow, ngrumpi, nguppi bareng, arisan, cuci mata, curhat, curcol, ngobrol, ngomongin orang (dosa loh) dan yang terkait yang selama ini terjadi di Indonesia. Budaya yang membuat BlackBerry menancapkan kukunya di negeri ini dan menurut saya blum akan tergeser jika masih mempertahankan fungsi keypad/keyboard untuk chatting dan punya BMM.
Wah ngalor ngidul nih persis seperti yang saya tulis tentang budaya ngobrol diatas hehe..
Jadi, kalau ditanya ulang, Pesta Blogger 2011, adanya di suatu hari di suatu event bernama ON|OFF, atau kita anggap tidak ada. Terserah Anda. Mau berpartisipasi atau tidak pun, juga terserah Anda. Kalau saya, enjoying the scene saja, cari-cari teman utk kopdar, dan kalau mau berburu goody bag, juga kesempatan yg mungkin once in a lifetime untuk doorprize .. ya hayuuk!
Kata seorang teman, gue dateng kalau diundang dan gratis!
@arman : yup yup betul! politik-politiknya udah buang jauh-jauh dari pikiran!
onIoff, kemarin dapat penjelasan dari mbak ollie, tentang event ini diacara workshop onIoff.
kayaknya asyik acaranya.
katanya bagaimana kegiatan online bisa memberikan dampak secara offline.
sukses untuk acara kumpul kumpulnya. apapun namanya yang penting ngumpul.. hehehe. salam
wah, pantesan kemarin2 saya cari info gak ketemu2. laman PB juga gak update, masih yang 2010. ternyata udah gabung ke acara socmedfest. 🙁
@morishige : gabung ke ON|OFF lebih tepatnya. Socmedfest lain lagi.
Jadi tahun ini gak ada PB ya mas? padahal saia pengen ikutan..
terlaluuu..
@melly ada sih, hari kedua di event ON OFF.
@ATG hehe saya sih suka keramaiannya 🙂 sapa tau ketemu teman lama.. kalau ngikutin “naluri bisnis” hadeuh kayaknya ga kuat (ala 7icon) hihi.. pengen ke yang anomali nih.. Blogger Nusantara tapi lum ada duit 🙁
@yoszca terlaaluuu… (ala bang oma irama)
IMO..inilah efek komunitas yg TERLALU dikomersilkan…
Posting yang inspiratif, mas Unggul. Saya yg ndeso ini lebih menyukai ajang kumpul2 yg tradisional saja, lebih terasa nuansa silaturrahminya dan tentu saja “sesuatu banget” :))
saia suka dengan alinea terakhir, enjoy aja.. yang penting gudibek dan doorprize, hahaha
Wahhh,, dari dulu belum pernah ikut PB walau dulu sempat ada di daerahku 🙂 tapi gak punya teman blogger 🙂
Salam kenal ya dari Banjarimasin
ditahun 2012 mngkin bakalan ada perubahan yg lebih mencengangkan lagi
well mungkin memang sudah saatnya kang hehe 🙂
iya betul. semua berubah.. bahkan skrg uda ada socmed festival kan? so the party masih ada namun memang berubah