Tentang Pempek Palembang, sudah pasti mendunia. Jika mengunjungi kota yang dibelah Sungai Musi ini, Pempek makanan wajib. Tapi ngga cuma itu, negeri Wong Kito ini menyimpan banyak warisan kuliner yang enak-enak loh. Banyak akan saya bahas, namun salah satunya Mie Celor.
Mie Celor ini berbahan mie dengan diameter lumayan besar. Sama dengan Mie Aceh. Namun uniknya, mie celor ini ngga ada istilah mie goreng. Semua disiram kuah kental yang hangat. Kuah kental ini lah yang membedakan. Rasa rempahnya beda. Ngga kayak Opor ayam loh ya, tapi sangat menggugah lidah.Dari namanya, sebenarnya ini adalah mie yang di-celor alias dimasukkan ke dalam air panas untuk diseduh.
Dipadu dengan sebutir telor rebus dan bumbu bawang goreng dan daun seledri, menambah keindahan tampilannya. Untuk rasa, sangat ajiib.. pokoknya ini walau kuahnya seperti santan, nggak kayak makan opor ayam, suwer! Saya sendiri ngga tau mendefinisikan rasanya seperti apa. Mungkin rada mirip Ramen tapi kadar kentalnya sangat tinggi. Jadi silakan nikmati dulu foto-fotonya ini ya.




Untuk tempat membeli Mie Celor pun nggak banyak. Hanya beberapa tempat saja, dan banyak fokusi di sekitar Masjid Agung Palembang. Karena konon, memang mie celor diciptakan oleh penduduk asli di tepian Musi itu.
Yang paling terkenal adalah Mie Celor 26 Ilir. 26 Ilir adalah salah satu kelurahan di Kota Palembang. Dan mie celor ini, kalau sudah sore jam 4 biasanya habis laris manis. Namun ada juga cabang lain dari Mie Celor 26 di tempat lain yang tidak jauh.
Oke, selain foto, ini ada sedikit video di Youtube yang sempat saya upload. Semoga menambah rasa penasaran pembaca sekalian, untuk menikmati Mie Celor yang menurut saya, nikmatnya tiada akhir.. apalagi menyeruput Mie bersama kuah kental hangatnya, dijamin ketagihan.
Mie Celor ?? dari fotonya sperti sangat menggoda lidah kak 😀 . Harga tiap porsinya brp kak ?
15 ribu kalau ngga salah 🙂