Hari Kanker Sedunia dan Informasi Penanggulangan Kanker

https://www.unggulcenter.org/hari-kanker-sedunia-informasi-kanker/

Hari Kanker Sedunia diperingati pada tanggal 4 Februari. Bertepatan pada tanggal itulah, bloggers bersama Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mengadakan kegiatan gathering guna menginformasikan hal-hal yang baik (dan benar) mengenai kanker.

Sebab, kanker merupakan penyebab kematian kedua terbesar di dunia. Lebih dari 18 juta orang terdiagnosis kanker dan 9,6 juta orang di dunia meninggal akibat kanker setiap tahunnya.

Artinya, dalam 2 detik, akan ada 1 orang baru yang terkena diagnosis penyakit kanker, dan tiap 3 detik ada 1 orang meninggal dunia akibat penyakit berbahaya tidak menular ini.

Tentu, kita perlu berperan agar kanker, paling tidak, menurun dari sisi jumlah penderita. Sebab, diperkirakan tahun 2040 akan ada 1 orang terdiagnosis setiap detik, dan akan ada yang meninggal tiap 2 detik saja. Mengerikan bukan?

Pada tanggal yang sama dan dalam rangka memperingati Hari Kanker Sedunia, bloggers dan social media influencers, diundang oleh Kementerian Kesehatan RI untuk bersama-sama berdiskusi dan mendapatkan informasi mengenai Kanker. Kemudian membagikannya ke dunia internet agar netizen Indonesia mengetahui informasi-informasi penting nan tepat soal kanker.

Dari gathering tersebut, UC mendapatkan informasi bahwa di Indonesia, prevalensi atau kecenderungan kanker cukup tinggi. Jika dulu tahun 2013 menurut Riskesdas (Riset Kesehatan Dasar) per 1000 orang penduduk Indonesia, terdapat 1, 4 orang terkena kanker, maka akan menjadi 1,8 orang (hampir 2 orang) dalam setiap 1000 penduduk.

hari kanker sedunia
Kanker bisa dicegah dengan meminimalisir risiko ini

Selain soal terkena penyakit, yang namanya kanker itu juga merupakan salah satu penyakit yang membebani biaya pengobatan yang sangat besar. Apalagi, dengan kekurangan informasi yang TEPAT dan BENAR mengenai kanker.

Misalnya, melakukan pengobatan alternatif dengan berbagai herbal yang pada akhirnya tidak sembuh, dan datang ke dokter/Rumah Sakit, kondisi sudah sedemikian parah.

Untuk itulah, bloggers/social media influencers dalam hal ini “diamanatkan” sebagai agen informasi mengenai Kanker sehingga masyarakat dapat tahu informasi soal kanker, termasuk pencegahannya.

Dalam hal ini terdapat 4 Pilar Penanggulangan Kanker yaitu Promosi Kesehatan, Deteksi Dini, Perlindungan Khusus dan Penanganan Kasus.

Stadium dini (awal) kanker tumbuh setempat (disatu tempat) dan tidak menimbulkan gejala atau keluhan-keluhan. Jadi, agar bisa mendeteksi dini kanker, perlu mengetahui 7 gejala WASPADA yang apabila terdapat di tubuh kita, maka kita harus lanjut ke dokter untuk MEMASTIKAN ada tidaknya kanker jaringan.

WASPADA adalah akronim dari :

  • Waktu Buang air besar atau kecil dan perubahan kebiasan atau gangguan.
  • Alat pencernaan terganggu dan susah menelan
  • Suara serak atau batuk tak sembuh-sembuh
  • Payudara atau tempat lain ada benjolan (tumor)
  • Andeng-andeng (Tahi lalat) yang berubah sifatnya menjadi besar dan gatal
  • Darah atau lendir yang abnormal keluar dari tubuh
  • Adanya koreng atau borok yang tidak mau sembuh-sembuh

Memangnya seperti apa sih pencegahan kanker itu? Dengan cara meminimalisir risiko kanker. Dalam arti bahwa ada kondisi-kondisi yang dapat meningkatkan terjadinya suatu penyakit.

Berikut-berikut ini adalah hal yang harus kita minimalisir :

  1. Makanan yang kontak dengan zat-zat kimia yaitu 6P (Penyedap, Pewarna, Pengawet, Pengasinan, Pengasapan)
  2. Polutan
  3. Diet tidak seimbang, rendah serat, tinggi lemak
  4. Kurang aktivitas fisik
  5. Paparan asap rokok dan produk tembakau
  6. Paparan lingkungan berbahaya
  7. Konsumsi alkohol
  8. Perilaku seksual yang berisiko
  9. Paparan sinar ultra violet
  10. Heriditas/keturunan

Nah sudah bisakah kita menghindari 10 hal tersebut? Kalau pembaca UC ternyata pernah punya keturunan kanker, tentu dengan meminimalisir nomer 1 sampai dengan nomer 9 akan banyak bermanfaat untuk mencegah kanker.

hari kanker sedunia
Pemerintah melalui Kemenkes RI telah memetakan dan melakukan hal-hal ini loh. Kita dukung dan bantu sebisa mungkin!

Pada tanggal 4 Februari di Hotel Manhattan, Jakarta, bloggers diinformasikan hal-hal tersebut oleh Kementerian Kesehatan, dalam hal ini adalah Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PTM) Kementerian Kesehatan, dr. Cut Putri Arianie, M.H.Kes dan juga Pakar Penyakit Dalam khususnya Kanker dari RSCM, Prof Dr dr Soehartati A Gondhowiardjo, Sp.Rad(K)OnkRad yang memberikan banyak informasi yang patut nih untuk dibagi oleh semua pihak.

Selain itu, ada mba Friska Batubara, anak dari Almarhum Cosmas Batubara, mantan menteri di era orde baru yang meninggal karena kanker, bercerita bagaimana mengurusi Ayahnya tersebut dan bagaimana peran dokter-dokter Indonesia serta RSCM. Sehingga saat ini beliau bersyukur di RSCM sudah bisa melakukan pengobatan. Moderator pada temu hari itu adalah dr. Aldrin Neilwan Panca Putra, Sp.Ak dari Kemenkes RI.

Pada intinya menurut narasumber, Penyakit kanker perlu mendapat perhatian, oleh karena saat ini kanker merupakan salah satu penyebab kematian yang tinggi di Indonesia dan menyebabkan beban pembiayaan yang sangat besar.

Berdasarkan Globocan 2018 yang bersumber dari Registrasi Kanker Nasional, persentase kanker terbanyak pada pria adalah kanker paru sebesar 14 persen dari total kanker atau sebanyak 22.440 kasus diikuti oleh kanker kolorektal sebesar 11.9% atau sebanyak 19.113 kasus.

Sedangkan, kanker terbanyak pada wanita adalah kanker payudara dengan persentase sebanyak 30.9% atau sebanyak 58.256 kasus diikuti oleh kanker leher rahim sebesar 17.2% atau sebanyak 32.469 kasus.

Oya, soal beban pembiayaan kanker, ternyata di Indonesia pun sudah bisa berobat kanker. RSCM (Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo) sebagai RS rujukan nasional sudah bisa untuk mereka yang terkena kanker berobat, jadi bisa lebih hemat dengan kualitas setara pengobatan RS di Luar Negeri.

Peran semua pihak!

Pada akhirnya, disimpulkan pada event Hari Kanker Sedunia ini bahwa Penyakit Kanker dapat dicegah dengan pencegahan pada faktor risiko melalui perubahan perilaku dan gaya hidup.

Selain itu, dibutuhkan peran lintas sektor lain diluar bidang kesehatan untuk mewujudkan masyarakat yang sehat serta juga dibutuhkan peran Pemerintah Daerah secara optimal untuk mendukung program yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Pusat dalam mewujudkan kesehatan masyarakat.

hari kanker sedunia
Pertemuan Social Media Influencers bersama Kemenkes RI

Terakhir, dibutuhkan peran kita semua!  Yuk berbagi informasi soal kanker yang benar dan segera lakukan kegiatan pencegahan faktor risiko kanker. Mari peringati Hari Kanker Sedunia dengan menanggulanginya!

About the Author: unggulcenter

Pengelola UC - Review Pengalaman Produk dan Perjalanan

You might like

21 Comments

  1. Memang banyak banget info hoax soal kanker ini ya. Dan apalagi iming iming pengobatan alternatif. Almarhum Ibuku meninggal karena kanker, karena pengalaman mendampingi almarhum, menurutku pwngobatan secara medis harua dikedepankan. Thanks for sharing yaaa

  2. Sebagai penggiat sosial media salah satu peran aktif kita ya menyebarkan informasi yang begini ya Mas. Kalau perlu di viralkan coba….

  3. Saya suka masih takut kalau ngebahas kanker. Punya sepupu yang wafat karena leukemia. Tetapi, memang perlu banget untuk terus disosialisasikan. Apalagi biasanya banyak yang baru sadar terkena kanker setelah stadium lanjut

  4. Kalau ngobrolin soal kanker gini tuh kadang ada rasa takut, apalagi almarhum papahku pergi karena kanker yang dideritanya. Semoga dari sini jadi pembelajaran untuk saya juga agar lebih baik menjaga pola makan.

  5. Itu fotonya…anak kecil yang terpapar asap rokok atau anaknya sendiri yang sudah merokok?
    Memang gaya hidup ini turunan yaa…jadi kankernya mah…bukan genetik.
    Gitu gak, kak Unggul?

  6. Faktor penyebabnya banyak juga kakk T.T Kalau sudah begitu, mungkin yang paling penting itu mengetahui 7 gejalanya itu ya. Sedini mungkin diketahui, kemungkinan bisa sembuhnya juga besar. Masih banyak yang belum tahu tentang WASPADA itu sepertinya kak. Mudah-mudahan sosialisasinya semakin luas lagi..

  7. wah gini nih keren, bloger dan influencer jg diajak kerjasama menyebarluaskan info kanker dan pencengahannya secara lengkap. untuk pria kanker paru itu mayorittas karena rokok kah kak?

    1. Intinya itu memang kalau terasa beberapa gejala awal. Harus deteksi dini ya mas. Krn kanker ini kalau sudah stadium lanjut susah untuk dikalahkan.

  8. Kanker itu penyakit tidak menular tapi sangat membahayakan keselamatan jiwa ya …
    Harus dibiasakan menjalani hidup sehat supaya terhindar dari segala jenis penyakit

  9. Ngeri banget kalau dengar atau baca berita ttg penyakit kanker ini. Selain penyembuhannya susah, juga karena penyebabnya banyak yg bisa ditemukan sehari2. Semoga semua keluarga kita terlindungi dari kanker. Amin.

  10. salah satu penyakit menakutkan yang paling sering didengar beritanya merenggut nyawa termasuk kalangan selebritis. Masyarakat jadi semakin aware dengan cancer. Kita harus benar benar menjaga makanan dan pola hidup sehat. Kudu sehat dan terus

  11. Aku habis baca ciri2nya langsung evaluasi anggota rumah ciri2 apa yang mungkin di alami sekarang. Jadi pengen periksa tahi lalat suami yang membesar nih

  12. Saya punya keturunan yang kena kanker. Artinya harus lebih berhati – hati ya, tapi susah sekali menerapkan pola hidup sehat seimbang, khusus untuk rutin olahraga dan mengurangi konsumsi gula garam.

  13. Ngeri kalo denger tentang kanker, penyakit yg mematikan. Padahal kalo bisa dideteksi dini, kanker bisa dicegah ya. Trima kasih sudah berbagi informasi

  14. Makin ke sini aku rasanya makin sering dengar teman/saudara atau orang-orang yang terkena kanker
    Bisa jadi karena pola hidup, pola makan atau memang lingkungan yang penuh polutan ya
    Semoga dengan informasi yang benar, kita semua bisa bergerak bersama mencegah tumbuhnya kanker dalam diri sekaligus melindungi keluarga dan kerabat dari hal-hal yang menjadi pemicu kanker

  15. wuaw
    kanker emang sulit ditebak akan menyerang siapa dan kapan
    soalnya kankerpun ada di dalam diri kita, hanya saja mereka tidak berkembang di tubuh yang sehat
    semoga kita selalu bisa menkampanyekan perihal deteksi dini kanker

  16. Kalau denger kanker emang rasanya ngeri, sedih, dll, campur aduk. Tapi beberapa teman jg ada yang survival kanker…
    Jd emang sebaiknya kita yang sehat berusaha utk senantiasa menjalankan pola/ gaya hidup sehat, khusunya soal asupan makanan nih yang masuk ke dalam tubuh. Trus juga memperbanyak aktivitas fisik gtu ya.

  17. Ya Allah… 2 dari 1000 orang, sekarang? Ini berbahaya sekali,Ms. Saya sampai bergidik.
    Saya ingin bergabung dengan blogger yang menyuarakan informasi tentang kanker, aah….
    Agar makin banyak yang sadar tentang bahayanya yang nyata.
    Terima kasih informasinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.