Wah, Kini Ada Jejaring Sosial Khusus LGBT !

https://www.unggulcenter.org/wah-kini-ada-jejaring-sosial-khusus-lgbt/

Moovz, the LGBT social network namanya. Aplikasi ini ada di Google Play dan bisa diunduh oleh siapa aja. Aplikasi ini adalah aplikasi jejaring sosial seperti Facebook maupun LINE dan sejenisnya, yang memungkinkan kita berinteraksi dengan bebas. Sehengga, sesama penyuka sesama jenis (Gay Lesbian), pelaku AC-DC dalam ubungan seksual (Biseks) maupun pelaku pindah kelamin (Transgender)dapat saling berkomunikasi.

Aplikasi LGBT yang ada di GooglePlay
Aplikasi LGBT yang ada di GooglePlay

Aplikasi ini sudah 1 juta download dan makin bertambah. Selain itu, banyak pula app sejenis yang bebas berkeliaran di Googleplay. Menurut data Kominfo, ada 15 aplikasi/apps yang terdeteksi. Antara lain Blued dan Grindr.

1 JUTA DOWNLOAD
1 JUTA DOWNLOAD yang artinya 1 juta users

Jadi, bagi kamu yang punya hape Android maupun Tablet android, cekidot ya siapa tau ada yang ngedonlod, misalnya anak kamu atau temen anak yang gak sengaja donlod karena bentuknya jejaring sosial.

Hmm.. bagi orang tua harap perhatikan ya aktivitas anak di dunia maya melalui tablet yang mereka pmerl.kan au, anak yang SMP dan SMA yang tentu memerlukan bimbingan orangtua dalam menjelajahi dunia maya yang makin ngga menentu ini.

screenshot_2016-09-15-13-10-24
Moovz saat ini paling besar penggunanya, menyusul ditutupnya app sejenis oleh beberapa yurisdiksi misalnya Kominfo
screenshot_2016-09-15-13-10-21
Ada banyak hobi yang menjadi jembatan LGBT bertemu

Memang, untuk yang berusia 17 tahun keatas, kebijaksanaan ada pada masing-masing. Saya bukan dalam kapasitas men-judge, karena itu semua pilihan. Untuk pelaku LGBT, tentu jejaring sosial ini sangat bermanfaat. Tapi kata orang, terserah elo, yang penting ngga nyenggol gue. Kita hargai aja privasi masing-masing dan preferensi seksual tiap orang. Tak perlu ikut-ikutan, karena UC dalam hal ini hanya mengabarkan, bukan mengaburkan hehe..

screenshot_2016-09-15-13-10-19
Kaum LGBT dapat menunjukkan “jatidiri” mereka saat ini.
screenshot_2016-09-15-13-10-16
Aplikasi ini menghubungkan komunikasi sebagaimana aplikasi chat lainnya
screenshot_2016-09-15-13-10-13
Kemesraan dengan pasangan sejenis pun tak menjadi persoalan, karena app ini memang didesain untuk para LGBT.

Selamat berjejaring sosial dan temukan manfaat untuk diri kita. Informasi terbaru, ada pemblokiran oleh Kominfo, namun bukan Moovz yang saya bahas diatas. Yang baru diblokir adalah BoyAhoy, Grindr dan Blued. Ini dari baru 3 dari 15 apps lain. Wah bagaimana menurut anda, apakah pemblokiran efektif? Atau bagaimana menyikapi fenomena LGBT di sekitar kita?

 

PS : Ini berita pemblokiran :

Mulai Blokir 3 Aplikasi LGBT

Metrotvnews 16 Sep. 2016 15:43

Tiga aplikasi gay telah diblokir. (AP Photo / Altaf Qadri)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pada hari Rabu, Kementerian Komunikasi dan Informatika mengadakan pertemuan dengan stakeholder alias pemangku kepentingan terkait rencana pemblokiran belasan aplikasi gay.

Pertemuan ini diikuti oleh perwakilan Kementerian Agama, Kementerian Sosial, KPAI (Komisi Perlindungan Anak Indonesia), perwakilan Muhammadiyah, perwakilan Persatuan Gereja Indonesia dan ICT Watch.

Melalui rapat itu, akhirnya Kominfo memutuskan untuk memblokir 3 dari 18 aplikasi gay yang ingin diblokir. Ketiga aplikasi tersebut adalah BoyAhoy, Grindr dan Blued.

Plt. Kepala Pusat Informasi dan Humas Kementerian Kominfo, Noor Iza mengatakan, ketiga aplikasi gay tersebut diblokir karena mempromosikan LGBT atau penyimpangan seksual.

Untuk memblokir ketiga aplikasi ini, Kominfo menghubungi Apple dan Google sebagai penyedia platform Google Play Store dan Apple App Store. Kominfo memberikan rekomendasi pada Google dan Apple untuk memblokir BoyAhoy, Grindr dan Blued.

Sementara 15 aplikasi lainnya masih belum akan diblokir. Noor menjelaskan, 15 aplikasi sisanya masih akan diinvestigasi untuk menentukan apakah ia mengandung konten LGBT atau penyimpangan seksual.

Kominfo telah siap untuk memblokir 18 aplikasi gay yang ada di Play Store dan App Store sejak minggu lalu. Pemblokiran ini bermula ketika Bareskrim menyampaikan bahwa anak-anak yang menjadi korban prostitusi anak di Bogor merupakan pengguna dari aplikasi media sosial khusus gay.

About the Author: unggulcenter

Pengelola UC - Review Pengalaman Produk dan Perjalanan

You might like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.